Modal Sosial dalam Pengembangan Usaha Anyaman Bambu pada Masyarakat Petani (Studi Kasus di Kalurahan Sendangmulyo, Kapanewon Minggir, Kabupaten Sleman)
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.12043Keywords:
Modal Sosial, Anyaman Bambu, Pengembangan Usaha, Masyarakat Petani, PedesaanAbstract
Sektor pertanian menjadi andalan bagi sebagian besar masyarakat Kalurahan Sendangmulyo. Masyarakat juga melakukan usaha membuat anyaman bambu untuk mengisi waktu luang sekaligus sebagai sumber pendapatan tambahan. Pengembangan usaha anyaman bambu tidak terlepas dari peran modal sosial yang tumbuh di tengah masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengidentifikasi bentuk-bentuk modal sosial pada masyarakat petani pengrajin anyaman bambu. 2) mengkaji peran modal sosial dalam pengembangan usaha anyaman bambu. Penelitian dilakukan di Kalurahan Sendangmulyo, Kapanewon Minggir, Kabupaten Sleman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Penentuan informan dilakukan secara purposive, yang terdiri dari petani sekaligus pengrajin anyaman bambu, tokoh masyarakat, dan pengepul anyaman bambu. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data kualitatif menggunakan model interaktif dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk modal sosial yang ada di masyarakat petani pengrajin anyaman bambu tercermin melalui unsur kepercayaan, jaringan dan norma sosial. Modal sosial memiliki peran dalam mendukung pengembangan usaha melalui kerjasama antar pengrajin anyaman, sharing informasi, kemudahan memperoleh bahan baku bambu, pemasaran produk, dan pengembangan inovasi produk anyaman bambu. Hubungan sosial yang kuat antara masyarakat dapat mendorong keberlangsungan usaha anyaman bambu sebagai usaha sampingan yang dapat mendukung ekonomi rumah tangga petani. Dengan demikian, modal sosial menjadi salah satu hal penting dalam pengembangan usaha anyaman bambu masyarakat petani di daerah setempat. Oleh sebab itu, diperlukan dukungan pendampingan dan penguatan kelembagaan masyarakat agar kegiatan dapat berkelanjutan dan memiliki daya saing di pasar.
Downloads
References
[1]S. K. R. Dewandini and A. N. Huda, ‘Partisipasi Masyarakat Agraris Dalam Pengembangan Desa Pertanian Berbasis Usaha Kuliner di Kabupaten Kulon Progo’, J. Pertan. Agros, vol. 25, no. 4, pp. 3894–3904, 2023.
[2]A. Susanti and N. N. Izana, ‘Diversifikasi Nafkah Di Pedesaan Dalam Konteks Relasi Desa-Kota’, Hukum, Humaniora, Masy. dan Budaya, vol. 1, no. 1, pp. 53–65, 2021.
[3]G. Afidah, ‘Analisis Usaha Alternatif Dalam Meningkatkan Sumber Pendapatan Masyarakat Jorong Tabek Panjang , Kenagarian Koto Baru Simalanggang , Kecamatan Payakumbuh ( Studi Kasus : Usaha Anyaman Bambu )’, ISTIKHLAF J. Ekon. Perbank. dan Manaj. Syariah, vol. 7, no. 1, pp. 201–214, 2025.
[4]Y. Widyastuti and Arenawati, ‘Inovasi Produk dan Pemasaran Besek Bambu Melalui Konsep Go Green dan Ekonomi Sirkular’, JPM Bantenese, vol. 7, pp. 248–259, 2025.
[5]A. Chasanah et al., ‘Inovasi Anyaman Bambu Menjadi Besek Hampers Berbasis Digital Marketing Desa Balesari’, CSPE J. Community Servise Public Educ., vol. 3, no. 1, pp. 33–40, 2023.
[6]N. Fajrie, Z. A. Nisa, and I. Purbasari, ‘Analisis Bentuk dan Fungsi Produksi Seni Anyaman Bambu Griya Deling Desa Jepang Kabupaten Kudus’, J. Pendidik. Seni Rupa Undiksha, vol. 14, no. 1, pp. 122–130, 2024.
[7]Roslianah, ‘Penguatan Modal Sosial Untuk Pemberdayaan Masyarakat Miskin Pedesaan’, Pallangga Praja, vol. 5, no. 1, 2023.
[8]Rahmatullah, A. F. Kusmin, and Hendrawan, ‘Studi Literatur: Peran Modal Sosial Dalam Pemberdayaan Masyarakat’, Arajang J. Ilmu Sos. Polit., vol. 6, no. 1, pp. 49–58, 2023.
[9]M. R. Fadli, ‘Memahami Desain Metode Penelitian Kualitatif’, Humanika Kaji. Ilm. Mata Kuliah Umum, vol. 21, no. 1, pp. 33–54, 2021, doi: 10.21831/hum.v21i1.38075.
[10]D. Assyakurrohim, D. Ikhram, R. A. Sirodj, and M. W. Afgani, ‘Metode Studi Kasus dalam Penelitian Kualitatif Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer’, J. Pendidik. Sains dan Komput., vol. 3, no. 1, pp. 1–9, 2023.
[11]N. A. Helmiana, N. Hidayati, H. Kurniawan, Ratih, and Widyawati, ‘Pemberdayaan Potensi Anyaman Bambu Dalam Pengembangan Ekonomi Masyarakat Kampung Pasir Awi Desa Pudar Kecamatan Pamarayan’, Abdikarya, vol. 7, no. 2, pp. 11–19, 2025.
[12]A. A. Sutrisno, B. Sunarto, and Dharsono, ‘Paradigma dan Syntakmatik Desain Kemasan Anyam Bambu (Besek)’, J. Bahasa, Sastra, Seni dan Pengajarannya, vol. 50, no. 1, pp. 128–138, 2022.
