Analisis Kinerja Keuangan, Financial Distress dan Green Accounting terhadap Agresivitas Pajak
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.11294Keywords:
Agresivitas Pajak, Financial Distress, Green Accounting, Kinerja KeuanganAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh kinerja keuangan, financial distress, dan green accounting terhadap agresivitas pajak pada perusahaan sektor properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024. Pendekatan kuantitatif diterapkan dengan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan. Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan metode purposive sampling berdasarkan 4 (empat) kriteria yang telah ditetapkan, sehingga menghasilkan 15 perusahaan dengan total 75 unit observasi selama lima tahun periode pengamatan. Analisis data dilakukan melalui regresi data panel menggunakan perangkat lunak Eviews 12, di mana model Random Effect (REM) terpilih sebagai model estimasi terbaik berdasarkan serangkaian Uji Chow, Uji Hausman, dan Uji Lagrange Multiplier. Seluruh uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, multikolinieritas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi telah terpenuhi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap agresivitas pajak dengan nilai probabilitas F sebesar 0,0268. Namun secara parsial, hanya kinerja keuangan yang berpengaruh negatif dan signifikan terhadap agresivitas pajak dengan nilai probabilitas 0,0369, sedangkan financial distress dengan probabilitas 0,7133 dan green accounting dengan probabilitas 0,7622 tidak berpengaruh secara signifikan terhadap agresivitas pajak. Penelitian ini memberikan wawasan dan pengetahuan mengenai agresivitas pajak bagi regulator perpajakan dan manajemen perusahaan.
Downloads
References
[1] CNBC Indonesia, “Shortfall Pajak 2025 Capai Rp 271,1 T, Ini Biang Keroknya,” 2026.
[2] T. Y. Tyan, A. L. Wijaya, and N. Amah, “Pengaruh Capital Intensity, Green Accounting dan Green Innovation Terhadap Agresivitas Pajak pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI Periode 2018-2022,” SIMBA Semin. Inov. Manaj. Bisnis dan Akunt. 6, 2024.
[3] R. Fitriana, “Kabar Gembira! Beli Rumah, Diskon PPN 100%,” Direktorat Jenderal Pajak, 2026.
[4] E. D. Rosmalinda, “Pengaruh Profitabilitas Dan Nilai Perusahaan Terhadap Agresivitas Pajak Pada Perusahaan Manufaktur Asean,” Litera J. Literasi Akunt., vol. 4, no. 3, pp. 153–162, 2024, doi: 10.55587/jla.v4i3.133.
[5] F. H. Prastyo, M. P. Sari, and D. Ekavian, “Pengaruh Profitabilitas, Ukuran Perusahaan, Dan Intensitas Modal Terhadap Agresivitas Pajak Dengan Independen Komisaris Sebagai Variabel Moderasi,” JAE J. Akunt. DAN Ekon., vol. 9, no. 3, 2024, doi: 10.29407/jae.v9i3.23467.
[5] F. H. Prastyo, M. P. Sari, and D. Ekavian, “Pengaruh Profitabilitas, Ukuran Perusahaan, Dan Intensitas Modal Terhadap Agresivitas Pajak Dengan Independen Komisaris Sebagai Variabel Moderasi,” JAE J. Akunt. DAN Ekon., vol. 9, no. 3, 2024, doi: 10.29407/jae.v9i3.23467.
[6] G. D. Desriyunia, K. Wulandhari, D. Puspita, and T. Yulaeli, “Faktor – faktor Rasio Keuangan meliputi : Rasio Likuiditas , Rasio Solvabilitas , Rasio Profitabilitas , Rasio Aktivitas , dan Rasio Investasi , Berpengaruh Terhadap Kinerja Laporan Keuangan ( Literature Review Manajemen Keuangan ),” SAMMAJIVA J. Penelit. Bisnis dan Manaj., vol. 1, no. 3, pp. 131–155, 2023, doi: 10.47861/sammajiva.v1i2.356.
[7] I. D. Tanisa and H. S. Lastanti, “PENGARUH KINERJA KEUANGAN, UKURAN PERUSAHAAN, KOMISARIS INDEPENDEN, DAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY TERHADAP AGRESIVITAS PAJAK,” J. Ekon. Trisakti, vol. 2, no. 2, pp. 501514, 2022, doi: 10.25105/jet.v2i2.14214.
[8] A. Y. Sima, L. P. Tangdialla, and C. Askikarno, “Pengaruh Corporate Social Responsibility (CSR), Leverage dan Profitabilitas Terhadap Agresivitas Pajak,” JeJAk J. Mhs. Akunt., vol. 1, no. 1, 2023.
[9] D. L. P. Sasmita and Kurnia, “Pengungkapan Corporate Social Responsibility Dan Profitabilitas Terhadap Agresivitas Pajak Dengan Pemoderasi Intellectual Capital,” J. Ilmu dan Ris. Akunt., vol. 13, no. 5, 2024.
[10] E. Kustari and Jenni, “Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, Intensitas Modal Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Agresivitas Pajak Pada Perusahaan Sub Sektor Property Dan Real Estate Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode Tahun 2019-2023,” Glob. Account. J. Akunt., vol. 3, no. 2, 2024.
[11] D. A. Matanari, “Pengaruh Profitabilitas , Leverage , dan Likuiditas terhadap Agresivitas Pajak ( Studi Empiris Perusahaan Sektor Energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2018-2020 ),” J. Buana Akunt., vol. 7, no. 2, pp. 162–178, 2022, doi: 10.36805/akuntansi.v7i2.2437.
[12] S. F. I. Permata, R. Nugroho, and H. S. Muararah, “Pengaruh Financial Distress, Manajemen Laba Dan Kecakapan Manajemen Terhadap Agresivitas Pajak,” J. Info Artha, vol. 5, no. 2, pp. 93–107, 2021.
