Tantangan dan Strategi Pengembangan UMKM Berbasis Industri Halal Di Indonesia: Tinjauan Literatur

Authors

  • Vathimah Zahroh Universitas Islam Negeri Kiai Haji achmad Siddiq Jember
  • Abdul Hanif Universitas Islam Negeri Kiai Haji achmad Siddiq Jember

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.11789

Keywords:

Halal, UMKM, Sertifikasi Halal, Transformasi Digital, Tinjauan Literatur

Abstract

Indonesia memiliki potensi besar sebagai pemain utama dalam ekosistem industri halal global karena didukung oleh modal demografis populasi Muslim terbesar di dunia dan dominasi UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional. Namun, potensi raksasa ini belum optimal karena sebagian besar UMKM belum memiliki sertifikasi halal akibat kendala biaya, rendahnya pemahaman Sistem Jaminan Halal (SJH), kompleksitas ketertelusuran (traceability) rantai pasok dari kontaminasi non-halal, serta keterbatasan infrastruktur digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan yang dihadapi UMKM berbasis industri halal di Indonesia serta merumuskan strategi pengembangan yang efektif dan berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam artikel literature review ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode kajian pustaka (library research) yang bersumber dari basis data Google Scholar dan Publish or Perish dengan batasan 10 artikel relevan. Hasil temuan menunjukkan bahwa peluang besar pada sektor makanan, minuman, kosmetik, dan modest fashion yang didorong oleh tren konsumen halal-conscious masih terhambat oleh kesenjangan administratif, kurangnya penyelia halal internal, dan minimnya literasi digital di daerah terpencil. Kesimpulannya, untuk mengatasi tantangan struktural tersebut diperlukan strategi terintegrasi yang melibatkan kolaborasi sinergis multipihak. Strategi utama yang direkomendasikan meliputi akselerasi sertifikasi halal melalui optimalisasi jalur self-declare, penguatan kapasitas SDM terkait standar teknis halal, serta percepatan transformasi digital melalui integrasi UMKM ke dalam ekosistem e-commerce dan halal marketplace. Melalui penguatan rantai pasok yang transparan dan kemitraan hilirisasi dengan industri besar, UMKM diharapkan dapat meningkatkan daya saing global dan menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] F. Himmah and R. Faslah, “Peran standarisasi halal dalam membangun daya tarik konsumen yang sangat kuat terhadap suatu produk di dalam industri pasar global,” J. Bus. Econ. Manag. E-ISSN 3063-8968, vol. 1, no. 4, pp. 1231–1241, 2025.

[2] S. Sarianti, I. M. Pratami, N. Nurhidayat, and S. Syaripuddin, “Sertifikasi Halal, Kepercayaan Konsumen Dan Dampaknya Pada Pertumbuhan Ekonomi: Pendekatan Kajian Pustaka,” Al-Hilali J. Perbank. dan Ekon. Islam, vol. 2, no. 02, pp. 187–207, 2026.

[3] I. Arifa, A. Choiri, W. Wibowo, A. Aminuddin, and N. A. Panggabean, “Peran UMKM dalam meningkatkan perekonomian nasional,” PESHUM J. Pendidikan, Sos. Dan Hum., vol. 4, no. 4, pp. 5376–5385, 2025.

[4] Y. A. Aziz and N. V. Chok, “The role of Halal awareness, Halal certification, and marketing components in determining Halal purchase intention among non-Muslims in Malaysia: A structural equation modeling approach,” J. Int. Food Agribus. Mark., vol. 25, no. 1, pp. 1–23, 2013.

[5] Y. I. Yustiawan and R. R. F. A. Putri, “The Implementation of Authority and Resolution Efforts Undertaken by the Ministry of Law and Human Rights (Kemenkumham) in Addressing the Case of Dualism within the Indonesian Notary Association (INI),” J. Priv. Commer. Law, pp. 238–254, 2024.

[6] D. Ilmiyah, A. R. A. Fauziah, A. N. Huda, A. P. Dewi, and M. R. H. Putra, “Sertifikasi NIB: Peluang dan Tantangan bagi UMKM di Desa Sentong,” J. Inov. Penelit. Dan Pengabdi. Masy., vol. 5, no. 1, pp. 128–139, 2025.

[7] K. Aqbar and A. Azwar, “Strategi Terpadu Penguatan Industri Makanan Halal di Indonesia: Daya Saing, Keberlanjutan, dan Penetrasi Pasar Global: Integrated Strategy for Strengthening the Halal Food Industry in Indonesia: Competitiveness, Sustainability and Global Market Penetratio,” TIJARAH J. Ekon. Manajemen, Dan Bisnis Syariah, vol. 2, no. 2, pp. 105–118, 2025.

