Pencegahan Stunting Berbasis Website Edukasi dan Implementasi Akuaponik di Desa Tambak Sirang Darat
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.11807Keywords:
Stunting, Website Edukasi, Akuaponik, Ketahanan Pangan, Pemberdayaan MasyarakatAbstract
Stunting masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia karena berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta kualitas sumber daya manusia di masa depan. Berdasarkan data nasional tahun 2024, prevalensi stunting di Indonesia masih mencapai 19,8%. Kondisi tersebut juga ditemukan di Desa Tambak Sirang Darat, di mana terdapat 32 anak yang mengalami stunting. Permasalahan ini dipengaruhi oleh rendahnya literasi gizi keluarga, kurangnya pemahaman mengenai pencegahan stunting, serta terbatasnya akses terhadap sumber pangan bergizi di tingkat rumah tangga. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan stunting melalui pemanfaatan website edukasi serta memperkuat ketahanan pangan keluarga melalui implementasi sistem akuaponik. Metode pelaksanaan meliputi tahap koordinasi dengan pemerintah desa dan masyarakat, penyusunan media edukasi berbasis website, sosialisasi melalui presentasi dan tanya jawab, praktik pemasangan akuaponik, pendampingan selama implementasi, serta evaluasi terhadap hasil kegiatan. Program berhasil menghasilkan sebuah website edukasi stunting yang diakses oleh lebih dari 25 warga sebagai media informasi kesehatan yang mudah diakses. Selain itu, sistem akuaponik berhasil diterapkan pada tiga rumah tangga sasaran sebagai upaya penyediaan sumber pangan bergizi secara mandiri dan berkelanjutan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai penyebab, dampak, dan langkah-langkah pencegahan stunting, serta meningkatnya kesadaran akan pentingnya pemenuhan gizi keluarga. Dengan demikian, integrasi edukasi kesehatan berbasis digital dan penguatan ketahanan pangan melalui akuaponik merupakan model pemberdayaan masyarakat yang efektif, aplikatif, dan berpotensi mendukung upaya pencegahan stunting secara berkelanjutan di tingkat desa.
Downloads
References
1. Atamou, L., Rahmadiyah, D. C., Hassan, H., & Setiawan, A. (2023). Analysis of the Determinants of Stunting among Children Aged below Five Years in Stunting Locus Villages in Indonesia. Healthcare (Switzerland), 11(6), 1–12. https://doi.org/10.3390/healthcare11060810
2. Aunullah, I., & Sa, H. (2026). Implementasi model pemberdayaan masyarakat berbasis edukasi partisipatif dalam penguatan kapasitas sosial dan ekonomi lokal, 6(1), 121–130. https://doi.org/https://doi.org/10.53088/penamas.v6i1.2827
3. Fauzana, N. A., Ansyari, P., & Redha, E. (2026). Budikdamber dan Sayuran Akuaponik sebagai Upaya Ketahanan Pangan Masyarakat Kelurahan Sungai Miai Banjarmasin Utara, 08(1), 122–130.
4. Hidayah, N. A. (2026). Pendampingan Pencegahan Stunting melalui Edukasi Gizi dalam Peningkatan Kesadaran Orang Tua di Kecamatan Kenjeran, 2(2), 201–211. https://doi.org/https://doi.org/10.64803/jupemba.v2i2.139
5. Humas BKPK. (2025). SSGI 2024: Prevalensi Stunting Nasional Turun Menjadi 19,8%. Retrieved April 9, 2026, from https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/ssgi-2024-prevalensi-stunting-nasional-turun-menjadi-198/
6. Indriastuti, C. E., Ramadhani, D. E., Mulya, M. A., Kurniawinata, M. I., Wiyoto, W., Kusumanti, I., Maha, I. P. S. B. (2025). Potensi Akuaponik Untuk Ketahanan Pangan Di Desa Mulyaharja. RISALAH KEBIJAKAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN Rumusan Kajian Strategis Bidang Pertanian Dan Lingkungan, 12(1), 22–28. https://doi.org/10.29244/jkebijakan.v12i1.60358
7. Marni, M., & Ratnasari, N. Y. (2021). [Education on Stunting Risk Prevention for the First 1000 Days of Life for the Young Generation]. Indonesian Journal of Community Services, 3(2), 116.
8. Nathasya, H. (2024). Edukasi “Gizi Seimbang” Sebagai Upaya Pengesahan Stunting Pada Balita. Edu Research Indonesian Institute For Corporate Learning And Studies (IICLS), 5(1), 70–80.
9. Okomoda, V. T., Oladimeji, S. A., Solomon, S. G., Olufeagba, S. O., Ogah, S. I., & Ikhwanuddin, M. (2023). Aquaponics production system: A review of historical perspective, opportunities, and challenges of its adoption. Food Science and Nutrition, 11(3), 1157–1165. https://doi.org/10.1002/fsn3.3154
10. Pipitcahyani, T. I., Ervi Husni, Sukesi, Rijanto, Rekawati, Siti Alfiah, Dwi Purwanti. (2024). Edukasi Kader tentang Gizi Seimbang Ibu Hamil dan Balita dalam Upaya Pencegahan Stunting. International Journal of Community Service Learning, 8(1), 86–92. https://doi.org/10.23887/ijcsl.v8i1.76827
11. Scarry, A., Rice, J., O’connor, E. M., & Tierney, A. C. (2022). Usage of Mobile Applications or Mobile Health Technology to Improve Diet Quality in Adults. Nutrients, 14(12), 1–19. https://doi.org/10.3390/nu14122437
12. Soliman, A., De Sanctis, V., Alaaraj, N., Ahmed, S., Alyafei, F., Hamed, N., & Soliman, N. (2021). Early and long-term consequences of nutritional stunting: From childhood to adulthood. Acta Biomedica, 92(1), 1–12. https://doi.org/10.23750/abm.v92i1.11346
13. Verdegem, M., Buschmann, A. H., Latt, U. W., Dalsgaard, A. J. T., & Lovatelli, A. (2023). The contribution of aquaculture systems to global aquaculture production. Journal of the World Aquaculture Society, 54(2), 206–250. https://doi.org/10.1111/jwas.12963
14. World Health Organization. (2015). Stunting in a nutshell. Who.Int, (November 2015), 1–1. Retrieved from https://www.who.int/news/item/19-11-2015-stunting-in-a-nutshell
15. Yunitasari, E., Pradanie, R., Arifin, H., Fajrianti, D., & Lee, B. O. (2021). Determinants of stunting prevention among mothers with children aged 6–24 months. Open Access Macedonian Journal of Medical Sciences, 9, 378–384. https://doi.org/10.3889/oamjms.2021.6106
16. Zulfa, A., Kusyono, A., Adi, T. N., & Thohiroh, E. L. (2024). Pengembangan Website Edukasi Kesehatan Balita dengan Menggunakan Metode Iterative Incremental. Media Online), 5(1), 263–274. https://doi.org/10.30865/klik.v5i1.1962
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Desy Mayang Sari, Asih Fuji Rahayu, Candy Yuniarti Putri, Alfian Misran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















