Analisis Hukum Ekonomi Syariah terhadap Jual Beli Pesanan Papan Kayu (Studi pada Cantika Furniture Pekon Sukarame Kecamatan Talang Padang Tanggamus)

Authors

  • Muhammad Yosep Vandjava Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
  • Ahmad Fauzan Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
  • Dharmayani Dharmayani Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.10856

Keywords:

Jual Beli, Isthisna, Hukum Ekonomi Syariah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam praktik jual beli pesanan papan kayu pada Cantika Furniture Pekon Sukarame Kecamatan Talang Padang Tanggamus dalam perspektif Hukum Ekonomi Syariah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya praktik jual beli pesanan menggunakan akad istishna' di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap produk furniture serta ditemukannya kendala berupa keterlambatan penyelesaian pesanan dan ketidaksesuaian ukuran barang dengan spesifikasi yang telah disepakati. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) yang menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pemilik usaha dan konsumen Cantika Furniture. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik jual beli pesanan papan kayu di Cantika Furniture telah menerapkan akad istishna' dengan adanya kesepakatan mengenai spesifikasi barang, harga, sistem pembayaran uang muka dan pelunasan, serta waktu penyerahan. Praktik tersebut pada dasarnya telah sesuai dengan prinsip-prinsip Hukum Ekonomi Syariah yang menekankan kejelasan objek, kerelaan, dan keadilan. Namun, ditemukan kendala berupa keterlambatan penyelesaian pesanan dan ketidaksesuaian ukuran barang yang dipesan. Permasalahan tersebut diselesaikan melalui musyawarah, komunikasi terbuka, serta penggantian atau perbaikan barang yang tidak sesuai. Penyelesaian ini mencerminkan prinsip amanah, kejujuran, keadilan, dan kerelaan serta menghindari unsur gharar sehingga akad tetap sah menurut Hukum Ekonomi Syariah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] N. Fathoni, “Konsep Jual Beli Dalam Fatwa Dsn-Mui,” Econ. J. Ekon. Islam, vol. 4, no. 1, pp. 51–82, 2013, doi: 10.21580/economica.2013.4.1.773.

[2] Nurhayati dan Ali Imran Sinaga, Fiqh dan Ushul Fiqh. Jakarta: Prenadamedia Group, 2022.

[3] Harun, “Penerapan Akad Istishna dalam Transaksi Jual Beli Mebel Perspektif Syariah,” J. Ekon. Syariah, vol. 6, no. 2, p. 90, 2023.

[4] S. Aisyah, “Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah terhadap Praktik Jual Beli Pesanan Kayu,” J. Ekon. dan Bisnis Islam, vol. 8, no. 1, p. 46, 2024.

[5] Rahmawati, “Perlindungan Konsumen dalam Transaksi Jual Beli Pesanan Perspektif Syariah,” J. Huk. Islam dan Bisnis, vol. 5, no. 2, p. 105, 2024.

[6] Sugiyono, Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan kombinasi (Mixed methods), Edisi Revi. Bandung, Indonesia: Alfabeta, 2022.

[7] M. R. Fadli, “Memahami Desain Metode Penelitian Kualitatif,” Humanika Kaji. Ilm. Mata Kuliah Umum, vol. 21, no. 1, pp. 33–54, 2021, doi: 10.21831/hum.v21i1.38075.

[8] B. Flyvbjerg, “Five Misunderstandings About Case-Study Research,” Qual. Inq., vol. 12, no. 2, pp. 219–245, 2006, doi: 10.1177/1077800405284363.

[9] Y. Yusanto, “Ragam pendekatan penelitian kualitatif,” J. Sci. Commun., vol. 1, no. 1, 2020, doi: http://dx.doi.org/10.31506/jsc.v1i1.7764.

[10] J. W. Creswell and J. D. Creswell, Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches, 6th ed. Los Angeles: Sage, 2023.

[11] Sugiyono, Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta, 2023.

[12] U. Flick, “Triangulation in Qualitative Research,” in A Companion to Qualitative Research, U. Flick, E. von Kardorff, and I. Steinke, Eds., London: Sage, 2004, pp. 178–183.

[13] D. Kurniawan, “Analisis Gharar dalam Jual Beli Pesanan Barang,” J. Stud. Muamalah, vol. 4, no. 1, p. 39, 2023.

[14] M. Rizki, “Implementasi Akad Istishna pada Industri Pengolahan Kayu,” J. Ekon. Syariah Indones., vol. 9, no. 1, p. 65, 2025.

[15] Ahmad Fauzi, “Analisis Akad Istishna pada Usaha Furniture dalam Perspektif Hukum Islam,” J. Muamalah, vol. 7, no. 1, p. 2024, 2024.

Downloads

Published

22-06-2026

How to Cite

[1]
M. Y. Vandjava, A. Fauzan, and D. Dharmayani, “Analisis Hukum Ekonomi Syariah terhadap Jual Beli Pesanan Papan Kayu (Studi pada Cantika Furniture Pekon Sukarame Kecamatan Talang Padang Tanggamus)”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 9995–10002, Jun. 2026.

Issue

Section

Articles