Evaluasi Implementasi Standard Operating Procedure (SOP) Pengendalian Proses Produksi untuk Meningkatkan Efisiensi Operasional Produksi
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.10988Keywords:
Standard Operating Procedure, Time Study, Efisiensi Waktu Kerja, Pengendalian Proses Produksi, Lean ManufacturingAbstract
Penerapan Standard Operating Procedure (SOP) menjadi instrumen penting bagi perusahaan manufaktur dalam menjaga konsistensi metode kerja, kestabilan hasil produksi, serta efisiensi waktu kerja operator. PT XYZ, perusahaan Job & Labour Supply pada fabrikasi dan perakitan komponen Body SST, masih menghadapi kesenjangan antara SOP dan implementasi di lapangan, di mana operator lebih mengandalkan drawing serta pengalaman kerja dibandingkan SOP dan Work Instruction (WI), sehingga menimbulkan variasi metode kerja dan aktivitas non-value added. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi implementasi SOP pengendalian proses produksi serta menganalisis efisiensi waktu kerja operator pada proses fabrikasi Body SST menggunakan metode Time Study. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui observasi langsung, studi waktu, dan studi dokumen selama Maret–April 2025. Hasil penelitian menunjukkan total waktu proses sebesar 213 menit dalam satu siklus pengamatan, dengan aktivitas pemasangan subpart sebagai durasi terbesar (63 menit atau 29,58%). Aktivitas pemborosan seperti mencari alat bantu, menunggu crane, dan pemotongan ulang support masih ditemukan. Pada sub-proses pemasangan subpart ke body, setelah penerapan SOP terstandarisasi, waktu proses berhasil ditekan dari 80 menit menjadi 45 menit (efisiensi 43,75%), dengan aktivitas mencari alat bantu dieliminasi sepenuhnya. Permasalahan utama disebabkan rendahnya kedisiplinan operator dalam menjalankan SOP serta belum optimalnya penataan area kerja dan koordinasi alat bantu. Rekomendasi perbaikan meliputi peningkatan kedisiplinan operator melalui sosialisasi dan pelatihan berkala, penataan area kerja berbasis 5S, perbaikan koordinasi penggunaan crane, serta pengawasan dan evaluasi berkelanjutan terhadap implementasi SOP.
Downloads
References
1. F. Amany, N. Darna, and E. Nursolih, “Volume 3 | Nomor 3 | September 2021,” vol. 3, no. 3, pp. 18–24, 2021, [Online]. Available: https://jurnal.unigal.ac.id/bmej/article/view/4938/7012
2. M. Hanifah, S. T. Sriyanto, and D. P. Sari, “Perancangan Standard Operating Procedures dan Work Instruction pada Aktivitas Produksi Area 1 PT Ebako Nusantara Semarang,” Ind. Eng. Online J., vol. 4, no. 4, pp. 1–10, 2021.
3. A. P. Lesmana and A. M. Anwar, “Pengaruh Penerapan SOP (Standard Operating Procedures) terhadap Efektivitas dan Produktivitas Kerja Karyawan studi pada PT. Santosa Jatisari Kusumah Bandung Indonesia,” J. Ekon. Manaj. dan Akunt. 3025-1192, vol. 2, no. 5, pp. 493–501, 2024.
4. A. A. Nikita and D. W. Kusumastuti, “Pengaruh Penerapan Standar Operasional Prosedur ( Sop ) Terhadap Efisiensi Waktu Dan Output Gudang Bahan Baku Pada Perusahaan Pengaruh Penerapan Standar Operasional Prosedur ( Sop ) Terhadap Efisiensi Waktu Dan Output Gudang Bahan Baku Pada Perusahaan,” J. Media Akad., vol. 3, no. 11, pp. XX–XX, 2025, doi: 10.62281.
5. R. Christa, S. Asaloei, and F. Pelleng, “Pengaruh Efisiensi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT. Aneka Gas Industri Bitung,” Productivity, vol. 2, no. 5, pp. 413–416, 2021.
6. S. P. Maharani, A. Fauzi, S. P. Whardani, M. Anggraini, and M. Mauliana, “Penerapan Standar Operasional Prosedur Dalam Meningkatkan Disiplin Kerja dan Kinerja PT Mega Kargo Logistik,” J. Kewirausahaan dan Multi Talent., vol. 1, no. 4, pp. 199–211, 2023, doi: 10.38035/jkmt.v1i4.101.
7. F. Rahmawati and N. N. Suryana, “Pentingnya Standar Operasional Prosedur (SOP) Dalam Meningkatkan Efisiensi Dan Konsistensi Operasional Pada Perusahaan Manufaktur,” J. Manaj. Bisnis Digit. Terkini, vol. 1, no. 3, pp. 01–15, 2024, [Online]. Available: https://doi.org/10.61132/jumbidter.v1i2.112.
8. A. S. Hikam, M. N. Ramadhani, A. Azis, M. F. R. Nst, V. P. P. Kurniawan, and Y. Prastyo, "Analysis of the performance of operators who do not work according to the Standard Operating Procedure which causes Not Good products to be delivered to customers using the 5W + 1H method," Review: Journal of Multidisciplinary in Social Sciences, vol. 1, no. 10, 2025, doi: 10.59422/rjmss.v1i10.669.
9. Devi Nurfatimah, Asngadi Asngadi, Sulaeman Miru, and Syamsuddin Syamsuddin, “Pengendalian Proses Produksi Untuk Meningkatkan Kualitas Produk Pada Usaha Out Of The Box Di Kota Palu,” J. Ekon. dan Pembang. Indones., vol. 2, no. 1, pp. 200–206, 2024, doi: 10.61132/jepi.v2i1.363.
10. Adam Muhammad, “Analisis Efisiensi Operasional dalam Meningkatkan Produktivitas Di Perusahaan Manufaktur PT XYZ,” Neraca Manaj. Ekon., vol. 11, no. 3, pp. 1–13, 2024.
11. I. F. Chrisanto, “Analisis Produktivitas Pekerja Sebelum dan Sesudah Implementasi Standard Operating Procedure pada PT. Multi Indowood,” J. Titra, vol. 10, no. 2, pp. 553–560, 2022.
12. N. Fathurohman, “Usulan Waktu Standar Kerja Pada Produksi Kaos Polos Menggunakan Metode Stopwatch Time Study Di Suckseed Konveksi Tasikmalaya,” J. Mhs. Ind. Galuh, vol. 1, no. 1, pp. 31–40, 2020.
13. S. Syafar, R. Hidayat, and D. Apriyanti, “Pengukuran Waktu Kerja dengan Metode Stop Watch Time Study,” J. Tek. Ind. Terintegrasi, vol. 2, no. 1, pp. 32–36, 2020.
14. Nugroho, B. W. D., & Faritsy, A. Z. A. (2024). Meminimasi Waste Proses Produksi Dengan Pendekatan Lean Manufacturing. Jurnal Aplikasi Ilmu Teknik Industri (JAPTI), 5(1), 40–52. https://doi.org/10.32585/japti.v5i1.5208
15. Robby, R. A., & Yuamita, F. (2025). Analisis Waktu Standar Produksi dengan Stopwatch Time Study Guna Penentuan Jumlah Tenaga Kerja. Surya Teknika, 12(1), 399–409.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ayu Rahmawati, Dwi Irwati, Heru Darmawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















