Pengaruh Supply Chain Integration, Green Supply Chain, dan Teknologi Informasi terhadap Kinerja Industri Manufaktur di Sidoarjo

Authors

  • Sandi Davisco Abror Universitas 17 Agustus Surabaya
  • Ulfi Pritiana Universitas 17 Agustus Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.11644

Keywords:

Supply Chain Integration, Green Supply Chain Management, Teknologi Informasi, Manufaktur

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh Supply Chain Integration, Green Supply Chain, dan Teknologi Informasi terhadap Kinerja Industri Manufaktur pada perusahaan manufaktur di Kabupaten Sidoarjo. Penelitian dilatarbelakangi oleh semakin meningkatnya persaingan industri manufaktur yang menuntut perusahaan untuk mampu meningkatkan kinerja operasional serta pemanfaatan teknologi informasi yang efektif. Populasi penelitian terdiri atas perusahaan manufaktur yang memiliki aktivitas rantai pasok, memanfaatkan teknologi informasi, dan menerapkan praktik Green Supply Chain. Sampel penelitian berjumlah 42 responden Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pengumpulan data melalui kuesioner menggunakan skala Likert. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS versi 26 yang meliputi uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas), serta pengujian hipotesis melalui uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh instrumen penelitian dinyatakan valid dan reliabel, serta model regresi memenuhi seluruh asumsi klasik sehingga layak digunakan sebagai alat analisis. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = -3,181 + 0,578X₁ + 0,702X₂ + 1,410X₃. Persamaan tersebut menunjukkan bahwa Supply Chain Integration, Green Supply Chain, dan Teknologi Informasi memiliki arah hubungan positif terhadap Kinerja Industri Manufaktur. Hasil uji simultan menunjukkan bahwa Supply Chain Integration, Green Supply Chain, dan Teknologi Informasi secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Industri Manufaktur dengan nilai F hitung sebesar 83,100 dan tingkat signifikansi <0,001. Selain itu, hasil koefisien determinasi menunjukkan nilai R Square sebesar 0,868 yang berarti bahwa 86,8% variasi Kinerja Industri Manufaktur dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen tersebut, sedangkan sisanya sebesar 13,2% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model penelitian

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. Badan Pusat Statistik Kabupaten Sidoarjo. (2025). Direktori perusahaan industri besar dan sedang Kabupaten Sidoarjo. BPS Kabupaten Sidoarjo.

2. Ballou, R. H. (2004). Business logistics/supply chain management: Planning, organizing, and controlling the supply chain (5th ed.). Pearson Prentice Hall.

3. Campbell, J. P., McCloy, R. A., Oppler, S. H., & Sager, C. E. (2021). A theory of performance. In C. W. Borman & J. W. Motowildo (Eds.), Personnel selection in organizations (pp. 35–70). Routledge.

4. Cao, M., & Zhang, Q. (2011). Supply chain collaboration: Impact on collaborative advantage and firm performance. Journal of Operations Management, 29(3), 163–180. https://doi.org/10.1016/j.jom.2010.12.008

5. Caroline, A., Pratiwi, R., & Santoso, D. (2023). Pengaruh kompetensi teknologi informasi terhadap kinerja operasional dan produktivitas perusahaan manufaktur. Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi, 12(2), 45–62.

6. Chase, R. B., & Aquilano, N. J. (2018). Operations management for competitive advantage (12th ed.). McGraw-Hill Education.

7. Choi, D., & Hwang, T. (2015). The impact of green supply chain management practices on firm performance: The role of collaborative capability. Operations Management Research, 8(3–4), 69–83. https://doi.org/10.1007/s12063-015-0100-x

8. Chopra, S., & Meindl, P. (2016). Supply chain management: Strategy, planning, and operation (6th ed.). Pearson.

9. Chopra, S., & Meindl, P. (2021). Supply chain management: Strategy, planning, and operation (7th ed.). Pearson.

10. Christopher, M. (2016). Logistics and supply chain management (5th ed.). Pearson.

11. Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.

12. Deloitte. (2023). 2023 manufacturing industry outlook. Deloitte Insights. https://www2.deloitte.com/us/en/insights/industry/manufacturing/manufacturing-industry-outlook.html

13. Dzikriansyah, M. A., Masudin, I., Zulfikarijah, F., Jihan, A. N., & Anggarani, S. (2023). The role of green supply chain management practices on environmental performance: A case of Indonesian small and medium enterprises. Cleaner Logistics and Supply Chain, 6, 100100. https://doi.org/10.1016/j.clscn.2023.100100

14. Flynn, B. B., Huo, B., & Zhao, X. (2010). The impact of supply chain integration on performance: A contingency and configuration approach. Journal of Operations Management, 28(1), 58–71. https://doi.org/10.1016/j.jom.2009.06.001

15. Ghdabi, R., Ayadi, A., & Masmoudi, F. (2019). Green supply chain management and its relationship with environmental performance. International Journal of Industrial and Systems Engineering, 31(4), 512–530.

16. Ghozali, I. (2011). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 19 (edisi ke-5). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

17. Ghozali, I. (2013). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 21 (edisi ke-7). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

18. Hair, J. F., Black, W. C., Babin, B. J., & Anderson, R. E. (2010). Multivariate data analysis (7th ed.). Pearson Prentice Hall.

19. Haniʼaturrofidha, S., Munawaroh, M., & Rahayu, T. (2025). Pengaruh integrasi rantai pasok dan kapabilitas rantai pasok terhadap kinerja operasional perusahaan manufaktur. Jurnal Manajemen Operasional dan Rantai Pasok, 8(1), 23–41.

20. Hasan, M. I. (2006). Pokok-pokok materi statistika 1 (statistika deskriptif) (edisi ke-2). Bumi Aksara.

21. Hasbiah, S. (2024). Metodologi penelitian bisnis dan manajemen (edisi ke-3). Penerbit Andi.

22. Heizer, J., & Render, B. (2020). Operations management: Sustainability and supply chain management (13th ed.). Pearson.

23. Kaplan, R. S., & Norton, D. P. (1996). The balanced scorecard: Translating strategy into action. Harvard Business School Press.

24. Kasim, I. A. L., Andajani, E., & Widjaja, F. N. (2021). Hubungan praktik green supply chain management terhadap kinerja perusahaan pada UMKM Batik di Kota Cirebon. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 10(2), 112–128.

25. Kasim, I. A. L., Andajani, E., & Widjaja, F. N. (2024). Green supply chain management practices and their drivers among manufacturing SMEs. Jurnal Aplikasi Manajemen, 22(1), 1–18.

Downloads

Published

25-07-2026

How to Cite

[1]
S. D. Abror and U. Pritiana, “Pengaruh Supply Chain Integration, Green Supply Chain, dan Teknologi Informasi terhadap Kinerja Industri Manufaktur di Sidoarjo”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 18818–18824, Jul. 2026.

Issue

Section

Articles