Transformasi Digital dan Reproduksi Ketimpangan Sosial Ekonomi di Indonesia: Perspektif Sosiologi Ekonomi
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.11105Keywords:
Transformasi Digital, Ketimpangan Sosial-Ekonomi, Sosiologi Ekonomi, Pembangunan Inklusif, DigitalisasiAbstract
Transformasi digital telah membawa perubahan yang signifikan dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Indonesia. Perkembangan teknologi digital tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis digital, tetapi juga memengaruhi pola interaksi sosial, struktur pekerjaan, serta distribusi akses ekonomi dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana transformasi digital mereproduksi ketimpangan sosial-ekonomi di Indonesia dalam perspektif sosiologi ekonomi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis melalui studi kepustakaan (library research). Data penelitian diperoleh dari berbagai sumber ilmiah, seperti jurnal, buku, artikel akademik, laporan penelitian, serta data resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital memberikan dampak yang bersifat dualistik. Di satu sisi, digitalisasi mampu membuka peluang ekonomi baru melalui perkembangan e-commerce, financial technology (fintech), dan ekonomi platform yang meningkatkan efisiensi serta produktivitas masyarakat. Namun, di sisi lain, transformasi digital juga berpotensi memperkuat reproduksi ketimpangan sosial-ekonomi akibat adanya kesenjangan akses teknologi, rendahnya literasi digital, dan ketidakmerataan infrastruktur digital antara wilayah perkotaan dan pedesaan. Dalam perspektif sosiologi ekonomi, kondisi tersebut menunjukkan bahwa teknologi digital tidak bersifat netral, melainkan turut memengaruhi distribusi kekuasaan, akses sumber daya, dan stratifikasi sosial dalam masyarakat. Oleh karena itu, pembangunan digital di Indonesia perlu diarahkan pada prinsip inklusivitas, pemerataan akses teknologi, dan keadilan sosial agar transformasi digital dapat menciptakan pembangunan sosial-ekonomi yang lebih berkelanjutan dan merata.
Downloads
References
1. Ahmad taufik, W. murtafi’ah. (2025). Struktur Sosial dan Pola Interaksi : Analisis Perubahan Relasi Kelas dalam Masyarakat Digital. SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik Dan Hukum, 4(4), 453–458.
2. Aryani, W. N., Artika, A. I., & Firdaus, A. B. (2025). Digitalisasi dan Pembangunan Sosial : Perspektif Sosiologi terhadap Transformasi Masyarakat di Era Teknologi. Jurnal Riset Sosial Humaniora Dan Pendidikan, 3(6)(September), 367–380.
3. Asep Koswara. (2024). Digitalisasi Ekonomi di Pedesaan : Mengkaji Kesenjangan Infrastruktur Digital di Indonesia. Jurnal Al Azhar Indonesia Seri Ilmu Sosial, 05(03), 180–187. https://doi.org/DOI: http://dx.doi.org/10.36722/jaiss.v5i3.3407
4. Ayu, I. W., Zulkarnaen, Z., & Fitriyanto, S. (2022). Budaya digital dalam transformasi digital menghadapi era Society 5.0. Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal, 5(1), 20–25.
5. BPS. (2024). Statistik menurut Subjek. In Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id/id/statistics-table?subject=565&sortBy=date%2Ctitle&sortOrder=desc%2Casc
6. Don, S. T. P., Tomohon, B., St, S., & Penginjil, Y. (2024). Transformasi Sosial di Era Digital dan Implikasinya pada Masyarakat Zaman Now ( Suatu Kajian Dalam Perspektif Sosiologi Digital ) Marianus Muharli Mua Antonius Heatubun Abstract : Abstrak : Pendahuluan Masyarakat zaman now atau masyarakat jaman sekarang (. Jurnal Pendidikan Pastoral Katekotik, 2(1), 48–64.
7. Dos Reis, M. J., & Kusuma, A. J. (2025). Peran pemerintah dalam transformasi digital dan implikasinya terhadap cyber democracy di Timor Leste. Jurnal Sosial Dan Sains, 5(9), 7087–7096.
8. Fabela, Z., & Khairunnisa, A. (2024). Dampak Kesenjangan Sosial Di Indonesia. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 3(6), 3158-3164.
9. Fuadi, D. S., Akhyadi, A. S., & Saripah, I. (2021). Systematic review: Strategi pemberdayaan pelaku UMKM menuju ekonomi digital melalui aksi sosial. Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 5(1), 1–13.
