Pengaruh Kompetensi Guru dan Kepemimpinan Kepala Sekolah terhadap Mutu Pembelajaran dengan Motivasi Guru sebagai Variabel Mediasi (Studi pada Persepsi Guru di SMAN 1 Karang Bahagia)
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.10755Keywords:
Kompetensi Guru, Kepemimpinan Kepala Sekolah, Mutu Pembelajaran, Motivasi GuruAbstract
Mutu pembelajaran merupakan inti kualitas pendidikan nasional yang dijamin Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Pasal 5 ayat (1). Namun, di SMAN 1 Karang Bahagia, hasil Raport Pendidikan Kemdikdasmen 2025 menunjukkan capaian numerasi belum optimal, sementara survei budaya kerja guru dan absensi digital 2026 mengindikasikan variasi kedisiplinan, seperti skor keterlambatan/pulang awal 2,38 (kategori kurang) dan rendahnya penerapan pembelajaran aktif 2,85 (cukup). Kondisi ini diduga dipengaruhi kompetensi guru dan kepemimpinan kepala sekolah, dengan motivasi guru sebagai variabel mediasi. Penelitian bertujuan menganalisis pengaruh kompetensi guru dan kepemimpinan kepala sekolah terhadap mutu pembelajaran melalui motivasi guru. Desain penelitian adalah eksplanatori kausal kuantitatif. Sampel jenuh sebanyak 50 guru digunakan. Instrumen kuesioner awal 28 item diuji validitas dan reliabilitas melalui tiga tahap evaluasi outer model SEM-PLS, menghasilkan 25 indikator valid yang memenuhi kriteria convergent validity (AVE>0.50), discriminant validity (cross loading>0.70), dan composite reliability (>0.70). Hasil pengujian hipotesis menunjukkan: (1) kompetensi guru berpengaruh positif dan signifikan terhadap mutu pembelajaran, menegaskan bahwa penguasaan materi, strategi mengajar, dan pemahaman siswa meningkatkan kualitas proses belajar; (2) kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh positif dan signifikan, terutama melalui komunikasi efektif dan lingkungan kerja kondusif; (3) motivasi guru terbukti memediasi secara signifikan pengaruh kedua variabel independen terhadap mutu pembelajaran. Temuan ini mengonfirmasi peran krusial motivasi intrinsik guru sebagai jembatan yang mentransformasi kompetensi dan dukungan kepemimpinan menjadi praktik pembelajaran bermutu. Implikasinya, sekolah perlu mengembangkan program pelatihan berkelanjutan, supervisi akademik intensif, serta kebijakan membangkitkan motivasi guru agar mutu pembelajaran meningkat secara optimal.
Downloads
References
[1] M. Muhsin, M. E. Mahmud, and A. Muadin, “Supervisi Akademik untuk Meningkatkan Mutu Pembelajaran dan Pengembangan Budaya Mutu,” J. Educ. Res., vol. 4, no. 4, pp. 2393–2398, 2023.
[2] D. Satria, I. H. Kusasih, and G. Gusmaneli, “Analisis Rendahnya Kualitas Pendidikan di Indonesia Saat Ini : Suatu Kajian Literatur,” Bintang Pendidik. Indones., vol. 3, no. 2, pp. 292–309, 2025.
[3] Y. Maryati and A. Hanggara, “Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah, Lingkungan Kerja dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Guru,” Equilibirium J. Penelit. Pendidik. dan Ekon., vol. 19, no. 01, pp. 1–9, 2022.
[4] S. Maesaroh, F. Yuliaty, and D. Mulyanti, “Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Kompetensi Guru terhadap Kinerja Guru melalui Motivasi Guru,” J. Educ., vol. 06, no. 04, pp. 18297–18305, 2024.
[5] M. Pricilia, F. F. Ikhsan, and M. I. Putri, “Pengaruh Kompetensi Pedagogik Guru Dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran Siswa,” J. Pendidik. Sos. Hum., vol. 3, no. 1, pp. 56–62, 2024.
[6] A. Rosyada, E. Harapan, and R. Rohana, “Jurnal Manajemen Pendidikan Pengaruh Kompetensi Pedagogik Guru terhadap Kualitas Pembelajaran Sekolah Menengah Atas di Kota Sekayu , Sumatera Selatan The Influence of Teachers ’ Pedagogical Competence on Learning Quality,” J. Manaj. Pendidik., vol. 3, no. 1, pp. 31–42, 2021.
[7] A. D. R. Sari, M. Giatman, and E. Ernawati, “Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan,” J. Penelit. dan Pengemb. Pendidik., vol. 5, no. 3, pp. 329–333, 2021.
[8] H. Holila, Y. Arafat, and M. Rosani, “Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Komite Sekolah terhadap Mutu Pendidikan,” JIIP (Jurnal Ilm. Ilmu Pendidikan), vol. 6, no. November, pp. 9547–9556, 2023.
[9] H. Hazami and A. Hermingsih, “PENGARUH KOMPETENSI GURU TERHADAP EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN Hazami dan Anik Herminingsih,” J. Ilm. Manaj. dan Bisnis, vol. 3, no. 3, pp. 364–384, 2017.
[10] N. Qurrota A’yun, “Pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru di sekolah,” J. Islam. Educ. Innov., vol. 3, no. 2, pp. 86–96, 2022, doi: 10.26555/jiei.v3i2.6607.
[11] U. Salik, Y. Juliejantiningsih, and I. M. Sudana, “Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah , Profesionalisme Guru dan Motivasi Kerja terhadap Mutu Sekolah,” J. Inov. Pembelajaran di Sekol., vol. 5, no. 2, pp. 736–746, 2024, doi: 10.51874/jips.v5i2.284.
[12] I. Faridah, “Pengaruh Kompetensi Profesional Terhadap Motivasi Kerja Guru SD di Gugus Rujakbeling Kecamatan Kebumen Kabupaten Kebumen,” JIIP- J. Ilm. Ilmu Pendidik., vol. 4, no. 6, pp. 398–405, 2021.
[13] M. Darwin et al., Metode Penelitian Pendekatan Kuantitatif. 2021.
[14] V. Febryaningrum, A. V. Buana, A. F. Rohman, A. N. Rochmah, N. Soraya, and I. M. Suparta, “Penggunaan Analisis Structural Equation Modelling ( SEM ) Dengan PLS Untuk Menguji Pengaruh Variabel Intervening Terhadap Hubungan Variabel Independen dan Variabel Dependen,” vol. 1, no. 6, pp. 1–9, 2024.
[15] D. Achjari, “Partial Least Squares: Another Method Of Structural Equation Modeling Analysis,” J. Ekon. dan Bisnis Indones., vol. 19, no. 3, pp. 238–248, 2004.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rizal Pauzi, Anik Ermawati, Taufiq Rachman, Billy Josef Anis

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















