Analisis Industri Rumah Sakit Swasta di Indonesia Tahun 2020-2024
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.12014Keywords:
Industri Rumah Sakit Swasta, Structure–Conduct–Performance (SCP), Kapitalisasi Aset, Diferensiasi Tarif Layanan, Segmentasi PasarAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi industri rumah sakit swasta di Indonesia selama periode 2020–2024 dengan menggunakan pendekatan Structure–Conduct–Performance (SCP). Penelitian menerapkan metode deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan dan laporan tahunan sebelas perusahaan rumah sakit swasta yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Analisis struktur industri dilakukan melalui pengukuran kapitalisasi aset dan pangsa pasar masing-masing perusahaan. Sementara itu, perilaku perusahaan dianalisis berdasarkan strategi diferensiasi tarif layanan serta segmentasi pasar yang diterapkan untuk menjangkau kelompok konsumen yang beragam. Kinerja industri diukur menggunakan indikator Return on Assets (ROA) sebagai alat untuk menilai kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan dari aset yang dimiliki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri rumah sakit swasta di Indonesia memiliki tingkat konsentrasi pasar yang tinggi. Nilai Concentration Ratio Four Firms (CR4) selama periode penelitian berada pada kisaran 63,29%–66,89%, yang mengindikasikan terbentuknya struktur pasar oligopoli ketat. Penguasaan aset industri didominasi oleh PT Siloam International Hospitals Tbk, PT Medikaloka Hermina Tbk, PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk, dan PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk. Selain itu, penelitian menemukan adanya perbedaan strategi penetapan tarif layanan dan segmentasi pasar di antara perusahaan, yang mencerminkan penerapan diferensiasi layanan untuk memenuhi kebutuhan berbagai segmen masyarakat. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa struktur industri yang terkonsentrasi mendorong perusahaan untuk menerapkan strategi kompetitif, meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat posisi pasar, serta mempertahankan dan meningkatkan daya saing dalam industri rumah sakit swasta di Indonesia.
Downloads
References
1. Amriani, A., Arifin, M. A., & Marzuki, D. S. (2020). Analisis Segmentasi Pasar Pelayanan Kesehatan di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Islam Faisal Makassar. Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia.
2. Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik Indonesia 2024. Jakarta: BPS.
3. Barney, J. B. (1991). Firm Resources and Sustained Competitive Advantage. Journal of Management, 17(1), 99–120.
4. Barney, J. B., Ketchen, D. J., & Wright, M. (2021). The Future of Resource-Based Theory. Journal of Management.
5. Becker, G. S. (1993). Human Capital: A Theoretical and Empirical Analysis with Special Reference to Education (3rd ed.). The University of Chicago Press.
6. Brigham, E. F., & Houston, J. F. (2022). Fundamentals of Financial Management (16th ed.). Cengage Learning.
7. Bursa Efek Indonesia. (2020–2024). Laporan Keuangan dan Annual Report Perusahaan Rumah Sakit. Jakarta: Bursa Efek Indonesia.
8. Feldstein, P. J. (2019). Health Care Economics (8th ed.). Cengage Learning.
9. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2024. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
10. Klein, T. L., & Thielen, C. (2024). Patient Transport in Hospitals: A Literature Review of Operations Research and Management Science Methods. Operations Research for Health Care.
11. Kotler, P., & Armstrong, G. (2018). Principles of Marketing (17th ed.). Pearson.
12. Kotler, P., & Armstrong, G. (2024). Principles of Marketing (19th Global Edition). Pearson.
13. Kotler, P., Keller, K. L., & Chernev, A. (2022). Marketing Management (16th Global Edition). Pearson.
14. Kuncoro, M. (2018). Ekonomi Industri Indonesia: Menuju Negara Industri Baru 2030. Andi.
15. Mafulah, K. R. (2020). Analisis Penentuan Tarif Jasa Rawat Inap dengan Menggunakan Metode Activity Based Costing pada Rumah Sakit Pelengkap Jombang. Skripsi.
16. Patresia Dian, S., & Mardiati, N. (2024). Analisis Produk Layanan Rawat Inap Berdasarkan Strategi STP dan Marketing Mix di Rumah Sakit Hermina Depok. Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia.
17. PT Bundamedik Tbk. (2020–2024). Annual Report. Jakarta.
18. PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk. (2020–2024). Annual Report. Jakarta.
19. PT Kedoya Adyaraya Tbk. (2020–2024). Annual Report. Jakarta.
20. PT Medikaloka Hermina Tbk. (2020–2024). Annual Report. Jakarta.
21. PT Metro Healthcare Indonesia Tbk. (2020–2024). Annual Report. Jakarta.
22. PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk. (2020–2024). Annual Report. Jakarta.
23. PT Murni Sadar Tbk. (2020–2024). Annual Report. Medan.
24. PT Royal Prima Tbk. (2020–2024). Annual Report. Medan.
25. PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk. (2020–2024). Annual Report. Jakarta.
26. PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk. (2020–2024). Annual Report. Jakarta.
27. PT Siloam International Hospitals Tbk. (2020–2024). Annual Report. Tangerang.
28. Sabarguna, B. S. (2017). Manajemen Rumah Sakit. Sagung Seto.
29. Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
30. Sukirno, S. (2021). Makroekonomi Teori Pengantar (Edisi Ketiga). RajaGrafindo Persada.
31. Suheri, A. (2022). Analisis Perbedaan Tarif Riil Rumah Sakit dengan Tarif INA-CBG's Pelayanan Rawat Inap. Jurnal Kesehatan.
32. Sulistiadi, W., & Utami, S. (2020). Analisa Perbandingan Biaya Satuan Menggunakan Sistem Activity Based Cost dengan Tarif Rawat Inap Rumah Sakit di Indonesia. Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia.
33. Tae, Hariyanti, T., & Al Rasyid. (2017). Segmentasi Geografi dan Perilaku Berpengaruh terhadap Keputusan Memilih Layanan Rawat Inap di Rumah Sakit. Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan.
34. Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2020). Economic Development (13th ed.). Pearson.
35. Warda, Sumiaty, Hasan, C., Rusyidi, A. R., & Andayanie, E. (2022). Gambaran Segmentasi Pasar Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Dr. Tadjuddin Chalid Makassar. Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia.
36. World Health Organization. (2024). World Health Statistics 2024. Geneva: WHO.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Marita Nur Waannahari, Sony Kristiyanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















