Studi Fenomenologi Implementasi Strategi Manajemen, Operasi dan Sumber Daya Manusia di Rumah Sakit
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.10850Keywords:
Implementasi Strategi, Studi Fenomenologi, Eksekusi Strategi, Manajemen Rumah Sakit, Sumber Daya ManusiaAbstract
Implementasi strategi di rumah sakit kerap dipahami sebagai persoalan teknis penyelarasan struktur, sistem, dan sumber daya, sementara pengalaman subjektif para pelaksananya, yaitu manajer dan staf yang setiap hari menjalankan strategi tersebut, jarang menjadi pusat perhatian penelitian. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi dan memaknai pengalaman hidup (lived experience) manajer puncak, manajer menengah, dan staf garis depan dalam mengimplementasikan strategi di rumah sakit. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi interpretatif (interpretative phenomenological analysis), melibatkan 12 partisipan dari tiga rumah sakit dengan karakteristik strategik berbeda. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi non-partisipan, dan telaah dokumen pendukung, kemudian dianalisis menggunakan tahapan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) dari Smith, Flowers, dan Larkin. Kajian dilandasi oleh kerangka hambatan eksekusi strategi dari Hrebiniak dan pandangan berbasis sumber daya (Resource-Based View) dari Barney sebagai lensa analitis untuk memahami bagaimana keterbatasan dan keunikan sumber daya organisasi dialami secara personal oleh partisipan. Hasil penelitian mengungkap tiga tema induk pengalaman, yaitu mengalami strategi sebagai sesuatu yang turun dari atas (strategy as something handed down), bergulat dengan keterbatasan sumber daya sebagai beban yang dipikul sendiri (resource scarcity as a personal burden), dan menemukan kembali makna kerja di tengah ketidaksempurnaan implementasi (reclaiming meaning amid imperfect execution). Temuan menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi strategi, dari sudut pandang pelakunya, bukan semata pencapaian target, melainkan proses personal dalam menavigasi jarak antara strategi yang dirumuskan dan realitas kerja sehari-hari. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris berupa pemahaman mendalam mengenai dimensi manusiawi implementasi strategi rumah sakit yang dapat memperkaya teori eksekusi strategi dan praktik manajemen sumber daya manusia di sektor kesehatan.
Downloads
References
1. Barney, J. (1991). Firm resources and sustained competitive advantage. Journal of Management, 17(1), 99–120. https://doi.org/10.1177/014920639101700108
2. Floyd, S. W., & Wooldridge, B. (1992). Middle management involvement in strategy and its association with strategic type: A research note. Strategic Management Journal, 13(S1), 153–167. https://doi.org/10.1002/smj.4250131012
3. Guest, G., Bunce, A., & Johnson, L. (2006). How many interviews are enough? An experiment with data saturation and variability. Field Methods, 18(1), 59–82. https://doi.org/10.1177/1525822X05279903
4. Hrebiniak, L. G. (2006). Obstacles to effective strategy implementation. Organizational Dynamics, 35(1), 12–31. https://doi.org/10.1016/j.orgdyn.2005.12.001
5. Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. Sage Publications.
6. Noble, C. H. (1999). The eclectic roots of strategy implementation research. Journal of Business Research, 45(2), 119–134. https://doi.org/10.1016/S0148-2963(97)00231-2
7. Pietkiewicz, I., & Smith, J. A. (2014). A practical guide to using interpretative phenomenological analysis in qualitative research psychology. Psychological Journal, 20(1), 7–14. https://doi.org/10.14691/CPPJ.20.1.7
8. Smith, J. A., Flowers, P., & Larkin, M. (2009). Interpretative phenomenological analysis: Theory, method and research. Sage Publications.
9. Sutton, J., & Austin, Z. (2015). Qualitative research: Data collection, analysis, and management. The Canadian Journal of Hospital Pharmacy, 68(3), 226–231. https://doi.org/10.4212/cjhp.v68i3.1456
10. Tracy, S. J. (2010). Qualitative quality: Eight “big-tent” criteria for excellent qualitative research. Qualitative Inquiry, 16(10), 837–851. https://doi.org/10.1177/1077800410383121
11. Tuckett, A. G. (2005). Applying thematic analysis theory to practice: A researcher's experience. Contemporary Nurse, 19(1–2), 75–87. https://doi.org/10.5172/conu.19.1-2.75
12. Van Manen, M. (2016). Researching lived experience: Human science for an action sensitive pedagogy (2nd ed.). Routledge.
13. Wernerfelt, B. (1984). A resource-based view of the firm. Strategic Management Journal, 5(2), 171–180. https://doi.org/10.1002/smj.4250050207
14. Wooldridge, B., Schmid, T., & Floyd, S. W. (2008). The middle management perspective on strategy process: Contributions, synthesis, and future research. Journal of Management, 34(6), 1190–1221. https://doi.org/10.1177/0149206308324326
15. Yousfi, H. (2014). Rethinking hybridity in postcolonial contexts: What changes and what persists? The Tunisian case of Poulina's managers. Journal of World Business, 49(3), 391–403. https://doi.org/10.1016/j.jwb.2013.07.005
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Chyntia Putriasni Kurnia, Cindy Charoline, Ermiati Ermiati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















