Upaya Mengurangi Pelanggaran Disiplin Waktu Peserta Didik di Lingkungan Sekolah Menengah Kejuruan
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.10969Keywords:
Disiplin Waktu, Tata Tertib, Keterlambatan, Budaya Hukum, Peserta DidikAbstract
Keterlambatan peserta didik merupakan salah satu bentuk pelanggaran disiplin waktu yang masih sering terjadi di sekolah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih tingginya pelanggaran keterlambatan peserta didik di SMK Negeri 1 Driyorejo meskipun sekolah telah menerapkan berbagai bentuk pembinaan dan penegakan tata tertib. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan upaya SMK Negeri 1 Driyorejo dalam mengurangi pelanggaran disiplin waktu peserta didik serta menganalisis faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian meliputi wakil kepala bidang kesiswaan, guru BK, dan peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis penelitian menggunakan Teori Sistem Hukum Lawrence M. Friedman yang meliputi struktur hukum, substansi hukum, dan budaya hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya SMK Negeri 1 Driyorejo dilakukan melalui penerapan tata tertib, pengawasan kedatangan peserta didik, sistem poin pelanggaran, pemberian sanksi edukatif, pembinaan oleh guru BK dan wali kelas, serta komunikasi dengan orang tua. Faktor pendukung meliputi keterlibatan pihak sekolah dalam pembinaan, adanya tata tertib yang jelas, serta kerja sama antara sekolah dan orang tua. Faktor penghambat meliputi rendahnya kesadaran disiplin peserta didik, kebiasaan tidur larut malam, kendala transportasi, dan kurangnya pengawasan keluarga. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa upaya SMK Negeri 1 Driyorejo dalam mengurangi pelanggaran disiplin waktu telah dilakukan secara sistematis. Namun, budaya hukum sekolah dalam membentuk disiplin waktu peserta didik belum berjalan maksimal sehingga diperlukan pembinaan dan pengawasan yang berkelanjutan.
Downloads
References
1. A. N. Esmiati, N. Prihartanti, and P. Partini, “Efektivitas Pelatihan Kesadaran Diri Untuk Meningkatkan Kedisiplinan Siswa,” Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, vol. 8, no. 1, pp. 85–95, 2020, doi: 10.22219/jipt.v8i1.11052.
2. A. Y. Pratama, R. Ningsih, and S. P. Setyawati, “Pengaruh Teman Sebaya Terhadap Perilaku Terlambat Pada Peserta Didik SMA,” in Prosiding SEMDIKJAR (Seminar Nasional Pendidikan dan Pembelajaran), vol. 8, pp. 1036–1041, 2025, doi: 10.29407/28wd8e17.
3. D. Situmeang, E. Situmeang, M. Sijabat, S. M. Zalukhu, F. Simanjuntak, and H. I. Sitepu, “Identifikasi Penyebab Siswa Terlambat Datang Setiap Pagi ke Sekolah,” Innovative: Journal of Social Science Research, vol. 4, no. 3, pp. 14056–14063, 2024, doi: 10.31004/innovative.v4i3.11375.
4. E. Rahmawati and U. I. Hasanah, “Pemberian Sanksi (Hukuman) Terhadap Siswa Terlambat Masuk Sekolah Sebagai Upaya Pembentukan Karakter Disiplin,” Indonesian Journal of Teacher Education, vol. 2, no. 1, pp. 236–245, 2021.
5. F. A. Rachmarani, A. Afriana, and R. Mantili, “Small Claims Court Procedure in the Framework of Indonesian Law Reform: An Analysis of Community Legal Needs and Lawrence M. Friedman’s Three Legal Sub-Systems Theory,” Jurnal Poros Hukum Padjadjaran, vol. 6, no. 1, 2024, doi: 10.23920/jphp.v6i1.1930.
6. F. D. K. Sari, A. N. Rofidah, R. A. Kusuma, and D. Ramadhani, “Peran Faktor Internal dan Eksternal dalam Menyebabkan Kesulitan Belajar Siswa SMP Negeri 16 Surabaya,” TSAQOFAH, vol. 5, no. 1, pp. 190–201, 2025, doi: 10.58578/tsaqofah.v5i1.4322.
