Analisis Komparatif Kinerja Keuangan Perusahaan BUMN Sebelum dan Sesudah Restrukturisasi Utang dengan Pendekatan Rasio Keuangan (2019-2024)

Authors

  • Fadilla Anisa Putri UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
  • Ilham Illahi UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.11985

Keywords:

Restrukturisasi Utang, Kinerja Keuangan, Rasio Keuangan, BUMN

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya tekanan keuangan dan kewajiban perusahaan yang mendorong beberapa perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melakukan Restrukturisasi Utang sebagai upava memperbaiki kondisi keuangan perusahaan serta menjaga keberlangsungan usaha. Restrukturisasi Utang merupakan upaya penyesuaian kembali kewajiban perusahaan melalui berbagai mekanisme, seperti penjadwalan kembali pembayaran, penyesuaian tingkat bunga, konversi utang menjadi modal, maupun perubahan persyaratan pembayaran guna mengurangi tekanan keuangan serta meningkatkan kemampuan perusahaan dalam mempertahankan keberlangsungan usahanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan kinerja keuangan perusahaan BUMN sebelum dan sesudah Restrukturisasi Utang menggunakan pendekatan rasio keuangan serta menguji apakah terdapat perbedaan yang signifikan pada kinerja keuangan setelah Restrukturisasi Utang dilakukan. Penelitian ini merupakan penelitian komparatif dengan menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan empat perusahaan BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Periode pengamatan dilakukan selama tiga tahun sebelum dan tiga tahun sesudah Restrukturisasi Utang pada masing-masing perusahaan. Teknik analisis data yang digunakan meliputi Analisis Rasio Keuangan, Analisis Statistik Deskriptif. Uji Normalitas Shapiro-Wilk dan Uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rasio Solvabilitas yang diukur menggunakan Debt To Assets Ratio (DAR), Debt To Equity Ratio (DER) dan Long Term Debt To Equity Ratio (LTDER) menunjukkan perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah Restrukturisasi Utang. Namun, perubahan tersebut menunjukkan bahwa tingkat ketergantungan perusahaan terhadap utang masih relatif tinggi setelah Restrukturisasi dilakukan sehingga perbaikan struktur pendanaan perusahaan belum sepenuhnya tercapai. Sementara itu. Rasio Likuiditas dan Rasio Profitabilitas tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah Restrukturisasi Utang

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. Amalia, W. S., Hariyani, I., & Prakoso, B. (2022). Restrukturisasi utang PT Garuda Indonesia Tbk, sebagai upaya penundaan kewajiban pembayaran utang kepada kreditur. Jurnal Mimbar Yustitia, 6(2).

2. Amrullah, A. H., Asyidqi, A. T., Joshua Suwandi, Ratna, A. A., Oktaviani, N. G., & Suryanti, N. (2023). Analisis Penerapan Good Corporate Governance (GCG) oleh PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dalam Masa Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU). Bulletin of Community Engagement, 3(2), 2019–2024.

3. Efendi, M. J., & Dewianawati, D. (2021). Manajemen Keuangan. Jawa Barat, Ikapi.

4. Firmansyah, A., Machmud, A., & Suparji. (2024). Peran BUMN sebagai Pilar Utama Ekonomi Nasional yang Mandiri : Sebuah Kajian Hukum Korporasi. Jurnal Binamulia Hukum, 13(2).

5. Hakim, D., & Yoyo Sudaryo. (2024). Corporate Restructuring. Yogyakarta. Andi.

6. Harun, R. (2020). Hukum BUMN (Badan Usaha Milik Negara). Jakarta. Balai Pustaka.

7. Hery. (2016). Analisis Laporan Keuangan. Jakarta. PT Grasindo.

8. Mamuaya, N. C., Wahyudi, Syah, N., Arifin, Z., Kurniawan, J., Pratama, A. H. S., Sari, I. G. P., Sukoco, H., Hermawati, L., & Asmalinda. (2025). Metode Penelitian Kuantitatif. Padang. Azzia Karya Bersama.

9. Nadia, & Raza, H. (2022). Analisis Kinerja Keuangan Sebelum Dan Sesudah Restrukturisasi Utang Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Akuntansi Malikussaleh, 1(1).

10. Nathania, K. (2023). Pengaruh Restrukturisasi Perusahaan Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan (Studi Ada Perusahaan BUMN Yang Terdaftar Pada Peraturan Pembentukan BUMN Prioritas 2021 (Vol. 1, Issue 2). Universitas Lampung.

11. Sibarani, S. A. R., & Yuniningsih, Y. (2023). Analysis of financial performance after and before debt restructuring in mining sector on the IDX (Indonesia Stock Exchange. International Journal of Scientific Research and Management, IJSRM). Vo(11), 7.

12. Sugiarti, A. L., Nabila, A. A., Hanifah, F., & Widyaningsih, A. (2025). The Analysis Of Financial Performance Of State-Owned Steel Issuers After Debt Restructuring: A Case Study In The Indonesian Steel Industry. Dalam R. Hurriyati, Dkk. Proceeding Of The 9th Global Conference On Business, Management and Entrepreneurship (GCBME 2024), Advances in Economics, Business and Management Research 342.

13. Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung. Alfabeta.

14. Susniati, & Astuti, E. P. (2026). Analisis Dampak Restrukturisasi Utang Terhadap Kinerja Keuangan Pada PT Krakatau Steel Tbk Periode 2015-2024. Jurnal Rumpun Manajemen Dan Ekonomi (JRME), 3(2).

15. Tiyut. (2021). Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan Sebelum dan Sesudah Restrukturisasi Utang Pada Perusahaan SUB Sektor Batubara yang Terdaftar di BEI Periode 2011-2019. Universitas Bangka Belitung.

Downloads

Published

20-07-2026

How to Cite

[1]
F. A. Putri and I. Illahi, “Analisis Komparatif Kinerja Keuangan Perusahaan BUMN Sebelum dan Sesudah Restrukturisasi Utang dengan Pendekatan Rasio Keuangan (2019-2024)”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 17020–17027, Jul. 2026.

Issue

Section

Articles