Analisis Kemampuan Menulis Nama Sendiri pada Anak Kelompok B di TK Melati Bulango Timur dengan Studi Statistik Deskriptif
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.11473Keywords:
Anak Usia Dini, Kelompok B, Kemampuan Menulis Nama, Literasi Awal, Motorik Halus, Statistik Deskriptif, TK Melati Bulango TimurAbstract
Kemampuan menulis nama sendiri merupakan salah satu fondasi literasi awal yang sangat penting dikuasai oleh anak usia dini, khususnya pada kelompok B taman kanak-kanak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan menulis nama sendiri pada anak Kelompok B di TK Melati Bulango Timur melalui pendekatan studi statistik deskriptif. Subjek penelitian mencakup 15 anak, terdiri dari 8 anak perempuan dan 7 anak laki-laki. Berdasarkan observasi dan dokumentasi pembelajaran, ditemukan bahwa 11 dari 15 anak (73,33%) telah mampu menulis nama sendiri secara mandiri, sedangkan 4 anak (26,67%) masih memerlukan berbagai bentuk bantuan. Keempat anak yang belum mandiri tersebut menunjukkan profil yang berbeda: K hanya mampu menyalin nama yang sudah tertulis di kertas sebagai panduan; T dapat menulis namun membutuhkan pendampingan langsung; sementara Z dan G sama sekali belum dapat memulai aktivitas menulis tanpa bantuan penuh dari guru sejak awal. Analisis deskriptif menunjukkan bahwa faktor penyebab hambatan meliputi perkembangan motorik halus yang belum optimal, minimnya stimulasi literasi di lingkungan keluarga, kurangnya kepercayaan diri, serta variasi gaya belajar anak. Penelitian ini merekomendasikan intervensi pedagogis yang bersifat individual, berupa latihan motorik halus terstruktur, penggunaan media pembelajaran variatif, dan kolaborasi intensif antara guru dengan orang tua. Temuan ini diharapkan menjadi kontribusi empiris bagi pengembangan strategi pembelajaran literasi awal di lembaga PAUD.
Downloads
References
1. Abdulkarim, M., & Laiya, R. A. (2023). Profil kemampuan motorik halus dan keaksaraan awal anak TK Kelompok B di Kabupaten Gorontalo. Jurnal Ilmiah VISI PAUD, 18(1), 45–58. https://doi.org/10.21009/JVPPTK.18.1.05
2. Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2022). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). SAGE Publications. https://www.sagepub.com/en-us/nam/research-design/book255492
3. Gerde, H. K., Bingham, G. E., & Pendergast, M. L. (2022). Predictors and outcomes of early writing: Children's writing skills at 5 years old. Journal of Educational Psychology, 114(4), 712–730. https://doi.org/10.1037/edu0000664
4. Herlina, S., & Wijayanti, R. (2021). Efektivitas media pasir kinetik terhadap kemampuan menulis nama anak kelompok B TK Aisyiyah Yogyakarta. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 9(2), 211–220. https://doi.org/10.23887/paud.v9i2.37892
5. Kemendikbud. (2021). Standar nasional pendidikan anak usia dini dan pedoman implementasinya. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. https://jdih.kemdikbud.go.id/arsip/Permendikbud%20Nomor%20137%20Tahun%202014.pdf
6. Nugraha, A., Kurniasih, S., & Rahmawati, D. (2022). Analisis kemampuan menulis nama sendiri anak kelompok B di TK se-Kabupaten Bandung Barat. Jurnal Penelitian Pendidikan, 22(1), 89–104. https://doi.org/10.17509/jpp.v22i1.45890
7. Oktari, D. S., & Nurhafizah. (2022). Perkembangan keaksaraan awal anak usia 5–6 tahun di TK Kota Padang: Studi deskriptif. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(4), 3315–3326. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i4.2234
8. Purwasih, R., Fadhilah, N., & Asrianti, D. (2023). Pengaruh lingkungan literasi keluarga terhadap kemampuan keaksaraan awal anak usia dini. Jurnal Ilmiah Potensia, 8(1), 65–77. https://doi.org/10.33369/jip.8.1.65-77
9. Puranik, C. S., & Lonigan, C. J. (2021). Name-writing proficiency, not length of name, is associated with preschool children's emergent literacy skills. Early Childhood Research Quarterly, 54, 218–229. https://doi.org/10.1016/j.ecresq.2020.09.008
10. Santrock, J. W. (2021). Children: A topical approach to lifespan development (9th ed.). McGraw-Hill Education. https://www.mheducation.com/highered/product/children-topical-approach-lifespan-development-santrock/M9781260734614.html
11. Saputra, N. E., & Anggraeni, P. (2023). Hubungan antara pengenalan huruf dan kemampuan menulis awal anak usia 5–6 tahun. Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI), 5(2), 101–115. https://doi.org/10.36722/audhi.v5i2.1456
12. Sari, I. P., & Prasetyo, A. (2023). Pendekatan ekologis Bronfenbrenner dalam memahami perkembangan literasi awal anak usia dini. Jurnal Pendidikan Usia Dini, 17(1), 23–41. https://doi.org/10.21009/JPUD.171.02
13. Soetjiningsih, C. H., & Ranuh, I. G. N. (2021). Tumbuh kembang anak (edisi ke-3). Penerbit Buku Kedokteran EGC. https://www.penerbitemc.com/product/tumbuh-kembang-anak-edisi-3
14. Sugiono. (2020). Perkembangan anak usia dini: Kajian teori dan praktik. Pustaka Pelajar. https://www.pustakapelajar.co.id
15. Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (edisi ke-3). Alfabeta. https://www.alfabeta.id/metode-penelitian-kuantitatif-kualitatif-dan-r-d
16. Wahyuni, S., & Supriyadi, E. (2021). Deskripsi kemampuan motorik halus anak kelompok B TK di Provinsi Sulawesi Tengah: Sebuah kajian statistik deskriptif. Jurnal Golden Age, 5(2), 314–325. https://doi.org/10.29408/jga.v5i2.3894
17. Yusuf, S., & Sugandhi, N. M. (2022). Perkembangan peserta didik (edisi ke-4). RajaGrafindo Persada. https://www.rajagrafindo.co.id/produk/perkembangan-peserta-didik
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Irvin Novita Arifin, Nurvawidya Hamzah, Apriliani Limonu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















