Informasi Keberlanjutan dan Ketidakpastian Pasar: Peran Pengungkapan Karbon

Authors

  • Arikah Wulandari Universitas Trisakti
  • Juniati Gunawan Universitas Trisakti

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.10449

Keywords:

Informasi Keberlanjutan, Ketidakpastian Pasar, Pengungkapan Karbon, ESG Disclosure, Carbon Disclosure Project, Basic Materials

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Informasi Keberlanjutan terhadap Ketidakpastian Pasar serta menguji peran Pengungkapan Karbon dalam memoderasi hubungan tersebut. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan, laporan keberlanjutan, dan data pasar perusahaan sektor Basic Materials yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Informasi Keberlanjutan diukur menggunakan ESG Disclosure Index, Ketidakpastian Pasar diukur menggunakan volatilitas return saham, sedangkan Pengungkapan Karbon diukur menggunakan pendekatan Carbon Disclosure Project (CDP). Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel untuk menguji hubungan antarvariabel penelitian serta mengidentifikasi peran moderasi Pengungkapan Karbon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Informasi Keberlanjutan berpengaruh negatif terhadap Ketidakpastian Pasar, yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat pengungkapan informasi keberlanjutan, maka semakin rendah tingkat ketidakpastian yang dihadapi investor di pasar. Selain itu, Pengungkapan Karbon terbukti memoderasi hubungan antara Informasi Keberlanjutan dan Ketidakpastian Pasar. Namun, sifat moderasi yang dihasilkan adalah memperlemah pengaruh negatif tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa pada perusahaan sektor Basic Materials, informasi karbon tidak selalu dipersepsikan sebagai sinyal positif oleh investor, melainkan juga dapat meningkatkan perhatian terhadap risiko lingkungan dan risiko transisi yang dihadapi perusahaan. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris pada sektor Basic Materials yang masih relatif terbatas diteliti, khususnya terkait hubungan antara pengungkapan keberlanjutan, pengungkapan karbon, dan ketidakpastian pasar selama periode 2020–2024 yang ditandai dengan peningkatan tekanan ESG, transisi energi, dan perhatian global terhadap isu perubahan iklim.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Bolton, P., & Kacperczyk, M. (2021). Do investors care about carbon risk?. Journal of financial economics, 142(2), 517-549.

[2] Broadstock, D. C., Chan, K., Cheng, L. T. W., & Wang, X. (2021). The role of ESG performance during times of financial crisis: Evidence from COVID-19 in China. Journal of Banking and Finance, 133, 106300. https://doi.org/10.1016/j.jbankfin.2021.106300

[3] Clarkson, P. M., Li, Y., Richardson, G., & Tsang, A. (2015). Voluntary external assurance of corporate social responsibility reports and the Dow Jones Sustainability Index membership: International evidence. Unpublished working paper, UQ Business School, 1-40.

[4] Dhaliwal, D. S., Li, O. Z., Tsang, A., & Yang, Y. G. (2011). Voluntary nonfinancial disclosure and the cost of equity capital: The initiation of corporate social responsibility reporting. The Accounting Review, 86(1), 59–100.

[5] Dwiyandi, N. (2025). Pengaruh Pengungkapan Terkait Keberlanjutan Dan Iklim Sesuai IFRS S1 Dan S2 Terhadap Nilai Perusahaan. Jurnal Akuntansi Trisakti, 12(1), 109-128.

[6] Gunawan, J., Liu, Y. C., Rosalina, L., Sutrisno, E., & Haris, A. (2024). Towards sustainable governance: Do banking sectors practice sustainable finance beyond compliance. Journal of Infrastructure, Policy and Development, 8(9), 7388.

[7] He, R., Luo, L., Shamsuddin, A., & Tang, Q. (2022). Corporate carbon accounting: a literature review of carbon accounting research from the Kyoto Protocol to the Paris Agreement. Accounting & Finance, 62(1), 261-298.

[8] Hummel, K., & Schlick, C. (2016). The relationship between sustainability performance and sustainability disclosure–Reconciling voluntary disclosure theory and legitimacy theory. Journal of accounting and public policy, 35(5), 455-476.

[9] Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC). (2021). Climate Change 2021: The Physical Science Basis. Cambridge University Press.

[10] International Sustainability Standards Board (ISSB). (2023). IFRS Sustainability Disclosure Standards. IFRS Foundation.

[11] Jain, A. K. (2022). Global carbon budget 2022. Earth System Science Data, 14(11), 4811-4900.

[12] Krüger, P. (2015). Corporate goodness and shareholder wealth. Journal of Financial Economics, 115(2), 304–329.

[13] Lisnawati, L., Aryati, T., & Gunawan, J. (2024). IMPLEMENTATION OF DIGITAL INNOVATION ON SUSTAINABILITY PERFORMANCE: THE MODERATING ROLE OF GREEN ACCOUNTING IN THE INDUSTRIAL SECTOR. Eastern-European Journal of Enterprise Technologies, 127(13).

[14] Matsumura, E. M., Prakash, R., & Vera-Muñoz, S. C. (2014). Firm-value effects of carbon emissions and carbon disclosures. The Accounting Review, 89(2), 695–724. https://doi.org/10.2308/accr-50629

[15] Moussa, A. S., & Elmarzouky, M. (2024). Sustainability Reporting and Market Uncertainty: The Moderating Effect of Carbon Disclosure. Sustainability (Switzerland), 16(13), 1–18. https://doi.org/10.3390/su16135290

[16] Pastor, L., & Veronesi, P. (2012). Uncertainty about government policy and stock prices. The journal of Finance, 67(4), 1219-1264.

[17] Raimo, N., de Nuccio, E., & Vitolla, F. (2022). Corporate governance and environmental disclosure through integrated reporting. Measuring Business Excellence, 26(4), 451-470.

Downloads

Published

25-06-2026

How to Cite

[1]
A. Wulandari and J. Gunawan, “Informasi Keberlanjutan dan Ketidakpastian Pasar: Peran Pengungkapan Karbon”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 10458–10465, Jun. 2026.

Issue

Section

Articles