Strategi Petani dalam Meningkatkan Produksi Padi di Kecamatan Kamang Magek Kabupaten Agam
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.10795Keywords:
Strategi Petani, Produksi Padi, Benih, Pupuk, Kecamatan Kamang MagekAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terjadinya penurunan produksi dan produktivitas padi di Kecamatan Kamang Magek Kabupaten Agam selama beberapa tahun terakhir. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi pendapatan dan kesejahteraan petani sehingga diperlukan upaya untuk mengetahui strategi yang dilakukan petani dalam meningkatkan produksi padi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi petani dalam meningkatkan produksi padi di Kecamatan Kamang Magek Kabupaten Agam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari petani padi sebagai informan utama serta pihak Badan Penyuluhan Pertanian (BPP) dan perangkat kecamatan sebagai informan pendukung. Teknik pemilihan informan menggunakan purposive sampling. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani menerapkan berbagai strategi untuk meningkatkan produksi padi, yaitu melalui penggunaan benih, penggunaan pupuk, pengendalian hama dan penyakit, pemanfaatan alat dan mesin pertanian, serta pengelolaan irigasi. Dalam penggunaan benih, petani memilih benih yang sesuai dengan kondisi lahan, ketahanan terhadap hama, umur panen, dan kualitas hasil yang diinginkan, seperti Kuruik Kusuik, Solok, Putiah Lamo, Anak Daro, dan Cisokan. Penggunaan pupuk dilakukan sesuai kebutuhan tanaman, meskipun penerapan tepat dosis dan tepat waktu belum sepenuhnya sesuai anjuran. Pengendalian hama dan penyakit dilakukan melalui pemantauan rutin, penggunaan pestisida, serta pembersihan lahan. Pemanfaatan traktor meningkatkan efisiensi pengolahan lahan, sedangkan pengelolaan irigasi dilakukan sesuai kondisi lahan dan ketersediaan air. Kendala utama yang dihadapi petani adalah keterbatasan irigasi dan ketersediaan pupuk. Berdasarkan hasil penelitian, strategi yang diterapkan petani berperan dalam mendukung peningkatan produksi padi, meskipun masih memerlukan dukungan pemerintah dan instansi terkait, terutama dalam penyediaan sarana irigasi dan pupuk.
Downloads
References
1. Ananda, I. A., dkk. (2025). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Padi Sawah. Mimbar Agribisnis, Vol. 11 No, hal. 45-56.
2. Andika Syaputra. (2023). Strategi Peningkatan Produktivitas Petani Padi Sawah Terhadap Peranan Kelompok Tani (Study Kasus: Di Desa Melati II Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai. Universitas Medan Area.
3. Dede Ridwan Abdul Muhyi. (2022). Analisis Usaha Tani Dalam Meningkatkan Produksi Padi di Kecamatan Warungkondang Kabupaten Cianjur. Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.
4. Idris, M., Sakina dewi Cakra, A., Gusti Tamsil, A., Alisyumsyam, A., Musfiani, Y., Iksan Syawal, M., Armansyah, A., Ashari Arfah, R., KUNCI Strategi Peningkatan, K., Masyarakat, P., & Padi Sawah, P. (2024). Strategi Peningkatan Produktivitas Padi di Desa Padacenga: Langkah Menuju Kesejahteraan Masyarakat. Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi Dan Perubahan, 4(6), 73–81. https://doi.org/10.59818/jpm.v4i6.846
5. Monareh, Jonatan, and B, Tommy Ogie. “Disease Control Biopesticide Onrice Plants (Oryza L)Pengendalian Penyakit Biopestisida Tanaman Padi (Oryza L).” Jurnal Agroekoteknologi Terapan Applied Agroecotechnology Journal 1 (2020): 11. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/samrat-agrotek.
6. Mosher, A. T. (1987). Menggerakkan dan Membangun Pertanian. Jakarta: Edited byYasaguna.
7. Pendapatan Usahatani Padi Sawah Di Desa Wonosari, Tanjung Morawa, Deli Serdang, Sumatera Utara.” Jurnal Agriuma 5, no. 2 (2023): 102–18. https://doi.org/10.31289/agri.v5i2.10413.
8. Putra, R. & Y. (2019). Penerapan Pengendalian Hama Terpadu Pada Usahatani Padi. Jurnal Agribisnis, Hal. 67-75.
9. Siregar., dkk. (2020). Pengaruh Pemupukan Berimbang Terhadap Produktivitas Padi Sawah. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, Hal. 112-121.
10. Soekartawi. (2005). Agribisnis: Teori dan Aplikasinya. PT Raja Grafindo Persada.
11. Soekartawi. (2012). Teori Ekonomi Produksi Dengan Pokok Bahasan Analisis Fungsi Cobb-Douglas. Raja Grapindo Persada.
12. Soekartawi. (2012). Teori Ekonomi Produksi. Raja Grafindo Persada.
13. Sri Rahmadani. “Pengaruh Faktor-Faktor Produksi Padi Terhadap Peningkatan Pendapatan Petani Di Kecamatan Turikale Kabupaten Maros.” Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, (2017).
14. Untung, K. (1993). Pengantar Pengelolaan Hama Terpadu. Gadjah Mada University Press.
15. Wardhatul Laila, Naili Mafaaza, Kayla Alisha Ramdhani, Abi Bayu Ermawan, & Aliudin Aliudin. (2025). Strategi Meningkatkan Hasil Produksi Padi Sawah untuk Kesejahteraan dan Perekonomian Masyarakat Desa di Banten. Botani : Publikasi Ilmu Tanaman Dan Agribisnis, 2 (2), 219–229. https://doi.org/10.62951/botani.v2i2.349
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Intan Permata Sari, Yuwarman Mansur

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















