Pengaruh Work Life Balance dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan di PT Kubang Motor Kabupaten Bekasi

Authors

  • Titin Pitriani Universitas Bina Sarana Informatika
  • Irwan Raharja Universitas Bina Sarana Informatika

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.10455

Keywords:

Work Life Balance, Motivasi Kerja, Kinerja Karyawan, PT Kubang Motor

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh parsial dan simultan motivasi kerja dan keseimbangan kerja-hidup terhadap kinerja karyawan di PT Kubang Motor, Kabupaten Bekasi. “Teknik kuantitatif yang dikombinasikan dengan metode penelitian eksploratif merupakan strategi yang digunakan. Data dikumpulkan antara tanggal 13 April 2026 dan 13 Mei 2026 melalui observasi dan penyampaian kuesioner. Skala Likert kepada lima puluh karyawan yang dipilih memakai prosedur pengambilan sampel jenuh. Dengan menggunakan SPSS versi 27, uji validitas, uji reliabilitas, regresi linier berganda, uji parsial (t), uji simultan (F), dan koefisien determinasi digunakan untuk menganalisis data. Dengan nilai t sebesar 6,480 dan signifikansi 0,000, temuan ini menunjukkan bahwa keseimbangan kerja-hidup memiliki dampak yang menguntungkan dan substansial terhadap kinerja karyawan. Kinerja karyawan dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh motivasi kerja, dengan nilai t sebesar 3,893 dan tingkat signifikansi 0,000. Kinerja karyawan secara signifikan dipengaruhi oleh kedua faktor tersebut secara bersamaan, dengan nilai F sebesar 24,627 dan signifikansi 0,000. Work life balance dan motivasi kerja secara gabungan dapat menjelaskan 51,2% variasi kinerja karyawan, menurut nilai koefisien determinasi sebesar 0,512, dengan faktor tambahan di luar model penelitian menjelaskan sisanya sebesar 48,8%.” Adapun penelitian ini menyoroti pentingnya menjaga work life balance dan meningkatkan motivasi taktik untuk memaksimalkan kinerja pekerja di perusahaan perbaikan mobil.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Armstrong, M., & Taylor, S. (2023). Armstrong's Handbook of Human Resource Management Practice (16th ed.). Kogan Page.

[2] Bakker, A. B., & Demerouti, E. (2017). Job Demands–Resources Theory: Taking Stock and Looking Forward. Journal of Occupational Health Psychology, 22(3), 273–285. https://doi.org/10.1037/ocp0000056

[3] Basyid, A. (2024). Pengaruh Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan. Manajerial dan Bisnis Tanjungpinang, 7(1), 39–43.https://doi.org/10.52624/manajerial.v7i1.2430

[4] Edelweis, E., Pitriyani, P., & Melia, Y. (2025). Pengaruh Employee Engagement, Work Life Balance dan Motivasi Kerja

[5] terhadap Kinerja Karyawan Ritel di Rantauprapat. Jurnal Minfo Polgan, 14(1), 542–552. https://doi.org/10.33395/jmp.v14i1.1478

[6] Elfira, T., Hamzah, A., & Universitas R. (2021). Keseimbangan Kerja dan Kehidupan (Work Life Balance). JURIPOL (Jurnal

[7] Institusi Politeknik Ganesha Medan), 4(September), 129–141.

[8] Fisher, G. G., Bulger, C. A., & Smith, C. S. (2009). Beyond Work and Family: A Measure of Work/Nonwork Interference

[9] and Enhancement. Journal of Occupational Health Psychology, 14(4), 441–456. https://doi.org/10.1037/a0016737

[10] Greenhaus, J. H., & Allen, T. D. (2011). Work–Family Balance: A Review and Extension of the Literature. In J. C. Quick & L. E. Tetrick (Eds.), Handbook of Occupational Health Psychology (2nd ed., pp. 165–183). American Psychological Association.

[11] Greenhaus, J. H., & Beutell, N. J. (1985). Sources of Conflict Between Work and Family Roles. Academy of Management Review, 10(1), 76–88. https://doi.org/10.2307/258214

[12] Hasibuan, M. S. P. (2019). Manajemen Sumber Daya Manusia (Edisi Revisi). Jakarta: Bumi Aksara.

