Analisis Faktor-Faktor Penyebab Keterlambatan Pada Proyek Konstruksi Jalan Raya di Kecamatan Ulunoyo Kab. Nias Selatan
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.11991Keywords:
Keterlambatan Proyek, Proyek Konstruksi, Jalan Raya, Analisis Factor, Kabupaten Nias SelatanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan keterlambatan proyek konstruksi pembangunan jalan di Kecamatan Ulunoyo Kabupaten Nias Selatan serta mengidentifikasi faktor yang paling dominan memengaruhi keterlambatan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang terdiri atas kontraktor pelaksana, konsultan pengawas, pejabat pembuat komitmen (PPK), pengawas lapangan, serta pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan proyek konstruksi jalan. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dengan menghitung nilai rata-rata (mean), persentase, dan tingkat kepentingan setiap variabel untuk menentukan urutan faktor penyebab keterlambatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlambatan proyek dipengaruhi oleh beberapa kelompok faktor, yaitu faktor material, tenaga kerja, peralatan, keuangan, manajemen proyek, kondisi lapangan, serta faktor eksternal. Faktor-faktor yang memiliki pengaruh paling dominan meliputi keterlambatan pengadaan material akibat kendala distribusi, keterbatasan jumlah dan produktivitas tenaga kerja, kerusakan serta kurangnya ketersediaan alat berat, lemahnya koordinasi dan pengawasan proyek, perubahan desain pekerjaan selama pelaksanaan, kondisi cuaca yang tidak menentu, serta keterlambatan pencairan anggaran. Selain itu, kondisi geografis Kecamatan Ulunoyo yang memiliki akses transportasi terbatas turut memperlambat mobilisasi material dan peralatan menuju lokasi proyek. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan penyelesaian proyek konstruksi jalan sangat dipengaruhi oleh efektivitas perencanaan, pengendalian waktu, koordinasi antar pemangku kepentingan, pengelolaan rantai pasok material, serta penerapan manajemen risiko sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan proyek. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan sistem pengendalian proyek, percepatan proses pengadaan, optimalisasi sumber daya, serta koordinasi yang berkelanjutan agar keterlambatan proyek konstruksi jalan dapat diminimalkan dan kualitas pembangunan infrastruktur di Kabupaten Nias Selatan dapat terus ditingkatkan.
Downloads
References
1. A.D, Austen dan R.H. Neale. 1991. Manajemen Proyek Konstruksi. Jakarta:PPM.
2. Ali, Smith, Pitt and Choon. (2012). Contractors’ Perception of Factors Contributing to Project Delay: Case Studies of Commercial Projects in Klang Valley, Malaysia.
3. Arikunto, S. 2006. Prosedur Penelitian: Suatu pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta
4. Assaf, S.A. dan Al Heijji, S. 2006.Causes of Delay in Large Construction Projects, International Journal of Project Management. New York.
5. Dipohusodo, 1996. Manajemen Proyek Konstruksi, Yogyakarta.
6. Ervianto, Wulfram I. 2004. Teori Aplikasi Manajemen Proyek Konstruksi. Penerbit : Andi, Yogyakarta
7. Ervianto, W.I., (2005), Manajemen Proyek Konstruksi, ANDI Yogyakarta, Yogyakarta.
8. Gesti Leonda (2008). Studi Keterlambatan Penyelesaian Proyek Konstruksi Pada Tahun 2007 Di Daerah Belitung. Universitas Islam Indonesia
9. G.R. Terry. 2010. Manajemen Sumber Daya Manusia. Edisi Pertama. Cetakan Pertama. Jakarta : Penerbit Kencana
10. Hassan, H., Mangare, J. B. dan Pratasis, P. A., 2016. Faktor-Faktor Penyebab Keterlambatan Pada Proyek Konstruksi Dan Alternatif Penyelesaianya (Studi Kasus : Di Manado Town Square III). Jurnal Sipil Statik, 4 (11), 657-664.
