Pengaruh Penambahan Limbah Pecahan Kaca (Lampu Neon) yang Dilebur terhadap Campuran Beton Normal (Fc`25 MPa)
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.11640Keywords:
Beton Normal, Limbah Kaca, Lampu Neon, Kuat Tekan, Bahan TambahanAbstract
Kaca merupakan salah satu jenis limbah anorganik yang sulit terdegradasi secara alami dan sering dikategorikan sebagai material berbahaya karena sifatnya yang tajam. Limbah kaca dari pecahan lampu neon termasuk limbah padat yang volumenya terus meningkat seiring perkembangan aktivitas masyarakat dan industri, namun hingga saat ini pemanfaatannya dalam bidang konstruksi masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan limbah pecahan kaca lampu neon yang telah dilebur terhadap kuat tekan beton normal dengan mutu rencana Fc'25 MPa serta menentukan variasi campuran yang memberikan hasil paling efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen laboratorium dengan tiga variasi penambahan limbah kaca, yaitu sebesar 5%, 15%, dan 25% dari berat semen sebagai bahan tambah. Pengujian kuat tekan dilakukan pada umur beton 28 hari menggunakan benda uji berbentuk silinder berukuran 15 × 30 cm sesuai prosedur pengujian beton. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kuat tekan rata-rata beton normal mencapai 25,91 MPa, sedangkan beton dengan penambahan limbah kaca sebesar 5% menghasilkan kuat tekan 25,95 MPa, campuran 15% sebesar 24,16 MPa, dan campuran 25% sebesar 24,96 MPa. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa limbah kaca lampu neon memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai bahan tambahan dalam campuran beton normal. Variasi penambahan sebesar 5% memberikan hasil paling optimal karena mampu meningkatkan kuat tekan beton dibandingkan beton normal, sedangkan penambahan dalam jumlah yang lebih tinggi cenderung menurunkan nilai kuat tekan akibat berkurangnya efektivitas ikatan antar material penyusun beton secara keseluruhan.
Downloads
References
[1] M. N. Ikhsan, H. Prayuda, dan F. Saleh, "Pengaruh penambahan pecahan kaca sebagai bahan pengganti agregat halus dan penambahan fiber optik terhadap kuat tekan beton serat," 2016.
[2] L. Indriani, "Pemanfaatan pecahan kaca (beling) sebagai agregat halus pada beton," 2016.
[3] M. Raffel, Dhestyanto, dan B. Setiawan, "Analisis variasi pengaruh penggunaan fly ash dan limbah pecahan kaca terhadap sifat mekanis high strength concrete," 2024.
[4] O. R. Satria, E. Septiandini, dan A. Purnomo, "Pengaruh pemanfaatan pecahan kaca botol sebagai substitusi agregat pada campuran beton (literature review)," 2023.
[5] A. Mulyadi, Diawarman, dan Ricih, "Analisis pengaruh penambahan limbah pecahan kaca terhadap campuran beton," 2018.
[6] D. Aprilianti, "Sinergitas limbah bubuk gelas lampu neon dan fly ash sebagai pengganti semen dalam campuran mortar ramah lingkungan," 2023.
[7] D. Kurniawan, B. Setiawan, dan A. Prasetya, "Perilaku kuat tekan dan kuat tarik beton campuran limbah plastik HDPE," Semesta Teknika, vol. 16, no. 1, pp. 76-82, 2015. https://doi.org/10.18196/st.v16i1.435
[8] Y. Risdianto dan G. R. L. Tobing, "Pengaruh penambahan serat sabut kelapa (coconut fiber) terhadap kuat tekan, kuat tarik belah dan kuat lentur pada beton," Rekayasa Teknik Sipil, vol. 2, no. 2, pp. 1-8, 2019.
[9] M. I. Saifuddin, B. Edison, dan K. Fahmi, "Pengaruh penambahan campuran serbuk kayu terhadap kuat tekan beton," 2014.
[10] M. D. J. Sumajouw, S. O. Dapas, dan R. S. Windah, "Pengujian kuat tekan beton mutu tinggi," Jurnal Ilmiah Media Engineering, vol. 4, no. 4, pp. 215-218, 2014.
[11] S. Zuraidah dan B. Hastono, "Pengaruh variasi komposisi campuran mortar terhadap kuat tekan," Ge-STRAM: Jurnal Perencanaan dan Rekayasa Sipil, vol. 1, no. 1, pp. 8-13, 2018. https://doi.org/10.25139/jprs.v1i1.801
[12] M. D. Cookson dan P. M. R. Stirk, "Inovasi Beton," pp. 8-37, 2019.
[13] Badan Standardisasi Nasional, SNI 03-1974-1990: Metode Pengujian Kuat Tekan Beton, Jakarta: BSN, 1990.
[14] Badan Standardisasi Nasional, SNI 03-2847-2002: Tata Cara Perhitungan Struktur Beton untuk Bangunan Gedung, Jakarta: BSN, 2002.
[15] Direktorat Penyelidikan Masalah Bangunan, Peraturan Beton Bertulang Indonesia (PBI) 1971, Bandung: Departemen Pekerjaan Umum, 1971.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Bintang Anugrah Esa, Yudhia Pratidina, Edito Dwiantoro

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















