Pengaruh Beban Kerja terhadap Produktivitas Karyawan Divisi Produksi di PT. Wijaya Karya Beton Tbk. Makassar
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.11129Keywords:
Beban Kerja, Produktivitas Karyawan, Manufaktur Beton Pracetak, Regresi Linear SederhanaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja terhadap produktivitas karyawan divisi produksi di PT. Wijaya Karya Beton Tbk. Makassar. Beban kerja yang tinggi pada industri manufaktur beton pracetak menjadi perhatian penting mengingat tuntutan fisik, kompleksitas tugas, dan tekanan waktu yang dihadapi karyawan dapat berdampak langsung pada kinerja dan produktivitas perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan divisi produksi PT. Wijaya Karya Beton Tbk. Makassar sebanyak 63 orang, dan seluruh populasi dijadikan sampel (sampel jenuh). Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert 1–5 dan dianalisis menggunakan analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas karyawan, yang dibuktikan dengan nilai signifikansi uji t sebesar 0,000 (< α = 0,05). Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 10,568 + 0,761X, yang berarti setiap peningkatan satu satuan beban kerja akan meningkatkan produktivitas sebesar 0,761 satuan. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,401 menunjukkan bahwa beban kerja mampu menjelaskan 40,1% variasi produktivitas karyawan. Arah pengaruh positif ini didukung oleh profil responden yang didominasi karyawan berpengalaman (masa kerja > 6 tahun sebesar 57,1%) dan berstatus Tenaga Harian Mandor (THM) sebesar 79,4%, sehingga beban kerja yang terstruktur justru menstimulasi kinerja optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan beban kerja secara proporsional merupakan strategi kunci dalam meningkatkan produktivitas karyawan pada industri manufaktur berat.
Downloads
References
[1] Ahmad, H. R., & Hariasih, M. (2023). Work Factors, Employee Performance, and Job Satisfaction in Manufacturing. Section Business and Economics, 8(1).
[2] Arikunto, S. (2019). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
[3] Baskoro, Y., & Rahman, T. (2021). Pengaruh Beban Kerja terhadap Produktivitas Kerja. JAPB: Jurnal Administrasi Publik dan Bisnis, 4(2), 1204–1214.
[4] Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (6th ed.). SAGE Publications.
[5] Dewi, L. A. Y., & Sujana, N. (2021). Produktivitas Kerja Karyawan Berdasarkan Upah dan Lingkungan Kerja. Ekuitas: Jurnal Pendidikan Ekonomi, 9(1), 116–126.
[6] Ghozali, I. (2021). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 26 (Ed. 10). Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
[7] Jobén. (2022). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produktivitas Kerja. Journal of Management, Economic and Accounting (JMEA), 1(1), 72–81.
[8] Karyatun, S., Wahyono, T., Apriadi, I., Priyono, P., Andy, M., Hakim, R., & Soelton, M. (2023). Determinants of Employee Performance in the Manufacturing Industry. Journal of Management and Leadership, 6(09), 79–89.
[9] Koriyah, N. U. (2025). Pengaruh Beban Kerja dan Improvement terhadap Produktivitas Karyawan pada PT Omron Manufacturing of Indonesia. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 2(c), 185–194.
[10] Marjuni, S. (2024). Manajemen Sumber Daya Manusia: Teori dan Aplikasi (Vol. 1). Makassar: Chakti Pustaka Indonesia.
[11] Mikhriani, Virsal, A. D., & Lada, S. (2025). Employee Engagement, Job Satisfaction, Organizational Culture, and Servant Leadership as Drivers of Worker Productivity. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 28(1), 221–246.
[12] Muna, F. N., & Widjajani, S. (2025). Pengaruh Stres Kerja dan Beban Kerja terhadap Produktivitas Karyawan. Jurnal Volatilitas, 7(1), 148–157.
[13] Ningsih, L. K. (2023). Ekonomi Sumber Daya Manusia Indonesia. Jurnal Manajemen Bisnis Transportasi.
[14] Rubi Babullah. (2024). Mengenal Sumber Daya Manusia: Pengertian dan Fungsinya. Jurnal Arjuna: Publikasi Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Matematika, 2(4), 187–204.
[15] Ruslan, Bikawati, S., Marjuni, A., & Achruh, A. (2024). Teori-Teori Pengembangan Sumber Daya Manusia, Pendidikan Islam dan Tantangan Modern. Jurnal PenKoMi, 7(2), 308–318.
[16] Suparman, T. I. (2024). The Effect of Flexible Work System, Workload, Work Ability, Job Satisfaction, Employee Engagement and Work Stress on Employee Performance. Journal of Management Research, 5(3), 1243–1259.
[17] Tarwaka. (2015). Ergonomi Industri: Dasar-Dasar Pengetahuan Ergonomi dan Aplikasi di Tempat Kerja. Solo: Harapan Press.
[18] Wardani, A. K., Ratnawati, Wiryanto, & Wirapuspita, R. (2022). Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Produktivitas Kerja Karyawan di PT. Pangan Jaya Bersama. Formosa Journal of Science and Technology, 1(5), 555–564.
[19] Yatminiwati, M., & Hidayat, Z. (2025). Optimizing Digital HR to Improve Employee Work-Life Balance and Productivity. Jurnal Ilmu Manajemen Advantage, 9(2), 195–203.
[20] Zebua, Y., & Nugraheni, K. S. (2025). The Relationship between Workload and Work Environment on Employee Performance: A Study at PT MOD. LITERACY: International Scientific Journals of Social, Education, Humanities, 1.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Rizaldi, Andi Jam'an, Sitti Nurbaya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