10. Hadiyat, Y. D. (2014). Kesenjangan Digital di Indonesia (Studi Kasus di Kabupaten Wakatobi). Jurnal Pekommas, 17(2), 81–90.
11. Hisyam, C. J., & Lubis, N. P. (2024). Transformasi Sosial-Ekonomi dalam Era Ekonomi Digital : Analisis Sosiologi Ekonomi terhadap Dinamika Platform Online. 1(2), 1–13.
12. HUDA, N. (2025). DAMPAK EKONOMI DIGITAL TERHADAP KETIMPANGAN PENDAPATAN DI NEGARA BERKEMBANG : STUDI KASUS INDONESIA. Jurnal Keislaman Terateks, 10(1), 85–95.
13. Kominfo. (2022). Laporan Survei Internet APJII 2022. In Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia.
14. Kompas, H. (2024). Digitalisasi dan Pemerataan. https://bambangbrodjonegoro.com/blog/digitalisasi-dan-pemerataan/
15. Kristyanto, V. S., & Jamil, H. (2023). Digital transformation and its impact on inclusive growth: A four-decade experience in Indonesia. Jurnal Ekonomi & Studi Pembangunan, 24(2).
16. Muhammad Kamil Jafar N, F. B. (2022). TRANSFORMASI SISTEM EKONOMI PADA ERA DIGITAL4.0 DALAM KAJIAN SOSIOLOGI. Maqrizi: Journal of Economics and Islamic Economics, 2(1), 47–55. website: http://ejournal.iain-manado.ac.id/index.php/maqrizi
17. Muharrar, A. R., & Wulandari, D. L. (2025). Transformasi Digital dan Reproduksi Ketimpangan Sosial Ekonomi di Wilayah Perkotaan Indonesia. Transformasi Digital Dan Reproduksi Ketimpangan Sosial Ekonomi Di Wilayah Perkotaan Indonesia, 3(2), 47–56.
18. News, A. (2024). APJII Survei Internet Indonesia 2024. https://mataram.antaranews.com/berita/322713/apjii-sebut-penetrasi-internet-indonesia-naik-jadi-795-persen#:~:text=Jakarta %28ANTARA%29 - Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia,dari 2023 yang jumlah penetrasinya sebesar 78%2C1 persen.
19. Nur Afifah Azzahra, M. I. P. N. (2024). DAMPAK PERBEDAAN AKSES TEKNOLOGI TERHADAP KESENJANGAN SOSIAL EKONOMI (The Impact of Differences in Technology Access on Socio-Economic Inequalities). Jurnal Akademik Ekonomi Dan Manajemen, 1(4), 422–429.
20. PUTRI, N. Z. (2023). Konsep Kesenjangan Digital dan Faktor yang Mempengaruhi Kesenjangan Digital. Prosiding FTSP Series, 398-402.
21. Sudiantini, D., Ayu, M. P., Aswan, M. C. A. S., Prastuti, M. A., & Apriliya, M. (2023). Transformasi Digital: Dampak, Tantangan, Dan Peluang Untuk Pertumbuhan Ekonomi Digital. Trending: Jurnal Manajemen Dan Ekonomi, 1(3), 21–30.
22. Suseno, J., Asyhari, H., & Saputra, M. A. (2025). Dampak digitalisasi terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Jurnal Dinamika Sosial Dan Sains, 2(1), 432–438.
23. Sutopo, O. R., Ahmad, N., & Putri, R. D. (2022). Generasi muda, kapital digital dan kesenjangan sosial di era Industri 4.0. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 11(3), 473–489.
24. Wibowo, G. A., Hanna, Ruhana, F., Arif, F. M., & U. (2023). The influence of social-media on cultural integration: A perspective on digital sociology. International Journal of Science and Society, 5(4), 363–375.
25. Yunita, S., & Harahap, R. (2021). Tantangan perubahan sosial pada masyarakat digital Indonesia. Jurnal Sosioteknologi Nusantara, 2(3), 201–214.
26. Zair, I. O., Syobah, N. S., & Inayah, S. S. (2025). Social change in the digitalization era of Indonesian consumerism on e-commerce platforms. Innovative: Journal of Social Science Research, 5(3), 930–938.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Aulia Febri Khairani, Hulwati Hulwati, Duhriah Duhriah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















