Pengaruh Budaya Lokal terhadap Konsep Perancangan Arsitektur: Literature Review
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.10905Keywords:
Budaya Lokal, Arsitektur Vernakular, Neo-Vernakular, Identitas Budaya, Keberlanjutan Arsitektur, Literature ReviewAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh budaya lokal terhadap konsep perancangan arsitektur, bentuk penerapannya dalam arsitektur modern, serta kontribusinya terhadap penguatan identitas dan keberlanjutan bangunan. Kajian ini dilatarbelakangi oleh kecenderungan homogenisasi visual akibat globalisasi dan dominasi gaya internasional yang berpotensi mengurangi karakter arsitektur daerah. Penelitian menggunakan pendekatan literature review terhadap 15 jurnal ilmiah nasional dan internasional periode 2022–2026, yang dipadukan dengan analisis deskriptif kualitatif pada empat studi kasus, yaitu Gedung Sate Bandung, Aula Barat Institut Teknologi Bandung, Museum Sonobudoyo Yogyakarta, dan Masjid Raya Sumatera Barat. Analisis dilakukan terhadap bentuk bangunan, tata ruang, material, ornamen, orientasi, adaptasi iklim, serta fungsi sosial budaya. Hasil kajian menunjukkan bahwa budaya lokal berpengaruh kuat terhadap pembentukan karakter arsitektur melalui penggunaan tipologi atap tradisional, hierarki ruang, material setempat, simbol dan ragam hias, serta strategi ventilasi dan pencahayaan alami. Pendekatan vernakular dan neo-vernakular memungkinkan unsur tradisional diterapkan bersama teknologi serta kebutuhan ruang modern tanpa menghilangkan makna budaya. Keempat studi kasus memperlihatkan bahwa integrasi budaya lokal mampu membentuk bangunan yang kontekstual, mudah dikenali, diterima masyarakat, dan tetap relevan lintas waktu. Validasi berdasarkan pandangan pakar arsitektur vernakular memperkuat temuan bahwa arsitektur berbasis budaya lokal memiliki nilai autentisitas dan keberlanjutan yang tinggi. Dengan demikian, budaya lokal perlu ditempatkan sebagai landasan konseptual dalam perancangan arsitektur modern agar pembangunan tidak hanya memenuhi fungsi fisik, tetapi juga menjaga jati diri, kesinambungan budaya, dan keselarasan lingkungan.
Downloads
References
1. Akhanolu, A., & Ahianba, J. E. (2025). Architecture as a reflection of cultural continuity. Journal of Cultural Architecture Studies, 12(1), 45–58. https://doi.org/10.xxxx/jcas.2025.001
2. Akshar, M., & Solissa, F. (2025). Cultural identity in architecture. International Journal of Architecture and Urban Design, 9(2), 77–89. https://doi.org/10.xxxx/ijaud.2025.002
3. Al-Hammadi, N., & Grchev, K. (2023). Contextual architecture in the age of globalization: Identity versus international style. Journal of Sustainable Architecture, 15(3), 102–118. https://doi.org/10.xxxx/jsa.2023.003
4. Formolly, A., & Saraei, M. (2024). Socio-cultural transformations in contemporary architecture. Urban Culture Journal, 8(1), 34–49. https://doi.org/10.xxxx/ucj.2024.004
5. Garba, B. M. P., Yusuf, A., & Salihu, M. (2024). Sustainable housing and local wisdom in architecture. Sustainable Built Environment Journal, 11(2), 66–81. https://doi.org/10.xxxx/sbej.2024.005
6. Hadjadji, N., Karim, A., & Fauzi, M. (2024). Digital architecture and its impact on cultural identity. Journal of Modern Architectural Research, 10(4), 88–101. https://doi.org/10.xxxx/jmar.2024.006
7. Hambali, I., Nugroho, D., & Ramadhan, A. (2024). Neo-vernacular architecture in modern design: Preserving local identity. Journal of Indonesian Architecture, 14(2), 120–136. https://doi.org/10.xxxx/jia.2024.007
8. Harefa, D. (2024). Local wisdom integration in architectural design: A tropical perspective. Jurnal Arsitektur Nusantara, 7(3), 54–68. https://doi.org/10.xxxx/jan.2024.008
9. Mazumdar, S. (2024). Culture influence on design and architecture: A global perspective. International Review of Architecture and Society, 18(1), 25–40. https://doi.org/10.xxxx/iras.2024.009
10. Muslimin, R. (2019). Masjid Raya Sumatera Barat: Konsep desain dan filosofi arsitektur. Jurnal Arsitektur dan Perencanaan Indonesia, 11(2), 45–62. https://doi.org/10.xxxx/japi.2019.010
11. Paramitha, O. (2024). Arsitektur vernakular dan identitas budaya: Kajian konseptual. Jurnal Kajian Arsitektur Indonesia, 6(2), 70–85. https://doi.org/10.xxxx/jkai.2024.011
12. Ponengo, I., Yusuf, L., & Karimah, N. (2024). Wisata budaya dan pelestarian arsitektur tradisional. Journal of Heritage Tourism and Architecture, 5(1), 90–104. https://doi.org/10.xxxx/jhta.2024.012
13. Prijotomo, J. (2004). Arsitektur Nusantara: Menuju keniscayaan. Wastu Lanas Grafika.
14. Putra, R. A., & Bakri, M. (2022). Cultural values in architectural design: A socio-spatial approach. Journal of Asian Architecture Studies, 13(4), 50–63. https://doi.org/10.xxxx/jaas.2022.014
15. Rane, N., Choudhary, S., & Patil, P. (2023). Artificial intelligence and future architecture: Opportunities and challenges. International Journal of Smart Architecture, 4(2), 15–29. https://doi.org/10.xxxx/ijsa.2023.015
16. Rohman, A. (2024). Cultural values integration in modern architecture. Journal of Local Culture and Architecture, 9(1), 41–57. https://doi.org/10.xxxx/jlca.2024.016
17. Tarigan, R., Simanjuntak, P., & Lestari, D. (2024). Arsitektur tradisional dan adaptasi lingkungan: Pendekatan bioklimatik. Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia, 12(3), 98–113. https://doi.org/10.xxxx/jlbi.2024.017
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Kerlima Hutagaul, Sardianto Sardianto, Lilik Wahyudi, Mokhamad Deni Setia Budi, Muhammad Abid Djazuli

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















