Pengaruh Senam Aerobik Low Impact terhadap Perubahan Tekanan Darah pada Lansia Penderita Hipertensi: Literature Review
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.11828Keywords:
Hipertensi, Lansia, Senam Aerobik Low Impact, Tekanan Darah, Terapi NonfarmakologisAbstract
Hipertensi merupakan penyakit degeneratif yang sering dijumpai pada kelompok lansia dan berpotensi meningkatkan risiko terjadinya komplikasi kardiovaskular. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk membantu mengendalikan tekanan darah adalah melalui latihan senam aerobik low impact. Menganalisis pengaruh senam aerobik low impact terhadap perubahan tekanan darah pada lansia yang mengalami hipertensi berdasarkan hasil kajian literatur. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan mengkaji lima artikel penelitian yang dipilih menggunakan pendekatan PICO. Artikel yang dianalisis membahas efektivitas senam aerobik low impact pada lansia dengan hipertensi. Desain penelitian yang digunakan meliputi quasi experimental, pre-experimental, dan evidence-based practice. Seluruh penelitian mengukur tekanan darah menggunakan sphygmomanometer sebelum dan setelah pelaksanaan intervensi. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh penelitian melaporkan penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik yang signifikan setelah pemberian senam aerobik low impact pada lansia hipertensi. Nilai signifikansi pada setiap penelitian menunjukkan p<0,05 (p=0,01; p=0,000; p=0,0001). Program latihan diberikan dengan frekuensi 2–5 kali setiap minggu, durasi 20–60 menit per sesi, selama 3 hari hingga 3 minggu. Penurunan tekanan darah diduga terjadi melalui peningkatan elastisitas pembuluh darah, perbaikan fungsi jantung, peningkatan aliran darah, serta penurunan resistensi pembuluh darah perifer. Senam aerobik low impact terbukti efektif sebagai terapi nonfarmakologis dalam menurunkan tekanan darah sistolik maupun diastolik pada lansia dengan hipertensi. Oleh karena itu, latihan ini dapat dijadikan salah satu rekomendasi dalam penatalaksanaan hipertensi pada kelompok lansia.
Downloads
References
1. ferawati, f., zahro, f., & hardianti, u. (2020). pengaruh senam aerobik low impact terhadap perubahan tekanan darah lansia hipertensi. jurnal ilmu kesehatan makia, 10(2).
2. widjayanti, y., silalahi, v., & merrianda, p. (2019). pengaruh senam lansia aerobic low impact training terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. jurnal keperawatan muhammadiyah, 4(2).
3. nurafifah, a. s. (2021). senam aerobik low impact dapat menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. indonesian scientific journal of nursing, 1(1).
4. perdana, r. m., & maliya, a. (2017). senam ergonomik dan aerobic low impact menurunkan tekanan darah pada lansia hipertensi. berita ilmu keperawatan, 10(1).
5. maabuat, a., lontoh, e., mastur, v., & nindi, e. (2025). evidence based practice penerapan senam hipertensi terhadap penurunan tekanan darah tinggi. jurnal kesehatan nasional, 1(1).
6. Cahyani, A. L. N., & Nurrohmah, A. (2023). Penerapan senam aerobik low impact untuk menurunkan tekanan darah pada lansia hipertensi di Desa Serenan. Jurnal Ilmu Kesehatan Mandira Cendikia, 2(10), 331–339.
7. Ghaida, Yuliadarwati, N. M., & Rahmawati, N. A. (2025). Kombinasi senam aerobic low impact dengan diaphragmatic breathing exercise menurunkan tekanan darah lansia. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, 12(4), 772–778.
8. Canangjaya, A. M. D. G., Sudiantara, K., Mustika, I. W., Gama, I. K., & Suardana, I. W. (2023). Pengaruh pemberian senam aerobic low impact terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 14(4), 705–710.
9. Lu, Z., Song, Y., Chen, H., Li, S., Teo, E.-C., & Gu, Y. (2022). A mixed comparison of aerobic training with different volumes and intensities of physical exercise in patients with hypertension: A systematic review and network meta-analysis. Frontiers in Cardiovascular Medicine, 8, 770975. https://doi.org/10.3389/fcvm.2021.770975
10. Maabuat, A., Lontoh, E., Mastur, V., & Nindi, E. (2025). Evidance Based Practice penerapan senam hipertensi terhadap penurunan tekanan darah tinggi. Jurnal Kesehatan Nasional (JKN), 1(1), 9–17.
11. Syavinka, Z. N. A., & Yuniartika, W. (2024). Pengaruh senam aerobik low impact dalam menurunkan tekanan darah penderita hipertensi. Faletehan Health Journal, 11(3), 266–273.
12. Novianti, F. I. E., Alimansur, M., & Rahayu, K. I. N. (2025). Optimalisasi Fungsi Kardiovaskular Melalui Senam Aerobic Low Impact pada Lansia Hipertensi. Jurnal Ilmu Kesehatan, 14(1), 109–116. https://doi.org/10.32831/jik.v14i1.929
13. Anggraeni, R., Susanti, I. H., & Susanti, I. (2024). Edukasi Senam Aerobik Low Impact untuk Menurunkan Tekanan Darah pada Lansia Penderita Hipertensi. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 6(5), 2393–2404. https://doi.org/10.37287/jppp.v6i5.4205
14. Wahidin, M., Mustikawati, I. S., Handayani, R., & Letelay, A. M. (2025). Gambaran Prevalensi Hipertensi dan Faktor Risiko Utama di Indonesia – Analisis Data Tingkat Kabupaten/Kota. Amerta Nutrition, 9(3), 438–442.
15. Sardeli, A. V., Griffth, G. J., dos Santos, M. V. M. A., et al. (2021). The Effects of Exercise Training on Hypertensive Older Adults: An Umbrella Meta-analysis. Hypertension Research, 44, 1434–1443.
16. Alsubaie, S., et al. (2023). Effect of Different Types of Aerobic Exercise on Individuals With and Without Hypertension: An Updated Systematic Review. Current Problems in Cardiology, 48(3),101034.
17. Bai, X., Soh, K. G., Dev Omar, R., et al. (2022). Aerobic Exercise Combination Intervention to Improve Physical Performance Among the Elderly: A Systematic Review. Frontiers in Physiology,12,798068.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Robiatun Amaliyah Ranti, Samuel Roland, Raihan Hibatullah Puring, Shabana Zarra Azmi, Krisna Wijaya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















