Pemetaan Dimensi Kepribadian Siswa Kelas VII-A SMPN 37 Surabaya sebagai Dasar Layanan BK

Authors

  • Anyndyacrhama Pangistri Universitas Negeri Surabaya
  • Aprilia Putri Maulina Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.10816

Keywords:

Kepribadian Siswa, Eysenck Personality Inventory, Ekstroversi–Introversi, Neurotisisme, Lie Scale

Abstract

Memahami karakteristik kepribadian peserta didik penting bagi upaya merancang layanan Bimbingan dan Konseling (BK) yang relevan dan responsif terhadap kebutuhan perkembangan. Penelitian ini bertujuan memetakan tipe kepribadian siswa kelas VII A SMP Negeri 37 Surabaya menggunakan Eysenck Personality Inventory (EPI) serta memberikan rekomendasi perancangan layanan BK berdasarkan temuan asesmen. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan 30 siswa sebagai subjek. Instrumen EPI mengukur tiga dimensi utama: Ekstroversi–Introversi, Neurotisisme–Stabilitas Emosi, dan Lie Scale yang berfungsi mendeteksi kecenderungan respons sosial yang mungkin tidak akurat. Analisis data fokus pada distribusi skor pada masing masing dimensi dan implikasinya terhadap kebutuhan layanan di lingkungan sekolah. Hasil menunjukkan 73% peserta didik cenderung berada pada dimensi introversi sedangkan 27% menunjukkan kecenderungan ekstroversi; pada dimensi neurotisisme, 47% tergolong memiliki kecenderungan neurotik dan 53% menunjukkan kestabilan emosi yang relatif baik; sementara pada Lie Scale, 63% peserta didik memperlihatkan kecenderungan respons yang mengarah pada jawaban socially undesirable dan 37% menunjukkan jawaban yang cenderung socially desirable. Gambaran ini menandai profil kelas yang sebagian besar reflektif dan tenang, namun tetap terdapat kelompok yang memerlukan perhatian khusus terhadap regulasi emosi serta kewaspadaan dalam interpretasi data akibat tingginya skor Lie Scale. Dari sisi aplikasi praktis, pemetaan kepribadian ini dianjurkan menjadi dasar penyusunan program BK yang kontekstual, seperti kegiatan bertahap untuk pengembangan keterampilan komunikasi dan partisipasi sosial bagi siswa introvert, intervensi pengelolaan emosi bagi siswa dengan kecenderungan neurotisisme, serta prosedur asesmen lanjutan (mis. wawancara, observasi) untuk memvalidasi respons ketika ditemukan skor Lie Scale tinggi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. Dolongseda, R. C., Makanoneng, L. I., & Londo, F. A. “Menangani Krisis Perkembangan Remaja Awal melalui Layanan Konseling di SMP”, MATHESI: Jurnal Pendidikan dan Bimbingan Konseling, vol. 2, no. 2, pp. 44-54, juni. 2025.

https://doi.org/10.70420/dsp8yq64

2. Izzani, T. A., Octaria, S., & Linda, L. “Perkembangan masa remaja”, JISPENDIORA Jurnal Ilmu Sosial Pendidikan Dan Humaniora, vol. 3, no. 2, pp. 259-273, agustus. 2024.

https://doi.org/10.56910/jispendiora.v3i2.1578

3. Dawami, A., Rahman, I. K., Indra, H., & Lisnawati, S. “Upaya meningkatkan intelegensi melalui pembentukan kepribadian”, Ta'dibuna: Jurnal Pendidikan Islam, vol. 12, no. 2, pp. 180-202, april. 2023.

https://doi.org/10.32832/tadibuna.v12i2.9345

4. Suryana, D., & Sakti, R. “Tipe pola asuh orang tua dan implikasinya terhadap kepribadian anak usia dini”, Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, vol. 6, no. 5, pp. 4479-4492, juni. 2022.

https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.1852

5. Sitanggang, F. S., Silaban, P. J., Lumbangaol, R., & Simarmata, E. J. “Pengaruh pola asuh orang tua terhadap kepribadian siswa pada siswa sekolah dasar”, Jurnal Basicedu, vol. 5, no. 4, pp. 2358-2362, juli. 2021.

https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i4.589

6. Fatmawati, F., Hasan, M., & Aslamiyah, N. “KOMPARATIF PENGUASAAN PEMBELAJARAN PESERTA DIDIK DITINJAU DARI ASPEK KEPRIBADIAN INTROVERT DAN EKSTROVERT DI MA HIDAYATUL MUBTADIIN JATI AGUNG LAMPUNG SELATAN”, Journal of Islamic Education and Learning, vol. 2, no. 2, pp. 127-135, november. 2022.

7. Afifah and F. Nasution, “Peran guru bimbingan dan konseling (BK) dalam meningkatkan kepercayaan diri dan kesejahteraan (well-being) siswa,” Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, vol. 4, no. 2, pp. 368–380, 2023.

8. Maureen and D. Febrieta, “Peran kelekatan orang tua untuk meningkatkan regulasi emosi pada remaja akhir,” SCHEMA: Journal of Psychological Research, vol. 9, no. 1, pp. 37–45, 2024.

https://doi.org/10.29313/schema.v9i01.4136

9. Oktafiani and A. Handayani, “Mengurai emosi: Peran gaya kelekatan dan neurotisisme dalam strategi regulasi emosi,” Jurnal Psikologi Ekspresi, vol. 2, no. 2, pp. 55–63, 2025.

10. Putri, H. Syam, and A. Afriyeni, “Upaya guru BK dalam membantu peserta didik berkepribadian introvert di SMAN 1 Kapur IX,” Pendidikan: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan, vol. 3, no. 1, pp. 75–86, 2023.

11. Selvia and I. Irman, “Pandangan dan respon teman sebaya terhadap siswa berkarakter introvert,” Counselia: Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam, vol. 5, no. 2, pp. 418–425, 2024.

https://doi.org/10.31943/counselia.v5i2.125

12. Wahyuni and D. R. Hidayat, “Implementasi layanan bimbingan dan konseling berbasis kebutuhan peserta didik pada jenjang sekolah menengah pertama,” Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia, vol. 8, no. 1, pp. 45–53, 2023.

13. Zuhdi and P. I. Perdana, “Penerapan bimbingan konseling terhadap siswa introvert di sekolah dasar,” Pendagogia: Jurnal Pendidikan Dasar, vol. 3, no. 1, pp. 26–35, 2023.

https://doi.org/10.63761/jiel.v2i2.61

14. Putri and B. Sari, “Analisis penyesuaian diri pada siswa sekolah menengah pertama,” CIC: Jurnal Konseling dan Pendidikan, vol. 5, no. 1, pp. 45–56, 2025.

http://bk.ppj.unp.ac.id/index.php/cic/article/view/1239

15. D. Saputra and E. Wijaya, “Identifikasi kebutuhan peserta didik berdasarkan teori Abraham Maslow di sekolah menengah pertama,” Jurnal Pendidikan Dasar, vol. 12, no. 2, pp. 78–89, 2024.

https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jpdpb/article/view/43317

Downloads

Published

02-07-2026

How to Cite

[1]
A. Pangistri and A. P. Maulina, “Pemetaan Dimensi Kepribadian Siswa Kelas VII-A SMPN 37 Surabaya sebagai Dasar Layanan BK”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 12285–12293, Jul. 2026.

Issue

Section

Articles