11. Henong, S. B. 2016. Prosiding seminar nasional teknik sipil: Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Keterlambatan pada Proyek Pemerintah di Kota Kupang. Kupang
12. Hervanda, Hidayat, Ariyanto, 2013. Analisis Keterlambatan Proyek Konstruksi Jalan Yang Disebabkan Faktor Material Di Kabupaten Rokan Hulu. Jurnal Universitas Pasir Pengairan
13. Hidayat, Metode Penelitian Kebidanan dan Teknik Analisa. Jakarta: Salemba Medika, 2014
14. Husen, A. 2011. Manajemen Proyek: Perencanaan, Penjadwalan, dan Pengendalian Proyek. ANDI. Yogyakarta.
15. Kamaruzzaman, F. 2012. Studi keterlambatan proyek konstruksi. Jurnal Teknik Sipil Untan.
16. Karwati, (2015) Penerapan Metode Pembelajaran Problem Solving dalam Meningkatkan Hasil Belajar Statistika Mahasiswa pada Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Palu. ISTIQRA, Jurnal Penelitian Ilmiah, Vol. 3 No. 12015
17. Messah, Y.A. et al. 2013. Kajian Penyebab Keterlambatan Pelaksanaan Proyek Konstruksi Gedung di Kota Kupang. Jurnal Teknik Sipil. Vol.II No.2: 157168. Universitas Nusa Cendana. Kupang.
18. Musra, A. 2014. Faktor-faktor penentu Keterlambatan Pembangunan Lingkar Utara Kota Solok. Tesis. Semarang: Program Pasca Sarjana Pembangunan wilayah Universitas Diponegoro
19. Nandi. (2019). Analisis penyebab dan Dampak Keterlambatan Proyek Konstruksi Jalan Provinsi Sumatera Barat. Padang: M.Sc Thesis, Universitas Bung Hatta
20. PMBOK. (2000). A Guide to the Project Management Body of Knowledge 2000 Edition. Pennsylvania : PMI.
21. Priyatno, D. 2016. Belajar Alat Analisis Data dan Cara Pengolahannya dengan SPSS. Gava Media. Yogyakarta.
22. Sianipar, Hasoloan Benget. 2012. Analisa Faktor-Faktor Penyebab Keterlambatan Penyelesaian Proyek Konstruksi Pengaruhnya Terhadap Biaya. Skripsi. Universitas Sebelas Maret: Surakarta
23. Proboyo, B., 1999. Keterlambatan Waktu Pelaksanaan Proyek: Klasifikasi Dan Peringkat Dari Penyebab-Penyebabnya. Bandung: Dimensi Teknik Sipil.
24. R. Amperawan, Kusjadmikahadi, (1999), Studi Keterlambatan Kontraktor Dalam Melaksanakan Proyek Konstruksi di Daerah Istimewa Yogyakarta, Yogyakarta.
25. Riyanto, Slamet dan Fatim Nugrahanti, Pengembangan Pembelajaran Statistika Berbasis Praktikum Aplikasi Software SPSS dengan Bantuan Multimedia untuk Mempermudah Pemahaman Mahasiswa terhadap Ilmu Statistika, DoubleClick: Journal of Computer and Information Technology E-ISSN: 2579-5317 Vol.1, No. 2, Febuary 2018
26. Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: ALFABETA
27. Soeharto, I. 1997, Manajemen Proyek Dari Konseptual Sampai Operasional, Jakarta: Erlangga.
28. Soehendradjati RJB, 1987, Manajemen Konstruksi, Jurusan Teknik Sipil Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
29. Widiasanti, I. dan Lenggogeni. 2013. Manajemen Konstruksi. Remaja Rosdakarya Offset. Bandung.
30. Yuniar, V. N. 2020. Analisis Faktor Penyebab Keterlambatan Penyelesaian Proyek Konstruksi pada Proyek di Kabupaten Banjarnegara. Tugas Akhir. Universitas Islam Indonesia Yogyakarta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Oktorius Zai, Sheila Hani, Fransiskus Odaligo Ndruru

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















