Pengaruh Keterlibatan Kerja, Persepsi Dukungan Organisasi dan Employee Engagement terhadap Kepuasan Kerja Pegawai di Kantor Walikota Jakarta Selatan
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.11731Keywords:
Keterlibatan Kerja, Persepsi Dukungan Organisasi, Employee Engagement, Kepuasan KerjaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlibatan kerja, persepsi dukungan organisasi, dan employee engagement terhadap kepuasan kerja pegawai di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan. Kepuasan kerja menjadi salah satu faktor paling penting yang dapat memengaruhi semangat kerja, loyalitas, produktivitas, serta kualitas pelayanan publik yang diberikan oleh pegawai. Oleh sebab itu, organisasi perlu memahami faktor-faktor yang dapat meningkatkan kepuasan kerja sebagai upaya untuk menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan mendukung pencapaian tujuan organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai Kantor Wali Kota Jakarta Selatan yang dipilih sebagai responden penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS untuk menguji pengaruh masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen. Variabel yang diteliti meliputi keterlibatan kerja, persepsi dukungan organisasi, employee engagement, dan kepuasan kerja pegawai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai. Persepsi dukungan organisasi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai. Selain itu, employee engagement memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai. Secara simultan, keterlibatan kerja, persepsi dukungan organisasi, dan employee engagement terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi keterlibatan pegawai dalam pekerjaan, semakin baik dukungan yang dirasakan dari organisasi, serta semakin kuat keterikatan pegawai terhadap pekerjaannya, maka tingkat kepuasan kerja pegawai juga akan meningkat. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pihak manajemen dalam merumuskan kebijakan pengelolaan sumber daya manusia yang mampu meningkatkan kepuasan kerja, komitmen organisasi, dan kinerja pegawai secara berkelanjutan.
Downloads
References
1. Arikunto, S. (2010). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.
2. Eisenberger, R., Huntington, R., Hutchison, S., & Sowa, D. (1986). Perceived organizational support. Journal of Applied Psychology, 71(3), 500–507.
3. Greenberg, J. (1990). Organizational justice: Yesterday, today, and tomorrow. Journal of Management, 16(2), 399–432.
4. Hackman, J. R., & Oldham, G. R. (1980). Work redesign. Addison-Wesley.
5. Hasibuan, M. S. P. (2014). Manajemen sumber daya manusia. PT Bumi Aksara.
6. Judge, T. A., & Klinger, R. (2008). Job satisfaction: Subjective well-being at work. In M. Eid & R. J. Larsen (Eds.), The science of subjective well-being (pp. 393–413). Guilford Press.
7. Kaswan. (2015). Sikap kerja: Dari teori dan implementasi sampai bukti. Alfabeta.
8. Luthans, F. (2016). Organizational behavior: An evidence-based approach (13th ed.). Information Age Publishing.
9. Mangkunegara, A. A. A. P. (2013). Manajemen sumber daya manusia perusahaan. PT Remaja Rosdakarya.
10. Maslow, A. H. (1943). A theory of human motivation. Psychological Review, 50(4), 370–396.
11. Rhoades, L., & Eisenberger, R. (2002). Perceived organizational support: A review of the literature. Journal of Applied Psychology, 87(4), 698–714.
12. Rich, B. L., Lepine, J. A., & Crawford, E. R. (2010). Job engagement: Antecedents and effects on job performance. Academy of Management Journal, 53(3), 617–635.
13. Saks, A. M. (2006). Antecedents and consequences of employee engagement. Journal of Managerial Psychology, 21(7), 600–619.
14. Schaufeli, W. B., Salanova, M., González-Romá, V., & Bakker, A. B. (2002). The measurement of engagement and burnout: A two sample confirmatory factor analytic approach. Journal of Happiness Studies, 3(1), 71–92.
15. Hayati, N. (2020). Pengaruh persepsi dukungan organisasi dan budaya organisasi terhadap organizational citizenship behavior melalui kepuasan kerja. Equilibrium: Jurnal Ekonomi-Manajemen-Akuntansi, 16(2), 54–61.
16. Nurhandayani, A. (2022). Pengaruh lingkungan kerja, kepuasan kerja, dan beban kerja terhadap kinerja. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital (Ekobil), 1(2), 108–110.
