Peran Integrasi SIMRS dan Aplikasi E-Klaim dalam Mempercepat Proses Klaim BPJS Kesehatan: Tinjauan Literatur

Authors

  • Bertua Novita Ayu Universitas Hang Tuah Pekanbaru
  • Renny Anggraini Universitas Hang Tuah Pekanbaru
  • Budi Hartono Universitas Hang Tuah Pekanbaru

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.10480

Keywords:

SIMRS, e-Klaim, BPJS Kesehatan, INA-CBG’s, Klaim Rumah Sakit, Rekam Medis Elektronik

Abstract

Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui BPJS Kesehatan menjadi sumber utama pembiayaan layanan kesehatan rumah sakit di Indonesia. Namun, keterlambatan proses klaim BPJS masih menjadi permasalahan yang berdampak pada arus kas dan operasional rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran integrasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) dan aplikasi e-Klaim INA-CBG’s dalam mempercepat proses klaim BPJS Kesehatan, mengidentifikasi faktor penghambat, serta merumuskan strategi optimalisasi integrasi sistem. Metode penelitian yang digunakan adalah systematic literature review (SLR) dengan pendekatan kualitatif deskriptif terhadap berbagai literatur ilmiah tahun 2020–2026 yang relevan dengan tema penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi SIMRS dengan e-Klaim mampu meningkatkan efisiensi proses klaim melalui otomatisasi input data, pengurangan duplikasi administrasi, peningkatan akurasi coding diagnosis dan tindakan, serta percepatan verifikasi klaim. Selain itu, implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) yang terhubung dengan e-Klaim turut mendukung percepatan pengajuan klaim secara digital dan paperless. Meskipun demikian, berbagai hambatan masih ditemukan, seperti integrasi sistem yang belum optimal, kesalahan coding, ketidaklengkapan dokumen, keterbatasan infrastruktur teknologi informasi, dan rendahnya kompetensi sumber daya manusia. Strategi yang direkomendasikan meliputi penguatan bridging SIMRS–e-Klaim, peningkatan kualitas data dan validasi coding, penyederhanaan antarmuka sistem, penyusunan SOP standar, serta pelatihan rutin bagi petugas klaim dan coder. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi SIMRS dan e-Klaim memiliki peran penting dalam mempercepat proses klaim BPJS Kesehatan dan meningkatkan efisiensi administrasi rumah sakit. Keberhasilan implementasi integrasi sistem memerlukan dukungan teknologi, sumber daya manusia, dan kebijakan organisasi yang terstruktur agar proses klaim dapat berjalan lebih cepat, akurat, dan efektif.

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. Anwar, T. (2025). Buku ajar sistem informasi kesehatan.

2. Aulia, A., & Amri, U. (2024). Analisis Klaim Pending , Verifikasi dan Audit Pascaklaim Jaminan Kesehatan Nasional Analisis Klaim Pending , Verifikasi dan Audit Pascaklaim Jaminan Kesehatan. Jurnal Ekonomi Kesehatan Indonesia, 9(2). https://doi.org/10.7454/eki.v9i2.1132

3. Azzahra, A., Astuti, W., Djamaludin, R., & Okky, K. (2023). Implementasi penggunaan rekam medik eletronik rawat jalan di rumah sakit gotong royong surabaya 1,2,3,4. 1(1), 17–24.

4. Beleneti, N., Jusuf, H., & Aulia, U. (2026). Analisis Hambatan Dalam Proes Klaim Dana BPJS Kesehatan Di Puskesmas Kota Tengah Kota Gorontalo Analysis of Obstacles in the BPJS Health Claims Process at Community Health Centers in Central City , Gorontalo City. 9(2), 2485–2493. https://doi.org/10.56338/jks.v9i2.10620

5. Chaesya, Putri, I., & Yektiningtyastuti, Agya Osadawedya Hakim, G. (2025). Analisis Faktor Penghambat Pengajuan Klaim BPJS Rawat Inap di RSUD Majenang Tahun 2023 Analysis of Inhibiting Factors in Submitting Inpatient BPJS Claims at Majenang Hospital in 2023. 17(1), 103–118.

6. Handiwidjojo, W. (2021). Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit. Jurnal Eksplorasi Karya Sistem Informasi dan Sains, 2(2), 32–38.

7. Hatta, G. R. (2023). Pedoman Manajemen Informasi Kesehatan di Sarana Pelayanan Kesehatan (Edisi Revisi). Jakarta: Universitas Indonesia Press.

8. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

9. Kodyat, A. G., & Ulfa, L. (2026). EVALUASI PENANGANAN KLAIM TERTUNDA RAWAT INAP BPJS KESEHATAN DI RS SENTRA MEDIKA CIBINONG TAHUN 2025. 10(2).

10. Nurwito, B. S. (2022). Manfaat dan Efektivitas Penerapan Sistem Informasi pada Rumah Sakit Swasta dan Rumah Sakit Pemerintah. 165–170. https://doi.org/10.33560/jmiki.v12i2.664

11. Oktarina, N., & Novratilova, S. (2025). EVALUASI SISTEM CASEMIX DALAM PROSES KLAIM BPJS : STUDI. 9, 3150–3154.

12. Ramdhan Gunawan, H. (2024). Program Studi Analis Kesehatan Abstrak ( indonesia ) BPJS Kesehatan ( Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan ) merupakan Jaminan Kesehatan Nasional ( JKN ) sejak tahun 2014 . Awalnya , jaminan sosial kesehatan kesehatan di rumah sakit . Dengan tarif. 67–81.

13. Saputra, W. H., & Prima, A. (2022). E-CLAIM SYSTEM FOR HEALTH INSURANCE AND SOCIAL SECURITY ( BPJS ) TYPES IN INDONESIA : INNOVATION AND EFFECTIVENESS OF SERVICES. 1(1).

14. Variza, M. A. (2025). Hubungan Implementasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit ( SIMRS ) Berbasis Aplikasi Terhadap Percepatan Pengumpulan Berkas Klaim BPJS Di Rumah Sakit Bhayangkara Bengkulu Mega Ayu Variza. Syntax Literate : Jurnal Ilmiah Indonesia, 10(11), 9523–9534.

15. Wahyuni, R. S., Roesmayanti, D., Sumiyati, & Santiko, I. (2025). KEBIJAKAN DAN PENERAPAN DIGITAL KESEHATAN DI RSIJ CEMPAKA PUTIH : TINJAUAN DESKRIPTIF. Media Riset Bisnis Ekonomi Sains Dan Terapan, 2(24), 64–74.

Downloads

Published

27-06-2026

How to Cite

[1]
B. N. Ayu, R. Anggraini, and B. Hartono, “Peran Integrasi SIMRS dan Aplikasi E-Klaim dalam Mempercepat Proses Klaim BPJS Kesehatan: Tinjauan Literatur”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 10989–10997, Jun. 2026.

Issue

Section

Articles