Analisis Risiko Investasi dan Pengendalian Risiko pada Bank Mandiri

Authors

  • Hani Nabila Universitas Indonesia Membangun
  • Dhiya Nasywa Putri Budiana Universitas Indonesia Membangun
  • Nisrina Dwi Fauziah Universitas Indonesia Membangun
  • Azhari Qurrotu Aini Universitas Indonesia Membangun
  • Hafid Nuroqila Universitas Indonesia Membangun
  • Raifan Ridki Nur'Fallah Universitas Indonesia Membangun
  • Palupi Permata Rahmi Universitas Indonesia Membangun
  • Eko Djoko Prabowo PT. Bank Rakyar Indonesia Tbk Kantor Wilayah Bandung

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.12028

Keywords:

Manajemen Risiko, Investasi Kapital, Bank Mandiri, Perbankan Digital, Stabilitas Keuangan

Abstract

Perkembangan bisnis digital global menuntut sektor perbankan modern melakukan transformasi digital secara masif, sekaligus memperkuat sistem manajemen risiko untuk menjaga stabilitas keuangan. Sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menghadapi tantangan dalam mengelola aset operasional yang besar di tengah dinamika kondisi ekonomi global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik risiko investasi kapital serta merumuskan strategi pengendalian risiko yang diterapkan oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dalam menghadapi era digital. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari Annual Report PT Bank Mandiri (Persero) Tbk periode 2021–2025. Analisis dilakukan melalui pengkajian rasio keuangan, identifikasi risiko, serta evaluasi strategi mitigasi berdasarkan penerapan tata kelola perusahaan dan ketentuan akuntansi yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bank Mandiri menghadapi fluktuasi risiko pasar dan peningkatan risiko operasional akibat percepatan transformasi digital. Namun, penguatan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN), penerapan sistem pengendalian internal yang efektif, serta pemanfaatan teknologi digital mampu menekan risiko kredit, meningkatkan efisiensi operasional, dan menjaga stabilitas kinerja keuangan. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan risiko yang didukung oleh transformasi digital menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan kinerja perusahaan serta meningkatkan kepercayaan nasabah dan pemangku kepentingan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] D. B. Digital, “Petunjuk Penulisan Naskah Jurnal RIGGS,” RIGGS J. Kecerdasan Buatan dan Bisnis Digit., vol. 1, no. 1, pp. 1–5, 2022, doi: 10.46576/riggs.v1i1.2104.

[2] T. S. Zhou and R. Arner, “Digitalization of Banking and the Evolution of Operational Risk Frameworks,” J. Financ. Regul., vol. 9, no. 2, pp. 115–134, 2022, doi: 10.1093/jfr/fjac008.

[3] J. Hull, Risk Management and Financial Institutions, 6th ed. 2023. doi: 10.1002/9781119912149.

[4] P. T. B. M. (Persero) Tbk., “Laporan Keuangan Konsolidasian PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. dan Entitas Anak Periode 31 Desember 2023 dan 2022,” Bank Mandiri Annu. Rep., vol. 24, no. 4, pp. 1–150, 2023, doi: 10.1016/j.bmr.2023.10.001.

[5] O. J. Keuangan, “Peraturan Otoritas Jasa Keuangan tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum,” 2021. doi: 10.21002/ojk.v14i3.002.

[6] H. N. Sitorus, A. S. Rahayu, and M. Isma, “Analisis Rasio Keuangan RGEC untuk Menilai Tingkat Kesehatan Perbankan BUMN di Indonesia,” J. Akunt. dan Keuang. Bisnis, vol. 16, no. 1, pp. 45–56, 2023, doi: 10.31289/jakb.v16i1.8291.

[7] F. D. Aryani and R. Wahyudi, “Transformasi Perbankan Digital dan Dampaknya terhadap Efisiensi Operasional Bank Umum Kategori KBMI 4,” J. Bisnis dan Strateg. Digit., vol. 3, no. 2, pp. 88–101, 2024, doi: 10.22146/jbsd.v3i2.90311.

[8] S. M. Siregar and I. G. A. Nyoman, “Pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR) dan Non-Performing Loan (NPL) terhadap Return on Asset (ROA) pada Bank Konvensional Terbesar,” J. Ris. Manaj. Keuang., vol. 11, no. 3, pp. 210–224, 2023, doi: 10.34010/jrmk.v11i3.10234.

[9] B. Indonesia, “Peraturan Bank Indonesia tentang Rasio Intermediasi Makroprudensial,” 2020. doi: 10.21002/bi.v22i4.005.

[10] R. K. Wardani and T. Hidayat, “Strategi Mitigasi Risiko Siber pada Mobile Banking Finansial: Studi Kasus Super Apps Perbankan Indonesia,” RIGGS J. Kecerdasan Buatan dan Bisnis Digit., vol. 2, no. 1, pp. 34–45, 2024, doi: 10.46576/riggs.v2i1.3592.

[11] E. D. Prabowo and P. P. Rahmi, “Optimalisasi Manajemen Sistem Pertahanan Tiga Lini (Three Lines of Defense) dalam Menghadapi Risiko Operasional Perbankan Era 5.0,” J. Ilm. Manaj. Risiko Korporasi, vol. 6, no. 2, pp. 143–158, 2025, doi: 10.32493/jimrk.v6i2.25413.

[12] L. Ningsih and B. Purwanto, “Dampak Adopsi Open Banking Corporate Platform terhadap Volume Transaksi Wholesale Digital Korporasi,” J. Manaj. Perbank. Terintegrasi, vol. 5, no. 2, pp. 77–92, 2024, doi: 10.31933/jmp.v5i2.1102.

[13] M. R. Al-Fatih and S. Suroso, “Analisis Kinerja Keuangan Bank Syariah Indonesia (BSI) Pasca-Merger Berdasarkan Rasio Likuiditas dan Profitabilitas,” J. Ekon. Syariah Teor. dan Prakt., vol. 10, no. 4, pp. 512–525, 2023, doi: 10.20473/jestt.v10i4.41235.

[14] D. K. Sari and A. Wijaya, “Kontribusi Sektor Anak Perusahaan Berbasis Investasi Pasar Modal terhadap Return Saham Induk Perusahaan Perbankan BUMN,” J. Keuang. dan Pasar Modal Indones., vol. 12, no. 1, pp. 15–29, 2025, doi: 10.25105/jkpm.v12i1.15672.

[15] A. Pratama and D. S. Kusuma, “Evaluasi Manajemen Risiko Kredit Bermasalah Berdasarkan Kebijakan Implementasi PSAK 71 pada Perbankan Umum,” J. Ris. Akunt. Kontemporer, vol. 15, no. 2, pp. 132–145, 2023, doi: 10.23969/jrak.v15i2.7104.

Downloads

Published

31-07-2026

How to Cite

[1]
H. Nabila, “Analisis Risiko Investasi dan Pengendalian Risiko pada Bank Mandiri”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 22507–22514, Jul. 2026.

Issue

Section

Articles