Analisis Pengaruh Investasi dan Aglomerasi terhadap Ketimpangan Ekonomi dalam Perspektif Ekonomi Islam (Studi Kasus Antar Kabupaten dan Kota Provinsi Sumatera Barat Tahun 2018-2023)

Authors

  • Beta Risnawati UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
  • Gina Havieza Elmizan UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.10797

Keywords:

Investasi, Aglomerasi, Ketimpangan Ekonomi, Sumatera Barat

Abstract

Ketimpangan ekonomi merupakan permasalahan yang umum terjadi di negara berkembang, termasuk Indonesia. Ketimpangan ini ditandai oleh perbedaan pendapatan, kesempatan kerja, serta pembangunan infrastruktur antarwilayah. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Barat tahun 2018–2023 menunjukkan bahwa nilai Indeks Gini berada pada kisaran 0,194–0,394, dengan tingkat ketimpangan yang cenderung lebih tinggi di wilayah perkotaan dibandingkan kabupaten. Kondisi ini dipengaruhi oleh konsentrasi investasi dan aglomerasi ekonomi di wilayah yang lebih maju, sementara daerah yang relatif tertinggal masih kurang memperoleh perhatian pembangunan. Akibatnya, pertumbuhan ekonomi antarwilayah menjadi tidak merata. Dalam perspektif ekonomi Islam, ketimpangan ekonomi perlu diminimalkan melalui prinsip keadilan, pemerataan, dan kesejahteraan, sehingga diperlukan sinergi antara pemerintah dan masyarakat untuk menciptakan sistem ekonomi yang lebih adil dan berkelanjutan sesuai dengan prinsip syariah. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan pendekatan kuantitatif untuk menganalisis hubungan antara investasi, aglomerasi, dan ketimpangan ekonomi wilayah di 19 kabupaten/kota Provinsi Sumatera Barat selama periode 2018–2023. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Analisis data dilakukan menggunakan metode data panel yang menggabungkan data time series dan cross section untuk menggambarkan dinamika ketimpangan ekonomi antarwilayah. Hasil analisis regresi menggunakan EViews 12 menunjukkan bahwa investasi berpengaruh negatif terhadap ketimpangan ekonomi, namun tidak signifikan secara statistik. Sementara itu, aglomerasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketimpangan ekonomi. Secara simultan, kedua variabel tersebut menjelaskan sekitar 12,06% variasi ketimpangan ekonomi, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. Aini, U., Idrus, S., & Jumail, M. (2021). PELATIHAN PENGUJIAN HIPOTESIS STATISTIKA DASAR DENGAN SOFTWARE. Budimas, 1(2), 103–118.

2. Amika, F. Z., Sulistyowati, T., & Sulismaidi, S. (2024). Pendekatan Berkeadilan dalam Pembangunan Masyarakat: Studi Literatur Komprehensif. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(4), 957–972. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/12574

3. Dewi, F. P., Andriani, Widya, R. S., & Faricha, L. N. (2024). Problematika ketimpangan ekonomi dalam sistem. Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Manajemen, 1(4), 163–172.

4. Ersad, M. E., Amir, A., & Zulgani, Z. (2022). Dampak IPM, tingkat pengangguran dan tingkat kemiskinan terhadap ketimpangan pendapatan di Sumatera Bagian Selatan. Jurnal Paradigma Ekonomika, 17(2), 425–438. https://doi.org/10.22437/jpe.v17i2.15614

5. Himawan Arif Sutanto. (2024). Pengantar Ekonomi Pembangunan. PT Penerbit Naga Pustaka

6. Hutagaol, K. (2025). Kajian Tentang Uji Asumsi Klasik Berbantuan Spss. Jurnal Padegogik, 8(2), 15–28.

7. Kementrian Sekretariat Negara Republik Indonesia. (2020). Peraturan presiden Republik Indonesia No. 63 tahun 2020 tentang penetapan daerah tertinggal tahun 2020-2024. Kementerian Sekretariat Negara, (018390), 1–8. https://peraturan.bpk.go.id/Details/136563/perpres-no-63-tahun-2020

8. Kiton, M. A. (2019). Analisis Ketimpangan Pembangunan Ekonomi Di Provinsi Sumatera Utara. Jurnal Ilmiah Smart, 3(2), 68–80. http://stmb-multismart.ac.id/ejournal

9. Mardhian, D., Yulianita, A., & Mukhlis, M. (2023). Ketimpangan dan Prospek Perekonomian di Pulau Sumatera. Jurnal Informatika Ekonomi Bisnis, 5, 4–7. https://doi.org/10.37034/infeb.v5i3.612

10. Mardiana, A., Widayanti, S., Soedarto, T., & Atasa, D. (2022). Kabupaten Sumenep Risk Management Analysis Of Tobacco Farming In Prancak Village Pasongsongan District Sumenep Regency. Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH, 9(2), 680–698.

11. Mely Bilqisti Aula. (2025). Tafsir QS. Al-Hasyr Ayat 7 tentang Konsep HAM dan Distribusi Kekayaan di Tengah Krisis Ekonomi Global. Comprehensive Journal of Islamic Studies, 3(1 November), 54–63. https://doi.org/10.63829/js.v3i1nov.48

12. Nursan, A. muhammad. (2025). Buku Ajar Analisis Regresi Data Panel. Pustaka Bangsa.

13. R. Didi Djadjuli. (2018). Peran Pemerintah Dalam Pembangunan Ekonomi Daerah. Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara, 5(2), 8–21.

14. Rifka Alkhilyatul Ma’rifat, I Made Suraharta, I. I. J. (2024). Perekonomian Indonesia (Vol. 2). CV BRAVO PRESS INDONESIA.

15. Rismaya, E., & Yusuf, A. A. (2026). Persistence of Labor Market Disparities in Indonesia : An Analysis of Regional Productivity and Wage Persistensi Disparitas Pasar Tenaga Kerja di Indonesia : Analisis Kesenjangan Produktivitas dan Upah Regional 2018 – 2023 Fakultas Ekonomi dan Bisnis , Un. Of Society and Development, 2018–2023.

16. Syamsuddin, H. (2011). Perhitungan Indeks Gini Ratio dan Analisis Kesenjangan Distribusi Pendapatan Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2006-2010. Jurnal Paradigma Ekonomika, 1(4), 83–102. https://media.neliti.com/media/publications/43326-ID-perhitungan-indeks-gini-ratio-dan-analisis-kesenjangan-distribusi-pendapatan-kab.pdf

17. Wella Amalia Yanuarti, L. R. (2022). Wella Amalia Yanuarti, Lucky Rachmawati. INDEPENDENT : Journal Of Economics E-ISSN : 2798-5008, 2, 14–26.

18. Yuliadi, I. (2012). Kesenjangan Investasi Dan Evaluasi Kebijakan Pemekaran Wilayah Di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan: Kajian Masalah Ekonomi Dan Pembangunan, 13(2), 276. https://doi.org/10.23917/jep.v13i2.174

Downloads

Published

01-07-2026

How to Cite

[1]
B. Risnawati and G. H. Elmizan, “Analisis Pengaruh Investasi dan Aglomerasi terhadap Ketimpangan Ekonomi dalam Perspektif Ekonomi Islam (Studi Kasus Antar Kabupaten dan Kota Provinsi Sumatera Barat Tahun 2018-2023)”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 11885–11894, Jul. 2026.

Issue

Section

Articles