Analisis Komparatif Kualitas Udara (PM2.5) di Kawasan Industri Medan (KIM) dan Kawasan Industri Belawan Berdasarkan Data Real-Time Platform Iqair
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.10519Keywords:
Analisis Komparatif, IQAir, Kualitas Udara, PM2.5Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kualitas udara di Kawasan Industri Medan (KIM) dan Kawasan Industri Belawan menggunakan data real-time yang diperoleh dari platform IQAir. Pertumbuhan aktivitas industri yang semakin meningkat di kedua kawasan tersebut berpotensi menyebabkan peningkatan emisi polutan udara, khususnya partikel halus PM2.5, yang dapat memberikan dampak negatif terhadap kesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan kajian yang dapat menggambarkan kondisi kualitas udara secara aktual sebagai dasar evaluasi pengelolaan lingkungan di kawasan industri. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dan komparatif. Data penelitian diperoleh melalui observasi digital pada platform IQAir selama tujuh hari berturut-turut dengan dua waktu pengamatan setiap hari, yaitu pada pagi dan malam hari. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa nilai rata-rata, maksimum, dan minimum untuk mengetahui karakteristik tingkat pencemaran udara di masing-masing lokasi. Selain itu, dilakukan uji Independent Sample T-Test untuk menguji signifikansi perbedaan kualitas udara antara Kawasan Industri Medan dan Kawasan Industri Belawan. Hasil penelitian diharapkan mampu memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi kualitas udara di kedua kawasan industri, mengidentifikasi wilayah dengan tingkat pencemaran yang lebih tinggi, serta menunjukkan adanya perbedaan kualitas udara yang signifikan atau tidak signifikan berdasarkan data yang diperoleh. Selain itu, penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah, pengelola kawasan industri, dan pemangku kepentingan lainnya dalam merumuskan kebijakan pengendalian pencemaran udara berbasis teknologi Internet of Things (IoT). Penelitian ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kualitas udara demi kesehatan dan keberlanjutan lingkungan.
Downloads
References
1. IQAir. (2026). Air Quality Monitoring Platform. Diakses dari IQAir Official Website
2. World Health Organization. (2021). WHO Global Air Quality Guidelines: Particulate Matter (PM2.5 and PM10), Ozone, Nitrogen Dioxide, Sulfur Dioxide and Carbon Monoxide. Diakses dari WHO Official Website
3. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. (2022). Pengendalian Pencemaran Udara di Kawasan Industri. Diakses dari KLHK Official Website
4. Badan Pusat Statistik. (2025). Statistik Lingkungan Hidup Indonesia. Diakses dari BPS Official Website
5. Mukono, H. J. (2008). Pencemaran Udara dan Pengaruhnya terhadap Gangguan Saluran Pernapasan. Surabaya: Airlangga University Press.
6. Soedomo, M. (2001). Pencemaran Udara. Bandung: Penerbit ITB.
7. Wardhana, W. A. (2004). Dampak Pencemaran Lingkungan. Yogyakarta: Andi Offset.
8. Fardiaz, S. (1992). Polusi Air dan Udara. Yogyakarta: Kanisius.
9. Anwar, K., & Wijaya, C. (2024). Dampak Emisi Kendaraan Bermotor Diesel Terhadap Akumulasi Particulate Matter (PM2.5) di Wilayah Urban. Jurnal Teknik Lingkungan UI, 19(3), 201-210.
10. Hidayat, M. S., & Kusuma, W. (2023). Evaluasi Kinerja Sensor IoT Rendah Biaya (Low-Cost Sensor) dalam Pengukuran Kualitas Udara Ambien. Jurnal Instrumentasi Lingkungan, 8(2), 89-98.
11. Nasution, S. R., & Siregar, M. A. (2022). Analisis Pola Sebaran Polutan Udara di Wilayah Metropolitan Medan menggunakan Pemodelan Spasial. Jurnal Sains dan Teknologi Lingkungan, 14(2), 112-125.
12. Prasetyo, A., Utomo, R. B., & Susanto, H. (2023). Penerapan Sistem Monitoring Kualitas Udara Berbasis Internet of Things (IoT) pada Kluster Industri Manufaktur. Jurnal Teknologi Lingkungan, 24(1), 45-52.
13. Rahmawati, F. (2020). Toksikologi Lingkungan dan Dampak Kesehatan Kerja Akibat Paparan Debu Mikroskopis. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
14. Siregar, I. F. (2021). Profil Ekonomi Wilayah Kota Medan: Karakteristik Industri Manufaktur KIM dan Maritim Belawan. Medan: USU Press.
15. Sudarsono, T. (2019). Klimatologi Lingkungan: Pengaruh Angin Darat dan Angin Laut terhadap Dispersi Polutan di Wilayah Pesisir. Jakarta: Erlangga.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dhafa Aulia, Irgi Alfareza Saragih, Muhammad Fharhan, Ilham Syahputra Lubis, Ramadhan Ido Mulia Harahap, Adelyna Octavia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















