Analisis Kinerja Keuangan PT Bank Seabank Indonesia Tbk Menggunakan Rasio ROA, ROE, LDR, dan CAR sebagai Dasar Pertimbangan Investasi

Authors

  • Kiki Subagyo Subagyo Universitas Indonesia Membangun
  • Reva Desi Setiani Setiani Universitas Indonesia Membangun
  • Elis Lisnawati Lisnawati Universitas Indonesia Membangun
  • Muthia Lies Pujiati Tejaningrum Universitas Indonesia Membangun
  • Susinta Rosanti Universitas Indonesia Membangun
  • Devi Oktaviny Universitas Indonesia Membangun
  • Palupi Permata Rahmi Universitas Indonesia Membangun
  • Eko Djoko Prabowo PT. Bank Rakyat Indonesia Kantor Wilayah Bandung

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.11565

Keywords:

SeaBank, Kinerja Keuangan, ROA, ROE, LDR, CAR, Investasi Bank Digital

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi signifikan dalam sektor perbankan Indonesia, melahirkan bank digital yang menawarkan kemudahan transaksi dan efisiensi operasional. PT Bank SeaBank Indonesia Tbk, sebagai salah satu bank digital terkemuka hasil transformasi dari Bank Kesejahteraan Ekonomi (BKE) yang diakuisisi Sea Group pada tahun 2021, menunjukkan pertumbuhan pesat dalam ekosistem digital terintegrasi dengan Shopee dan ShopeePay. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan SeaBank menggunakan rasio Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), Loan to Deposit Ratio (LDR), dan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebagai dasar pertimbangan investasi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis rasio keuangan komparatif pada laporan keuangan periode 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2025. Hasil penelitian menunjukkan kinerja profitabilitas yang sangat baik dengan ROA meningkat dari 1,55% menjadi 2,27% (melampaui standar OJK >1,2%) dan ROE melonjak dari 6,93% menjadi 11,51%, sejalan dengan peningkatan laba bersih sebesar 79,10%. Rasio LDR tercatat sebesar 92,32% dan CAR sebesar 23,29%, yang meskipun mengalami penurunan dari periode sebelumnya, masih berada dalam koridor aman regulasi dan didukung oleh kualitas aset yang terjaga (NPL Gross 1,82%). Berdasarkan sintesis keempat rasio tersebut, kinerja keuangan PT Bank SeaBank Indonesia Tbk dinyatakan sangat layak sebagai dasar pertimbangan investasi, dengan rekomendasi bagi investor untuk menjadikannya pilihan portofolio jangka menengah hingga panjang, serta bagi manajemen untuk memantau likuiditas dan kecukupan modal secara berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. APJII. (2023). Profil Internet Indonesia 2023: Survei Penetrasi dan Perilaku Pengguna Internet Indonesia. Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia.

2. Bank Indonesia. (2022). Laporan Perkembangan Pembayaran Digital dan Cashless Society di Indonesia. Bank Indonesia.

3. Bodie, Z., Kane, A., & Marcus, A. J. (2018). Investments. McGraw-Hill Education.

4. Fahmi, I. (2021). Pengantar Manajemen Keuangan. Alfabeta.

5. Fama, E. F. (1970). Efficient Capital Markets: A Review of Theory and Empirical Work. The Journal of Finance, 25(2), 383-417.

6. Graham, B. (2006). The Intelligent Investor: The Definitive Book on Value Investing (Revised Edition). Harper Business.

7. Harahap, S. S. (2021). Analisis Kritis atas Laporan Keuangan. Rajawali Pers.

8. Haryanto, S. (2022). Akuisisi dan Transformasi Digital PT Bank Kesejahteraan Ekonomi Menjadi SeaBank. Jurnal Manajemen dan Keuangan, 10(3), 45-58.

9. Husnan, S. (2020). Dasar-Dasar Teori Portofolio dan Analisis Sekuritas. UPP STIM YKPN.

10. Kasmir. (2021). Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya. Raja Grafindo Persada.

11. Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (2021). Laporan Kepemilikan dan Pengawasan Bank: Persetujuan Perubahan Nama PT Bank Kesejahteraan Ekonomi menjadi PT Bank SeaBank Indonesia. OJK.

12. Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (2022). Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia 2021-2025. OJK.

13. Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (2023a). Laporan Tren Perbankan Digital Indonesia 2023. OJK.

14. Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (2023b). Peraturan Otoritas Jasa Keuangan tentang Bank Digital dan Tata Kelola Teknologi Informasi Perbankan. OJK.

15. Pratama, A., & Suharsono, S. (2023). Risiko Kredit Digital dan Pengaruhnya Terhadap Profitabilitas Bank Berbasis Fintech di Indonesia. Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan, 11(2), 78-92.

16. Pratiwi, D., & Nugroho, A. (2022). Analisis Faktor Penggunaan Bank Digital di Indonesia. Jurnal Manajemen Keuangan Indonesia, 5(2), 45-53.

17. PT Bank SeaBank Indonesia Tbk. (2023). Laporan Keuangan Publikasi Per 30 September 2023. SeaBank Indonesia.

18. PT Bank SeaBank Indonesia Tbk. (2026). Laporan Keuangan Publikasi Per 31 Desember 2025 (Diaudit oleh KAP Purwanto, Suherman & Surja). SeaBank Indonesia.

19. Rahmawati, N. (2021). Analisis Kinerja Keuangan pada Perbankan Digital di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia, 8(1), 60-71.

20. Setiawan, dkk. (2023). Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan Bank Digital dan Bank Konvensional.

21. Tandelilin, E. (2017). Portofolio dan Investasi: Teori dan Aplikasi (Edisi Pertama). Kanisius.

22. Tandelilin, E. (2020). Portofolio dan Investasi: Teori dan Aplikasi. Kanisius.

23. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan.

Downloads

Published

17-07-2026

How to Cite

[1]
K. S. Subagyo, “Analisis Kinerja Keuangan PT Bank Seabank Indonesia Tbk Menggunakan Rasio ROA, ROE, LDR, dan CAR sebagai Dasar Pertimbangan Investasi”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 16106–16112, Jul. 2026.

Issue

Section

Articles