Solidaritas, Nilai, dan Kolaborasi: Studi Pengembangan Budaya Organisasi di Moosa Edufarm
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.10666Keywords:
Budaya Organisasi, Pengembangan Organisasi, Solidaritas Organik, Moosa Edufarm, Nilai Islam, Etos Kerja IslamiAbstract
Keberhasilan dan keberlanjutan organisasi dalam jangka panjang bergantung pada pengembangan budaya organisasi yang kuat. Penelitian ini bertujuan mengkaji proses pengembangan budaya organisasi di Moosa Edufarm, sebuah lembaga agrowisata edukasi peternakan sapi di Sumatera Barat yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam praktik kerjanya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus instrumental. Sumber data primer berasal dari pengalaman langsung penulis sebagai staf edufarm selama satu tahun, mencakup observasi partisipan terhadap dinamika kerja tim, pola solidaritas lintas divisi, dan implementasi sistem akuntabilitas. Data sekunder diperoleh dari studi literatur mendalam tentang teori pengembangan budaya organisasi dan etos kerja Islami dari para ahli seperti Fahmi (2012), Schein (2017), Robbins (1996), dan Kotter (1996). Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi antara pengalaman lapangan dan referensi teoritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Moosa Edufarm membangun budayanya melalui lima mekanisme yang saling memperkuat: internalisasi nilai-nilai Islam sebagai pondasi kerja, sosialisasi nilai secara organik melalui interaksi sehari-hari, keteladanan pimpinan yang hadir langsung di lapangan, sistem akuntabilitas berbasis amanah melalui stok opname bulanan, serta evaluasi informal namun konsisten. Lembaga ini mengadopsi budaya terbuka dan partisipatif yang diperkaya nilai-nilai Islam, ditandai oleh solidaritas lintas divisi yang muncul secara spontan, terutama saat menangani kunjungan rombongan besar hingga 200 orang. Keunikan budaya Moosa Edufarm terletak pada fleksibilitasnya yang bukan berarti longgar, melainkan kepercayaan yang tumbuh dari nilai bersama yang telah terinternalisasi secara tulus.
Downloads
References
[1] E. H. Schein, “Organizational Culture and Leadership (4th ed.). San Francisco: Jossey-Bass.,” 2010.
[2] I. Fahmi, Manajemen: Teori, Kasus, dan Solusi (2nd ed.). Alfabeta. 2012.
[3] M. K. Chaniago, S., Nurlaila, N., & Rokan, “Transparency and accountability in the management of independent mosque funds. Society,” vol. 12, no. 2, pp. 714–742, 2024, [Online]. Available: https://doi.org/10.33019/Society.V12i2.730
[4] T. A. Robbins, S. P., & Judge, Organizational Behavior (17th ed.). Pearson. 2019.
[5] D. A. Lestari, E. Savitri, and R. Natariasari, “Kinerja umkm ditinjau dari budaya organisasi, orientasi kewirausahaan, manajemen kualitas total, dan modal sosial,” CURRENT: Jurnal Kajian Akuntansi …. core.ac.uk, 2021. [Online]. Available: https://core.ac.uk/download/pdf/479926770.pdf
[6] I. Kurniadin, D., & Machali, “Manajemen Pendidikan: Konsep dan Prinsip Pengelolaan Pendidikan. Ar-Ruzz Media.,” 2012.
[7] M. F. Amran, A., Daud, S., & Ahmad, “Islamic work ethic, employee engagement, and organizational citizenship behavior among public servants.,” Malaysian J. Soc. Sci. Humanit., no. 8, p. 6, 2023.
[8] A. P. Sari, S. Ahmad, and H. Harris, “Pengaruh budaya organisasi dan motivasi kerja terhadap kinerja guru,” Jambura J. Educ. …, 2021, [Online]. Available: https://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/JJEM/article/view/642
[9] S. Sinaga, “Pengaruh komunikasi dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai badan pengelola pajak dan retribusi daerah kota medan,” J. Ilm. METADATA, 2020, [Online]. Available: https://ejournal.steitholabulilmi.ac.id/index.php/metadata/article/view/21
[10] S. Farisi, “Anteseden Budaya Organisasi dan Kompetensi Terhadap Kinerja Karyawan,” Maneggio J. Ilm. Magister Manaj., 2022, [Online]. Available: https://jurnal.umsu.ac.id/index.php/MANEGGIO/article/view/15329
[11] D. Andari, Etika Kepemimpinan, Kualitas Sistem Informasi Akuntansi, Fungsi Badan Pengawas, Tingkat Pemahaman Akuntansi, Dan Budaya Organisasi Terhadap Kualitas. eprints.unmas.ac.id, 2022. [Online]. Available: http://eprints.unmas.ac.id/id/eprint/2107/
[12] T. A. Robbins, S. P., & Judge, Organizational Behavior (18th ed.). Pearson. 2019.
[13] H. E. Sutrisno, Budaya organisasi. books.google.com, 2019. [Online]. Available: https://books.google.com/books?hl=en&lr=&id=pd6VDwAAQBAJ&oi=fnd&pg=PP1&dq=budaya+organisasi+standar+kualitas&ots=mcZGtEKA7I&sig=dgnjK_JZ0j4LWcTeWfyzSQwj1oo
[14] Robbins, & Judge, “Organizational behavior (17th ed.). Pearson.,” 2017.
[15] I. M. Darsana and F. T. Koerniawaty, Organizational Citizenship Behavior, Personality, Budaya Organisasi Dan Kinerja Karyawan, Aplikasi Pada Manajemen Sumber Daya Manusia Ke …. books.google.com, 2021. [Online]. Available: https://books.google.com/books?hl=en&lr=&id=FbRZEAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA1&dq=standar+kualitas+budaya+organisasi&ots=i2K8TIhoYO&sig=FaSZZu62_s0F6cnKTcWsLYfeAe0
[16] K. L. Kotler, P., & Keller, Marketing Management (15th ed.). Pearson. 2016.
[17] R. K. Yin, Case study research: Design and methods (5th ed.). Sage Publications. 2014.
[18] L. A. Kotter, J. P., & Schlesinger, “Choosing strategies for change. Harvard Business Review,” vol. 7, no. 8, pp. 130–139, 2008.
[19] S. M. Dr. Riyuzen Praja Tuala, Budaya Organisasi Dan Kepemimpinan Di Lembaga Pendidikan Islam. Bandar Lampung: Pusaka Media., 2020.
[20] N. Ningsih, P. L., & Irkhami, “Internalisasi etos kerja Islam: Perspektif aktualisasi iman.,” J. Ilm. Ekon. Islam, vol. 11, no. 4, 2025.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rimpi Yulia Azhari, Himyar Pasrizal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















