Karakteristik Arsitektur Kawasan Kota Tua Jakarta
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.10542Keywords:
Kota Tua Jakarta, Arsitektur Kawasan, Cagar Budaya, Ruang Publik, Pengalaman Pengguna, KonservasiAbstract
Keberadaan kawasan bersejarah di tengah perkembangan kota modern menjadi tantangan dalam menjaga identitas arsitektur sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat kontemporer. Kota Tua Jakarta merupakan kawasan cagar budaya yang memiliki nilai sejarah, arsitektur, dan sosial yang tinggi sebagai peninggalan masa kolonial Belanda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakter arsitektur kawasan Kota Tua Jakarta melalui aspek fungsi, tata ruang, bentuk bangunan, pengalaman pengguna, serta keterkaitannya dengan teori arsitektur. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan observasi lapangan dan studi literatur. Analisis dilakukan terhadap identitas kawasan, hubungan dengan lingkungan perkotaan, pola ruang, aktivitas pengguna, ekspresi arsitektur, serta pengalaman ruang yang dirasakan pengunjung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kota Tua Jakarta memiliki identitas kawasan yang kuat melalui keberadaan bangunan kolonial, struktur ruang yang terorganisir, serta fungsi adaptif yang mampu mengakomodasi aktivitas wisata, edukasi, budaya, dan ekonomi. Kawasan ini juga menunjukkan keterkaitan yang kuat dengan konsep Image of the City, Genius Loci, dan Space Syntax yang membentuk citra, makna, dan pola perilaku ruang pengguna. Meskipun demikian, masih ditemukan permasalahan berupa kepadatan pengunjung, keterbatasan aksesibilitas bagi difabel, dan penataan ruang komersial yang belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan upaya konservasi, peningkatan aksesibilitas, dan pengelolaan ruang yang lebih terintegrasi untuk menjaga keberlanjutan kawasan sebagai ruang publik yang edukatif, inklusif, dan berkelanjutan.
Downloads
References
[1] C. Alexander, S. Ishikawa, and M. Silverstein, A Pattern Language: Towns, Buildings, Construction. New York: Oxford University Press, 1977.
[2] A. J. Catanese and J. C. Snyder, Introduction to Architecture. New York: McGraw-Hill, 1992.
[3] Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, Kawasan Kota Tua Jakarta: Laporan Konservasi dan Pengembangan Kawasan. Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, 2020.
[4] K. Frampton, Modern Architecture: A Critical History, 4th ed. London: Thames & Hudson, 2007.
[5] H. Hertzberger, Lessons for Students in Architecture. Rotterdam: 010 Publishers, 1991.
[6] B. Hillier and J. Hanson, The Social Logic of Space. Cambridge: Cambridge University Press, 1984.
[7] K. Lynch, The Image of the City. Cambridge: MIT Press, 1960.
[8] C. Norberg-Schulz, Genius Loci: Towards a Phenomenology of Architecture. New York: Rizzoli, 1980.
[9] A. Rapoport, The Meaning of the Built Environment: A Nonverbal Communication Approach. Tucson: University of Arizona Press, 1982.
[10] B. Tschumi, Architecture and Disjunction. Cambridge: MIT Press, 1994.
[11] UNESCO, Recommendation on the Historic Urban Landscape. Paris: United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization, 2011.
[12] E. T. White, Site Analysis: Diagramming Information for Architectural Design, 2nd ed. Tallahassee: Architectural Media, 1999.
[13] A. Putri and D. Suryani, "Revitalisasi kawasan cagar budaya sebagai upaya pelestarian identitas kota," Jurnal Arsitektur Nusantara, vol. 11, no. 2, pp. 85–96, 2022.
[14] R. Prasetyo and A. Kurniawan, "Adaptive reuse pada bangunan bersejarah dalam mendukung keberlanjutan kawasan heritage," Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia, vol. 10, no. 1, pp. 45–57, 2021.
[15] H. Wijaya and N. Rahmawati, "Analisis pengalaman pengguna pada ruang publik kawasan wisata sejarah," Jurnal Perencanaan Kota dan Wilayah, vol. 18, no. 1, pp. 22–34, 2023.
[16] G. J. Ashworth and J. E. Tunbridge, The Tourist-Historic City: Retrospect and Prospect of Managing the Heritage City. Amsterdam: Pergamon, 2000.
[17] J. Gehl, Cities for People. Washington, DC: Island Press, 2010.
[18] ICOMOS, International Charter for the Conservation and Restoration of Monuments and Sites (Venice Charter). Venice, Italy: ICOMOS, 1964.
[19] J. Jacobs, The Death and Life of Great American Cities. New York: Random House, 1961.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sardianto Sardianto, Siti Sujatini, Siti Wardiningsih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