17. Rais, I. S. (2020). Pengaruh perceived organizational support dan budaya organisasi terhadap employee engagement dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening (Studi pada pegawai non-PNS Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kebumen) (Skripsi). Universitas Putra Bangsa.
18. Sari, N. K. (2019). Pengaruh persepsi dukungan organisasi dan keadilan organisasi terhadap kepuasan kerja. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 7(1), 120–128.
19. Tanjung, H. (2020). Pengaruh keterlibatan kerja dan kepuasan kerja terhadap komitmen organisasi pegawai. Jurnal Humaniora: Jurnal Ilmu Sosial, Ekonomi dan Hukum, 4(2), 36–49.
20. Eisenberger, R., Huntington, R., Hutchison, S., & Sowa, D. (1986). Perceived organizational support. Journal of Applied Psychology, 71(3), 500–507.
21. Hasibuan, M. S. P. (2014). Manajemen sumber daya manusia. PT Bumi Aksara.
22. Luthans, F. (2016). Organizational behavior: An evidence-based approach (13th ed.). Information Age Publishing.
23. Mangkunegara, A. A. A. P. (2013). Manajemen sumber daya manusia perusahaan. PT Remaja Rosdakarya.
24. Maslow, A. H. (1943). A theory of human motivation. Psychological Review, 50(4), 370–396.
25. Rhoades, L., & Eisenberger, R. (2002). Perceived organizational support: A review of the literature. Journal of Applied Psychology, 87(4), 698–714.
26. Saks, A. M. (2006). Antecedents and consequences of employee engagement. Journal of Managerial Psychology, 21(7), 600–619.
27. Schaufeli, W. B., Salanova, M., González-Romá, V., & Bakker, A. B. (2002). The measurement of engagement and burnout: A two sample confirmatory factor analytic approach. Journal of Happiness Studies, 3(1), 71–92.
28. Hayati, N. (2020). Pengaruh persepsi dukungan organisasi dan budaya organisasi terhadap Organizational Citizenship Behavior melalui kepuasan kerja. Ekuilibrium: Jurnal Ekonomi-(2), 54–61.
29. Nurhandayani, A. (2022). Pengaruh lingkungan kerja, kepuasan kerja, dan beban kerja terhadap kinerja. Jurnal Ekonomi dan Bi(2), 108–110.
30. Pamungkas. (2024). Pengaruh persepsi dukungan organisasi terhadap keterikatan karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Pengadaan: Jurnal Ilmiah Manajem.
31. Rais, IS (2020). Pengaruh dukungan organisasi yang dirasakan dan budaya organisasi terhadap karyawan(Skripsi). Universitas Putra Bangsa.
32. Sari, NK (2019). Pengaruh persepsi dukungan organisasi dan keadilan organisasi terhadap kepuasan kerja. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 7 (1), 120–128.
33. Sarianti, Fitria, & Nazara. (2020). Identifikasi pengaruh persepsi dukungan organisasi terhadap kepuasan kerja dengan keterikatan kerja sebagai variabel pemediasi. Jurnal Kajian Manajemen dan Wirausaha .
34. Seprianto, O. (2018). Pengaruh keterlibatan kerja terhadap kepuasan kerja dan kinerja pegawai: Studi pada BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah. Jurnal Manajemen Sains dan Organisasi, 5 (1), 44–58.
35. Shanty, Nurahaju, & Marwanto. (2021). Pengaruh persepsi dukungan organisasi dan kepuasan kerja terhadap keterlibatan karyawan. Jurnal Psikologi dan Perkembangan .
36. Tanjung, H. (2020). Pengaruh keterlibatan kerja dan kepuasan kerja terhadap komitmen organisasi pegawai. Jurnal Humaniora: Jurnal Ilmu Sosial, Ekonomi dan Hukum, 4 (2), 36–49.
37. Putri, & Kustini. (2021). Pengaruh disiplin kerja dan keterlibatan kerja terhadap kepuasan kerja karyawan. Brilian: Jurnal Riset dan Konseptual .
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Askha Dea Salsabila, Maswanto Maswanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