[13] Herzberg, F. (1966). Work and the Nature of Man. Cleveland, OH: World Publishing Company.

[14] Idrus, S., Ruhana, F., Amalia, M. R., Rosyid, A. F., & Kuswandi, D. (2023). Implementasi Kebijakan Manajemen Sumber

[15] Daya Manusia yang Efektif dalam Meningkatkan Kinerja Organisasi di Era Bisnis Global. Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA), 7(1), 72–89. https://doi.org/10.31955/mea.v7i1.2879

[16] Mangkunegara, A. A. Anwar Prabu. (2017). Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

[17] Maslow, A. H. (1954). Motivation and Personality. New York: Harper & Row.

[18] Meyer, J. P., & Allen, N. J. (1997). Commitment in the Workplace: Theory, Research, and Application. Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

[19] Muharto, M. A., & A. (2022). Pengaruh Work Life Balance terhadap Kinerja Karyawan (Effect of Work Life Balance on Employee Performance). Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis, 15(1), 37–46.

[20] Putri, A., & Marginingsih, R. (2023). Pengaruh Disiplin Kerja dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT Mutiara Anugerah Alam. Insight Management Journal, 4(1), 1–11.

[21] Ramadhan, R., & Winata, H. (2025). Pengaruh Keseimbangan Kerja Hidup (Work Life Balance) dan Kelelahan (Burnout) terhadap Kinerja Karyawan (Studi pada Toko Indomaret Area Karang Tengah, Kota Tangerang). SOCIORA: The Journal of Social Sciences and Humanities, 2(1), 26–37. https://doi.org/10.33753/sociora.v2i1.42

[22] Ramdhani, D. Y., & Rasto. (2021). Keseimbangan Kehidupan Kerja (Work Life Balance) sebagai Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Karyawan (Work Life Balance as a Factor Affecting Employee Performance). Jurnal Manajerial, 20(1), 98–106. https://doi.org/10.17509/manajerial.v20i1.29670

[23] Renaldi, A. (2025). Analisis Work Life Balance, Kepuasan Kerja dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada Bank Kalbar Cabang Semitau. MABIS: Jurnal Manajemen Bisnis, 16(2). https://doi.org/10.66003/mabis.v16i2.10595

[24] Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2022). Organizational Behavior (19th ed.). Pearson.

[25] Schaufeli, W. B., Bakker, A. B., & Salanova, M. (2006). The Measurement of Work Engagement with a Short Questionnaire: A Cross-National Study. Educational and Psychological Measurement, 66(4), 701–716. https://doi.org/10.1177/0013164405282471

[26] Sidharta, F., Basaria, D., & Fahlevi, R. (2024). Peran Motivasi Kerja dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan. Jurnal Psikologi Wijaya Putra (Psikowipa), 5(1), 23–30. https://doi.org/10.38156/psikowipa.v5i1.141

[27] Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

[28] Valery, M. B., Santati, P., & Hadjri, M. I. (2023). The Influence of Work-Life Balance on Employee Performance. JPIM (Jurnal Penelitian Ilmu Manajemen), 8(2), 208–217. https://doi.org/10.30736/jpim.v8i2.1601

[29] Wahyudin, A., Fitriati, A., Darmawan, A., & Rachmawati, E. (2025). Pengaruh Work Life Balance dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan dengan Kepuasan Kerja sebagai Variabel Intervening. Entrepreneurship Bisnis Manajemen Akuntansi (E-BISMA), 6(1), 110–131. https://doi.org/10.37631/ebisma.v6i1.1802

[30] Zulkifli, R. A., & Ubaidillah, H. (2024). Meningkatkan Kinerja Karyawan di Indonesia: Dampak. Journal Pemberdayaan Ekonomi dan Masyarakat, 1(2), 1–23.

Downloads

Published

03-07-2026

How to Cite

[1]
T. Pitriani and I. Raharja, “Pengaruh Work Life Balance dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan di PT Kubang Motor Kabupaten Bekasi”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 12345–12353, Jul. 2026.

Issue

Section

Articles