7. F. M. Simamora, Y. Yuline, and L. Wicaksono, “Studi Kasus Tentang Peserta Didik yang Sering Terlambat Datang ke Sekolah di SMA Negeri 11 Pontianak Barat,” Academy of Education Journal, vol. 15, no. 2, pp. 1168–1176, 2024, doi: 10.47200/aoej.v15i2.2385.
8. H. Ghogha, Y. K. Lede, and S. R. M. Making, “Analisis Faktor Penyebab Keterlambatan Sekolah Siswa Kelas III SDK Kalembu Ligha dan Dampaknya Terhadap Hasil Belajar,” Indo-MathEdu Intellectuals Journal, vol. 4, no. 3, pp. 2685–2693, 2023, doi: 10.54373/imeij.v4i3.558.
9. L. M. Friedman, The Legal System: A Social Science Perspective. Bandung, Indonesia: Nusa Media, 1975.
10. M. B. Miles, A. M. Huberman, and J. Saldaña, Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook, 3rd ed. Thousand Oaks, CA, USA: Sage Publications, 2014.
11. M. C. Akbar, A. F. Pulungan, D. Nasution, and B. Haralayya, “Time Management as a Foundation for Ethics, Integrity, Competence, Professionalism, and Communication in Higher Education Discipline,” JISIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Ilmu Politik), vol. 14, no. 2, pp. 306–315, 2025, doi: 10.33366/jisip.v14i2.3278.
12. N. Nalarati, “Penanaman Karakter Kedisiplinan Siswa Melalui Bimbingan Konseling Islam Sebagai Upaya Pencegahan Pelanggaran Peraturan Sekolah (Studi Kasus Siswa SMK Negeri Kedawung),” Journal Central Publisher, vol. 2, no. 6, pp. 2142–2152, 2024, doi: 10.60145/jcp.v2i6.457.
13. P. Nwobodo, L. O. Ogben, E. A. Onu, and E. J. Obianuju, “The Perceived Influence of Lateness to School on the Academic Achievement of Secondary School Students in Enugu South Local Government Area,” Sapientia Foundation Journal of Education, Sciences and Gender Studies, vol. 5, no. 2, pp. 365–377, 2023.
14. R. P. Cahyaningrum, M. Purnomo, and A. Novitasari, “Analisis Hukum dan Tata Tertib Asrama Studi Kasus Universitas Muhammadiyah Kudus Berdasarkan Teori Lawrence Meir Friedman,” Jurnal Analisis Hukum, vol. 8, no. 2, pp. 159–165, 2025, doi: 10.38043/jah.v8i2.6955.
15. Republik Indonesia, Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta, Indonesia: Sekretariat Negara Republik Indonesia, 2003.
16. S. A. N. M. Farais, S. M. Jasman, S. A. Othman, S. N. Abdullah, and S. K. Zakaria, "Student Lateness and Academic Performance: Unraveling the Behavioral Impact on Learning," International Journal of Academic Research in Progressive Education and Development, vol. 14, no. 4, pp. 1374–1381, 2025, doi: 10.6007/IJARPED/v14-i4/26825.
17. S. Mamonto et al., Disiplin Dalam Pendidikan. Malang, Indonesia: PT Literasi Nusantara Abadi Grup, 2023.
18. S. S. Salsabila and R. R. Diana, “Karakter Disiplin Siswa Ditinjau Dari Persepsi Ketahanan Keluarga dan Kualitas Kehidupan Sekolah,” Jurnal Psikologi Integratif, vol. 9, no. 1, pp. 95–114, 2021, doi: 10.14421/jpsi.v9i1.2165.
19. T. W. Kaempe, Y. D. Santie, and V. E. Salem, “Implementasi Tata Tertib Sekolah dalam Meningkatkan Disiplin Siswa di SMK Negeri 1 Likupang Barat,” Naluri Edukasi Jurnal Pendidikan, vol. 1, no. 1, pp. 16–27, 2024, doi: 10.64924/2wqj3y76.
20. Z. Astari, “Analisis Faktor Penyebab Perilaku Terlambat Siswa ke Sekolah (Studi Kasus di SMA Swasta Mujahidin Pontianak),” Innovative: Journal of Social Science Research, vol. 4, no. 3, pp. 10397–10405, 2024. [Online]. Available: http://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/11676
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Anisa Rahma Novitasari, Rahmanu Wijaya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