[13]F. E. Naufalina, ‘Peranan Utama Pada Anyaman Bambu Sebagai Kemasan Telur Asin Brebes’, ATRAT, vol. 8, no. 2, 2020.
[14]A. U. Usman, N. Wahyudi, A. Zaenuri, A. Firmansyah, M. Alfan, and T. F. Wiratara, ‘Pengembangan Inovasi Produk Pada UMKM Anyaman Bambu Melalui Diversifikasi Produksi Besek Di Desa Pangawinan’, Abdikarya, vol. 7, no. 2, pp. 37–43, 2025.
[15]Nadiroh, T. N. Roifah, and Y. Kartikawati, ‘Peran UMKM Dalam Meningkatkan Pendapatan Ibu Rumah Tangga Di Desa Tamansari Kecamatan Sumbermalang Kabupaten Situbondo Melalui Kerajinan Besek Bambu’, J. Ekon. dan Bisnis Islam, vol. 5, pp. 51–65, 2025.
[16]A. Ikhwana and A. S. Saputra, ‘Rantai Nilai Pada Komoditas Bambu di Kawasan Industri Sentra Bambu’, J. Kalibr., vol. 22, no. 2, pp. 39–45, 2024, doi: 10.33364/kalibrasi/v.22-2.1517.
[17]D. N. S. Werastuti, ‘Peningkatan Keterampilan Menganyam Kerajinan Bambu Untuk Menciptakan Diversifikasi Produk Unggulan’, JMM (Jurnal Masy. Mandiri), vol. 6, no. 1, pp. 432–441, 2022.
[18]B. Supriyanto, Hasnawir, and I. Nuryanto, ‘Pengaruh Modal Sosial terhadap Pendampingan Perhutanan Sosial di Provinsi Maluku’, J. Hutan dan Masy., vol. 15, no. 1, pp. 14–31, 2023, doi: 10.24259/jhm.v15i1.26059.
[19]R. Alfiansyah, ‘Modal Sosial sebagai Instrumen Pemberdayaan Masyarakat Desa’, J. Socius, vol. 10, no. 1, pp. 41–51, 2023.
[20]R. Fathy, ‘Modal Sosial: Konsep, Inklusivitas dan Pemberdayaan Masyarakat’, J. Pemikir. Sosiol. Vol., vol. 6, no. 1, pp. 1–17, 2019.
[21]M. Mustofa, ‘Analisis Modal Sosial Antar Generasi di Indonesia Analysis of Intergenerational Social Capital in Indonesia’, Socia J. Ilmu-ilmu Sos., vol. 19, no. 2, 2022.
[22]M. Pratama, A. C. Pierewan, and A. Wardana, ‘Hubungan Keanggotaan Organisasi dan Kepercayaan Sosial dalam Masyarakat Indonesia’, Dimens. J. Kaji. Sosiol., vol. 13, no. 02, pp. 141–152, 2024.
[23]U. Nain, A. Sosiawan, and U. Hasanuddin, ‘Modal Sosial Melalui Kepercayaan(Trust) Masyarakat Di Dusun 1 Daungparue Desa Betao Riase Kecamatan Pitu Riawa Kabupaten Sidenreng Rappang’, Palangga Praja, vol. 5, no. 1, 2023.
[24]S. Haryanti, S. P. Ganefati, and S. Muryani, ‘Modal dan Dampak Sosial dalam Pengelolaan Sampah Sistem Bank Sampah di Kota Yogyakarta’, J. Teknol. Lingkung., vol. 24, no. 2, pp. 190–199, 2023.
[25]A. A. Pramesti and G. Gunawan, ‘Modal Sosial dalam Penguatan Ekonomi Lokal melalui Wisata Pasar Slumpring’, J. Socius J. Sociol. Res. Educ., vol. 12, no. 2, pp. 64–76, 2025.
[26]Supriadin, ‘Makna Jaringan Sosial Dalam Keberlanjutan Usaha Mikro Di Pasar Tradisional’, J. Ekon., vol. 4, no. 1, pp. 18–25, 2025.
[27]M. S. R. Risal, M. Naufal, and M. J. Ulhaq, ‘Modal Sosial ( Norma , Jaringan , Dan Kepercayaan ): Pemberdayaan Masyarakat Di Pasar Mustokoweni Dalam Mengembangkan Umkm Di Yogyakarta Pendahuluan’, PEKSOS J. Ilm. Pekerja Sos., vol. 23, no. 2, 2024.
[28]M. Loise and Wahira, ‘Modal Sosial dan Jejaring Usaha dalam Penguatan UMKM : Studi pada Pelaku Usaha di Kawasan Car Free Day Kota Makassar’, EDUSOS J. Edukasi dan Ilmu Sos., vol. 02, no. 02, pp. 67–73, 2025.
[29]L. H. Suriyanti, D. Ramdani, and B. Romadhon, ‘Modal sosial , kepemimpinan kewirausahaan dan kinerja UMKM di Pekanbaru : Pengaruh mediasi kemampuan inovasi’, Naut. J. Ilm. Multidisiplin, vol. 2, no. 10, pp. 1–7, 2024.
[30]M. N. Janah, M. A. Sunito, and I. K. Nawireja, ‘Hubungan Modal Sosial dengan Tingkat Kinerja Usaha pada UMKM Tahu Tempe The Relationship of Social Capital with Business Performance Level at MSMEs Tahu Tempe’, J. Sains Komun. dan Pengemb. Masy., vol. 08, no. 01, pp. 138–146, 2024.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sri Kuning Retno Dewandini, Mufida Diah Lestari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















