Evaluasi Penerapan PSAK No. 16 dalam Perlakuan Akuntansi Aset Tetap pada PT SSBI

Authors

  • Keisya Intan Aura UPN Veteran Jawa Timur
  • Wahyu Helmy Dimayanti Sukiswo UPN Veteran Jawa Timur

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.11748

Keywords:

PSAK No. 16, Aset Tetap, Perlakuan Akuntansi, Perusahaan Jasa dan Perdagangan

Abstract

Integritas pelaporan keuangan bergantung pada pengelolaan yang efektif dan pengungkapan yang tepat atas aset tetap. Fenomena ketidaksesuaian pencatatan aset tetap berstandar akuntansi yang berjalan kerap terjadi di berbagai entitas bisnis di Indonesia, baik skala kecil, menengah, maupun besar. Aset tetap merupakan komponen yang mempunyai peran krusial dalam mendukung operasional perusahaan, baik bagi perusahaan manufaktur, jasa, maupun perdagangan. Bertindak sebagai perantara di sektor perdagangan dan jasa, PT SSBI menjembatani hubungan antara penyedia jasa dan klien. Perusahaan ini mendukung kegiatan komersialnya melalui kepemilikan aset tetap yang penting, yang meliputi properti, kendaraan angkutan, dan peralatan administrasi. Mengingat besarnya kontribusi aset tetap terhadap kelangsungan usaha, ketepatan dalam perlakuan akuntansinya menjadi hal yang tidak dapat diabaikan. Kesalahan dalam pengakuan, penilaian, maupun pengungkapan aset tetap berpotensi menimbulkan distorsi informasi keuangan yang pada gilirannya dapat memengaruhi kualitas pengambilan keputusan oleh para pemangku kepentingan. Penelitian ini mengkaji Perlakuan akuntansi aset tetap di PT SSBI yang meliputi pengakuan, penilaian, penyusutan, penghentian pengakuan, serta pengungkapan untuk mengkaji kesesuaiannya dengan PSAK No. 16. Dengan menggunakan metodologi studi kasus dalam paradigma deskriptif kualitatif, penelitian ini mengandalkan tiga sumber data utama: pengamatan langsung, wawancara dengan peserta, dan dokumentasi arsip. Didapati hasil bahwa secara umum perlakuan akuntansi aset tetap PT SSBI telah berdasar pada PSAK No. 16, meliputi pengakuan, pengukuran dengan model biaya, metode penyusutan garis lurus, dan prosedur penghentian pengakuan. Namun demikian, terdapat beberapa aspek yang perlu disempurnakan, terutama dalam hal kelengkapan pengungkapan pada CALK dan penetapan nilai residu aset.

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. Hartoko, M. S. (2017). ASET TETAP (Studi Kasus di PT IFCA PROPERTY365 INDONESIA). Jurnal Akuntansi, Ekonomi dan Manajemen Bisnis, 5(1), 121-123. doi:https://doi.org/10.30871/jaemb.v5i1.452

2. Janah, A. L., S.W.S.W, D. A., Yunika, E., Putri, F. A., Nurtita, F., & S, N. K. (2025). Analisis Kasus Manipulasi Laporan Keuangan Pada PT. Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk dengan Financial Shenanigans. Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial Dan Humaniora, 3(2), 1085-1091. doi:https://doi.org/10.70193/cendekia.v3i2.176

3. Kieso, D. E., Weygandt, J. J., & Warfield, T. D. (2020). Intermediate Accounting IFRS 4th ed. John Wiley & Sons.

4. Martani, D., Siregar, S. V., Wardhani, R., Farahmita, A., Tanujaya, E., & Hidayat, T. (2016). Akuntansi Keuangan Menengah Berbasis PSAK. Jakarta Selatan: Penerbit Salemba Empat.

5. Mayangsari, A. P., & Nurjanah, Y. (2018). Analisis Penerapan PSAK No.16 Dalam Perlakuan Akuntansi Aset Tetap Perusahaan: Studi Kasus Pada CV. Bangun Perkasa Furniture. Jurnal Ilmiah Akuntansi Kesatuan, 6(3), 195-204. doi:https://doi.org/10.37641/jiakes.v6i3.299

6. Menggalomo, H. C., Elim, I., & Budiarso, N. S. (2022). Analisis Perlakuan Akuntansi Aset Tetap Menurut PSAK No. 16 Pada PT. Bank SulutGo. Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi, Sosial, Budaya, dan Hukum), 6(1), 967-976.

7. Nabibha, P. Y., & Sukiswo, W. H. (2025). Analisis Penerapan Prosedur Audit Yang Disepakati Atas Kas dan Bank di Organisasi Untuk Meminimalkan Ketidakwajaran. JAAPI: Jurnal Akuntansi, Audit dan Perpajakan Indonesia, 784-789.

8. Ningtyas, J. D., & Mulia, A. (2018). Analisis Kesesuaian Perlakuan Akuntansi Aset Tetap Berdasarkan PSAK No. 16(Studi Kasus di PT. Pisma Putra Textile). Owner: Riset & Jurnal Akuntansi, 2(2), 16-18.

9. Priyono, C. W. (2018). Perlakuan Akuntansi Aset Tetap Berdasarkan PSAK 16 (Revisi 2016) pada PT. Araz Mandiri Jaya Jember. JURNAL RISET AKUNTANSI & KEUANGAN, 6(3), 285-289.

10. Syah, S. R., Merdekawaty, E. G., & Yunianto, R. (2023). ANALISIS PERLAKUAN AKUNTANSI ASET TETAP BERDASARKAN PSAK 16 PADA PT BUMI KARSA DI MAKASSAR. JURNAL ECONOMINA, 2(1), 326-341.

11. Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta

12. Oktaviyana, M., & Nuraini, F. (2025). PENERAPAN PENURUNAN NILAI ASET TETAP BERDASARKAN PSAK 48. Jurnal Akuntansi, Keuangan, Perpajakan Dan Tata Kelola Perusahaan (JAKPT).

13. Roosinda, F. W., Lestari, N. S., Utama, A. A. G. S., Anisah, H. U., Siahaan, A. L. S., Islamiati, S. H. D., Astiti, K. A., Hikmah, N., & Fasa, M. I. (2021). Metode Penelitian Kualitatif. ZAHIR PUBLISHING.

14. Salmiah, N., Wiyati, R., Wibison, R., & Februari, A. C. (2025). PEMBUATAN DAFTAR ASET TETAP DAN MENGHITUNG BEBAN PENYUSUTAN PADA SD IT LUHURING BUDI KELURAHAN. Jurnal Manajemen Pendidikan Dan Pelatihan.

15. Syahrizal, H., & Jailani, M. S. (2023). Jenis-Jenis Penelitian Dalam Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. QOSIM Jurnal Pendidikan, Sosia, Dan Humaniora.

Downloads

Published

18-07-2026

How to Cite

[1]
K. I. Aura and W. H. D. Sukiswo, “Evaluasi Penerapan PSAK No. 16 dalam Perlakuan Akuntansi Aset Tetap pada PT SSBI”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 16552–16560, Jul. 2026.

Issue

Section

Articles