Pengaruh Tax Avoidance dan Kinerja Keuangan terhadap Nilai Perusahaan
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.11635Keywords:
Tax Avoidance, Kinerja Keuangan, Nilai Perusahaan, Return on Assets, Tobin's Q, Transportasi dan Logistik, Bursa Efek IndonesiaAbstract
Penelitian ini menguji pengaruh tax avoidance dan kinerja keuangan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sektor transportasi dan logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2025. Penelitian ini dilandasi oleh agency theory dan signaling theory, di mana tax avoidance dikaji melalui perspektif konflik kepentingan antara manajer dan pemegang saham, sedangkan kinerja keuangan dikaji sebagai sinyal positif yang dikirimkan manajemen kepada investor. Populasi mencakup seluruh perusahaan sub sektor transportasi dan logistik yang terdaftar di BEI selama periode pengamatan, dengan sampel dipilih melalui purposive sampling sehingga diperoleh 17 perusahaan dengan 85 observasi sebagai balanced panel data. Tax avoidance diukur dengan Effective Tax Rate (ETR), kinerja keuangan dengan Return on Assets (ROA), dan nilai perusahaan dengan rasio Tobin's Q, dianalisis melalui regresi data panel menggunakan EViews 14. Berdasarkan uji pemilihan model (Chow, Hausman, dan Lagrange Multiplier), model terbaik yang terpilih adalah Random Effect Model (REM). Hasil uji parsial (uji t) menunjukkan tax avoidance tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan (p-value = 0,9201 > 0,05), sehingga hipotesis pertama ditolak, sementara kinerja keuangan berpengaruh positif dan signifikan (p-value = 0,0093 < 0,05), sehingga hipotesis kedua diterima. Secara simultan, tax avoidance dan kinerja keuangan berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan (F-statistik = 3,5737; p-value = 0,0325 < 0,05), dengan Adjusted R² sebesar 5,77% yang mengindikasikan adanya faktor lain di luar model yang turut memengaruhi nilai perusahaan. Temuan ini mengimplikasikan bahwa manajemen perusahaan sektor transportasi dan logistik perlu memprioritaskan efisiensi operasional dan optimalisasi pengelolaan aset sebagai strategi utama meningkatkan nilai perusahaan secara berkelanjutan.
Downloads
References
1. Agustina, C., & Murtanto, M. (2024). Pengungkap hubungan penghindaran pajak dan nilai perusahaan: Analisis variabel intervening. Jurnal Bina Akuntansi, 11(2), 130-145.
2. Andriati, R., & Nugraha, A. (2024). Pengaruh tax avoidance dan capital intensity terhadap nilai perusahaan dengan kepemilikan institusional sebagai variabel moderasi: Studi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019–2023. Indonesian Accounting Literacy Journal, 4(2). https://doi.org/10.34128/ialj.v4i2.6549
3. Apriliyanti, V., Hermi, H., & Herawaty, V. (2019). Pengaruh kebijakan hutang, kebijakan dividen, profitabilitas, pertumbuhan penjualan dan kesempatan investasi terhadap nilai perusahaan dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi. Jurnal Magister Akuntansi Trisakti, 6(2), 201–224.