[8] N. Fibaraq, L. P. Ayaga, T. A. Wenni, and B. Baidhowi, “Ekonomi Syariah 5.0: Bagaimana Digitalisasi Mengubah Wajah Keuangan Islam,” Indones. Econ. J., vol. 2, no. 1, pp. 887–899, 2026.

[9] A. Prasojo, Y. D. Lestari, F. D. Murwani, and I. Muchlis, “Strategi pemanfaatan e-commerce untuk meningkatkan daya saing ekspor UMKM craft di Indonesia,” J. Creat. Econ. Trading Halal Ecosyst., vol. 3, no. 02, pp. 16–25, 2025.

[10] K. H. Mumtaaza, Z. H. Tsania, A. A. Putri, and L. Marlina, “ANALISIS PELUANG DAN TANTANGAN PENGEMBANGAN HALAL TOURISM DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN INDONESIA DI ERA DISRUPSI,” Media Ris. Bisnis Ekon. Sains dan Terap., vol. 4, no. 2, pp. 20–28, 2025.

[11] A. P. Susanti, A. S. Utama, and F. Kamilah, “Pelaksanaan Pemberdayaan Usaha Mikro Oleh Pemerintah Kota Pekanbaru Di Kecamatan Rumbai Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 Tentang Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah,” J. Daya Saing, vol. 7, no. 1, pp. 12–18, 2021.

[12] A. Jaya, “Strategi Kolaboratif Bumdes, Koperasi dan UMKM Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat: Studi Kasus Desa Air Satan, Kabupaten Musi Rawas,” J. Masda, vol. 4, no. 1, pp. 8–18, 2025.

[13] J. A. J. Wilson and J. Liu, “The challenges of Islamic branding: navigating emotions and halal,” J. Islam. Mark., vol. 2, no. 1, pp. 28–42, 2011.

[14] L. O. Nazaruddin, B. Gyenge, M. Fekete-Farkas, and Z. Lakner, “The future direction of halal food additive and ingredient research in economics and business: a bibliometric analysis,” Sustainability, vol. 15, no. 7, p. 5680, 2023.

[15] I. Lynarbi, M. G. Haque, A. Purwanto, and D. Sunarsi, “Analisis Pengaruh Lahirnya UU No. 33 Tahun 2014 tentang JPH dan Terbitnya PP No. 31 Tahun 2019 tentang JPH terhadap Keputusan Melakukan MoU dan Perjanjian Kerja Sama Calon LPH dengan BPJPH,” Int. J. Soc. Policy Law, vol. 1, no. 1, pp. 88–110, 2020.

[16] S. Solikhah et al., “SOSIALISASI PENYULUHAN HUKUM PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 39 TAHUN 2021 TENTANG JAMINAN PRODUK HALAL PERUM WIDOROSARI KARTOSURO SUKOHARJO JAWA TENGAH,” Ekalaya J. Pengabdi. Kpd. Masy. Indones., vol. 2, no. 2, pp. 287–292, 2023.

[17] A. Mulyono and Y. R. Hidayat, “Implementasi kebijakan sertifikasi halal di Indonesia,” Res Publica J. Soc. Policy Issues, vol. 1, no. 1, pp. 1–10, 2022.

[18] R. Safarudin, Z. Zulfamanna, M. Kustati, and N. Sepriyanti, “Penelitian kualitatif,” Innov. J. Soc. Sci. Res., vol. 3, no. 2, pp. 9680–9694, 2023.

[19] J. Budiman, “MUSLIM MILLENIAL TRAVELER ‘DNA’ DAN PERSAINGAN WISATA HALAL DI DUNIA,” Biznesa Econ. Econ. Bus. J., vol. 1, no. 01, pp. 37–57, 2024.

[20] I. M. Darsana and M. M. SE, “ANALISIS INDUSTRI,” Manaj. Strateg., p. 29, 2023.

[21] C. Louapre et al., “Clinical characteristics and outcomes in patients with coronavirus disease 2019 and multiple sclerosis,” JAMA Neurol., vol. 77, no. 9, pp. 1079–1088, 2020.

Downloads

Published

31-07-2026

How to Cite

[1]
V. Zahroh and A. Hanif, “Tantangan dan Strategi Pengembangan UMKM Berbasis Industri Halal Di Indonesia: Tinjauan Literatur”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 22388–22397, Jul. 2026.

Issue

Section

Articles