[13] L. R. Alafiah, R. Fitrios, and R. A. Hanif, “Pengaruh Financial Distress, Komite Audit, Dan Profitabilitas Terhadap Agresivitas Pajak Dan Dampaknya Terhadap Nilai Perusahaan,” Substansi Sumber Artik. Akuntansi, Audit. dan Keuang. Vokasi, vol. 5, no. 2, pp. 95120, 2020.
[14] A. P. Romadhina, “Pengaruh Kepemilikan Institusional, Intensitas Aset Tetap, Dan Financial Distress Terhadap Agresivitas Pajak,” Gorontalo Account. J., vol. 6, no. 2, pp. 272–282, 2023, doi: 10.32662/gaj.v6i2.3171.
[15] V. Astrika, E. Widodo, and T. Widuri, “Pengaruh CSR, GCG, Agresivitas Pajak Terhadap Financial Distress,” Triwikrama J. Ilmu Sos., vol. 01, pp. 50–60, 2023.
[16] A. Lutfia and W. N. Hidayati, “Pengaruh Ukuran Perusahaan, Financial Distress, dan Intensitas Modal Terhadap Agresivitas Pajak dengan Kinerja Keuangan Sebagai Variabel Moderasi,” Realible Account. J., vol. 4, no. 1, 2024.
[17] C. Djohar and Angelina, “Pengaruh Managerial Ownership, Financial Distress dan Capital Intensity Terhadap Tax Aggressivenes Pada Perusahaan Properti dan Real Estate yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2016-2020,” Indones. J. Manag. Stud., vol. 1, no. 1, pp. 1–11, 2022.
[18] F. Kartika, “Pengaruh struktur kepemilikan, tingkat leverage, dan financial distress terhadap tindakan aggresivitas pajak (studi perusahaan manufaktur di bursa efek indonesia),” J. Competency Bus., vol. 6, no. 1, pp. 95–115, 2022.
[19] R. M. Maulana and V. Herawaty, “Pengaruh Strategi Bisnis Prospector, Capital Intensity, Dan Green Accounting Terhadap Agresivitas Pajak Dengan Political Connections Sebagai Moderasi,” J. Ekon. Trisakti, vol. 5, no. 2, pp. 1111–1120, 2025, doi: 10.25105/jet.v5i2.23702.
[20] J. B. P. Angin, R. S. Maruli, and J. S. Ulyreke, “Pengaruh Green Accounting, Media Exposure, Dan Corporate Social Responsibility Terhadap Agresivitas Pajak (Studi Kasus Perusahaan Sektor Industri Dasar Dan Kimia Pada Tahun 2019-2023 Yang Terlisting Di Bursa Efek Indonesia),” COSTING J. Econ. Bus. Account., vol. 7, no. 6, pp. 5381–5394, 2024.
[21] M. Y. Maniahala, J. S. Ulyreke, and R. S. Marul, “PENGARUH PENERAPAN GREEN ACCOUNTING DAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIIBILITY TERHADAP AGRESIVITAS PAJAK Studi Kasus Pada Perusahaan Sektor Energi Subsektor Minyak Dan Gas Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019-2023),” J. Ilm. Manaj. Ekon. Dan Akunt., vol. 2, no. 3, pp. 82–95, 2025, doi: 10.62017/jime.
[22] Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. 2024.
[23] Y. T. Fahma and N. D. Setyaningsih, “Analisis Financial Distress Dengan Metode Altman, Zmijewski, Grover, Springate, Ohlson Dan Zavgren Untuk Memprediksi Kebangkrutan Perusahaan Ritel,” J. Ilm. Bisnis dan Ekon. Asia, p. 15, 2021, doi: 10.32812/jibeka.v15i2.398.
[24] A. T. Basuki, “Analisis Data Panel Dalam Penelitian Ekonomi dan Bisnis (Dilengkapi Dengan Penggunaan Eviews),” Katalog Dalam Terbit., 2021.
[25] C. M. Jensen and H. W. Meckling, “Theory of the Firm: Managerial Behavior, Agency Costs and Ownership Structure,” J. financ. econ., vol. 3, pp. 305–360, 1976.
[26] N. A. Astika and A. G. Asalam, “Pengaruh Corporate Governance dan Financial Distress Terhadap Agresivitas Pajak (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur Sektor Industri Barang Konsumsi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2016-2020),” J. Ekombis Rev. – J. Ilm. Ekon. dan Bisnis, vol. 11, no. 1, pp. 95–106, 2023, doi: 10.37676/ekombis.v11i1.
[27] H. Hasan and N. Syayanti, “Mengukur Kinerja Keuangan Dengan menggunakan metode Analisis Economic Value Added ( EVA ) Financial Performance Using Economic Value Added ( EVA ) Analysis Method,” Accounting, Account. Organ. Syst. J., vol. 4, no. 1, pp. 50–60, 2022.
[28] S. A. Utami and S. S. Darma, “Pengaruh Corporate Social Responsibility (CSR), Kinerja Keuangan, dan Intensitas Aset Tetap Terhadap Agresivitas Pajak,” Realible Account. J., vol. 2, no. 1, 2022.
[29] J. Dowling and J. Pfeffer, “Organizational Legitimacy: Social Values and Organizational Behavior,” Pac. Sociol. Rev., vol. 18, no. 3, pp. 122–136, 1975.
[30] D. K. Wardani, A. C. Abinowo, and F. Cholifiana, “The Effect of Tax Aggressiveness on Company Value with Green Accounting as a Moderating Variable,” J. Manag. Bus. Rev., vol. 22, no. 2, pp. 134–143, 2025, doi: 10.34149/jmbr.v22i2.772.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Cha Cha Olivia, Baiq Fitri Arianti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