4. Brigham, E. F., & Houston, J. F. (2019). Fundamentals of financial management (15th ed.). Cengage Learning.
5. Desai, M. A., & Dharmapala, D. (2009). Corporate tax avoidance and firm value. The Review of Economics and Statistics, 91(3), 537–546. https://doi.org/10.1162/rest.91.3.537
6. Dewi, N. P. S. R., & Wirawati, N. G. P. (2021). Pengaruh tax avoidance pada nilai perusahaan dengan kinerja keuangan sebagai variabel moderasi. E-Jurnal Akuntansi, 31(8), 1987–2000. https://doi.org/10.24843/EJA.2021.v31.i08.p10
7. Firmansyah, A., & Rahayu, S. (2023). Kinerja keuangan dan struktur modal: Dampaknya pada nilai perusahaan. Jurnal Manajemen Bisnis, 14(1), 45–62. https://doi.org/10.5430/jmb.v14n1p45
8. Hidayat, T., Sari, N., & Putra, R. (2021). Analisis rasio keuangan sebagai pengukur kinerja perusahaan manufaktur. Jurnal Ilmu Manajemen, 9(3), 201–218. https://doi.org/10.2966/jim.v9n3.2021
9. Husna, A., & Satria, I. (2019). Effects of return on asset, debt to asset ratio, current ratio, firm size, and dividend payout ratio on firm value. International Journal of Economics and Financial Issues, 9(5), 50–54. https://doi.org/10.32479/ijefi.8595
10. Jensen, M. C., & Meckling, W. H. (1976). Theory of the firm: Managerial behavior, agency costs and ownership structure. Journal of Financial Economics, 3(4), 305–360. https://doi.org/10.1016/0304-405X(76)90026-X
11. Lestari, D. I., & Kurniawan, A. R. (2023). Peran kinerja keuangan dalam memoderasi pengaruh tax avoidance pada nilai perusahaan. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Bisnis, 18(2), 234–250. https://doi.org/10.24843/JIAB.2023.v18.i02.p05
12. Mishra, P., Pandey, C. M., Singh, U., Gupta, A., Sahu, C., & Keshri, A. (2021). Descriptive statistics and normality tests for statistical data. Annals of Cardiac Anaesthesia, 24(1), 67–72. https://doi.org/10.4103/aca.ACA15720
13. Pratama, E., & Rahmawati, F. (2022). Determinan tax avoidance pada perusahaan publik di Indonesia. Jurnal Akuntansi Kontemporer, 13(2), 89–105. https://doi.org/10.34204/jak.v13i2.2022
14. Putri, A. D., & Rahmawati, R. (2022). Pengaruh tax avoidance dan kinerja keuangan terhadap nilai perusahaan. Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia, 26(1), 45–56. https://doi.org/10.20885/jaai.vol26.iss1.art5
15. Putri, M., & Lestari, P. (2024). Pengaruh tax avoidance terhadap kinerja keuangan dan nilai perusahaan. Jurnal Riset Akuntansi, 16(1), 33–50. https://doi.org/10.31942/jra.v16i1.2024
16. Rahmadhani, F., Isynuwardhana, D., & Nurbaiti, A. (2025). Pengaruh enterprise risk management, profitabilitas, dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan dengan good corporate governance sebagai variabel moderasi (Pada perusahaan sektor transportasi dan logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024). RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 4(1). https://doi.org/10.62335/riggs.v4i1.5334
17. Rosopa, P. J., Schaffer, M. M., & Schroeder, A. N. (2021). Managing heteroscedasticity in general linear models. Psychological Methods, 26(4), 439–456. https://doi.org/10.1037/met0000352
18. Sari, N., Hidayat, T., & Putra, R. (2023). Corporate governance dan tax avoidance: Peran dewan direksi dan kepemilikan institusional. Jurnal Akuntansi dan Governance, 4(2), 141–160. https://doi.org/10.24843/jag.2023.v04.i02
19. Setiani, F. N., & Astawa, I. G. P. B. (2023). Pengaruh keputusan investasi, keputusan pendanaan, dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan (Studi kasus pada sektor transportasi dan logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019–2022). Vokasi: Jurnal Riset Akuntansi, 12(2), 96–107. https://doi.org/10.23887/vjra.v12i2.61934
20. Spence, M. (1973). Job market signaling. The Quarterly Journal of Economics, 87(3), 355–374. https://doi.org/10.2307/1882010
21. Wulandari, S., & Nugroho, A. (2022). Analisis DuPont untuk mengukur kinerja keuangan perusahaan sektor konsumsi. Jurnal Manajemen & Bisnis, 11(3), 210–228. https://doi.org/10.24198/jmb.v11i3.2022
22. Yulianti, V., Purba, M. L., & Ningrum, W. K. (2024). Pengaruh tax planning, tax avoidance, dan firm size terhadap nilai perusahaan. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 4(1). https://doi.or
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dewi Rizky Kusumonegoro, Rayhan Kurnia Darma Putra, Rizki Aditama Nugraha, Hexana Sri Lastanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















