Branded Storytelling dan Estetika Sinematik sebagai Strategi Komunikasi Visual : Studi pada Iklan Marjan Versi "Tikus Rakus"
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.10432Keywords:
Branded Storytelling, Estetika Sinematik, Komunikasi Visual, Iklan Marjan, Identitas MerekAbstract
Iklan video di Indonesia kini telah berkembang menjadi media berceritayang mampu membangun hubungan emosional antara merek dan konsumen, menggantikan fungsi konvensionalnya sebagai penyampaiinformasi produk semata. Dalam konteks ini, branded storytelling dan estetika sinematik muncul sebagai strategi komunikasi visual yang semakin relevan dan banyak diadopsi oleh industri kreatif. Penelitian inibertujuan untuk menganalisis penerapan branded storytelling dan estetika sinematik sebagai strategi komunikasi visual dalam iklan Marjan versi "Tikus Rakus" yang dirilis pada musim Ramadan 2026 oleh PT Lasallefood Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptifkualitatif dengan metode analisis teks visual dan analisis naratif. Data diperoleh melalui pengamatan mendalam terhadap elemen visual, suara, dan struktur cerita yang terdapat dalam iklan tersebut. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa iklan Marjan versi "Tikus Rakus" berhasilmembangun narasi yang kuat melalui pengembangan karakter, konflik, klimaks, dan resolusi yang terstruktur, sehingga mampu menciptakanketerlibatan emosional penonton secara signifikan. Karakter "tikusrakus" difungsikan sebagai metafora visual untuk merepresentasikankeserakahan dalam sistem ekonomi digital sekaligus menyampaikanpesan moral yang relevan dengan nilai-nilai Ramadan kepadamasyarakat. Dari aspek estetika sinematik, penggunaan pencahayaandramatis, palet warna bernuansa cyberpunk, sudut kamera dinamis, efekCGI yang ekstensif, musik epik, dan editing cepat terbukti mampumemperkuat suasana serta membangun emosi cerita secara efektif. Kombinasi branded storytelling dan estetika sinematik tersebut tidakhanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga memperkuat identitas merekMarjan sebagai simbol kebersamaan, kemenangan, dan keharmonisan. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi narasisinematik dan komunikasi visual merupakan strategi yang efektif dalammembangun identitas merek serta meningkatkan keterlibatan emosionalpenonton terhadap iklan.
Downloads
References
[1] I. Yulistiani, "Strategi komunikasi emosional dengan storytelling untuk membangun engagement di media digital," Komunikologi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 2025.
[2] I. Ridho Juliandri, A. Athalia, I. Gozali, dan C. Lim, "Soft Selling atau Hard Selling: Analisis Konten @RizkyyFazz Campaign Digital Brand Cimory melalui Platform Tiktok," vol. 3, no. 1, Agustus 2025.
[3] B. Ramadhan Junaidi, W. Pebrianti, dan A. Shalahuddin, "Pengaruh Storytelling Branding Sirup Marjan," Madani: Jurnal Ilmiah Multidisipline, vol. 3, no. 5, hal. 279–288, 2025. doi: 10.5281/zenodo.15610701
[4] A. P. Hikmatyar dan G. Isman, "Analisis Teknik Deep Focus Dalam Menciptakan Komposisi Visual," Filosofi: Publikasi Ilmu Komunikasi, Desain, Seni Budaya, vol. 1, no. 1, hal. 21–30, 2024. doi: 10.62383/filosofi.v1i1.40
[5] I. L. Elisabet Hutauruk, R. P. Manik, P. D. Sapitri, A. D. Andika, I. R. Sembiring, dan R. Harahap, "Kritik Sosial Dalam Iklan 'Tikus Rakus' Marjan 2026: Analisis Wacana Kritis Perspektif Norman Fairclough," Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan, vol. 8, no. 1, hal. 207–218, 2026. doi: 10.29303/kopula.v8i1.9857
[6] R. P. Tutiasri, "Analisis Resepsi Remaja pada Nilai Budaya dan Religius dalam Iklan Sirup Marjan (Edisi Baruna Sang Penjaga Samudra)," JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, vol. 6, no. 7, hal. 4961–4967, 2023. doi: 10.54371/jiip.v6i7.2386
[7] N. S. Khasanah dan E. Purwanto, "Media dan Budaya Visual: Kajian Estetika dalam Iklan Digital," Jurnal UBM, vol. 19, no. 2. [Daring]. Tersedia: http://journal.ubm.ac.id/
[8] F. Amira, "Simbolisme Tarot & Budaya Nusantara sebagai Metafora Visual dalam Ilustrasi Kontemporer," Jurnal Desain Komunikasi Visual, vol. 3, no. 2, hal. 1–16, 2026. doi: 10.47134/dkv.v3i2.5708
[9] N. A. Ansyari, "Implementasi Storytelling Marketing Sutasoma Hotel By The Tribrata dalam Membangun Brand Awareness," MUKASI: Jurnal Ilmu Komunikasi, vol. 4, no. 3, hal. 1098–1107, 2025. doi: 10.54259/mukasi.v4i3.5380
[10] A. F. Ardana, "Strategi Komunikasi Pemasaran Melalui Storytelling Perumahan Grand Citra Mandiri dalam Membangun Koneksi Emosional dengan Pembeli," NAAFI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, vol. 2, no. 1, 2025. doi: 10.62387/naafi.v1i6.348
[11] F. Nugraha dan M. Alfaujianto, "Visual Storytelling dalam Film Pendek sebagai Media Komunikasi Visual," 2026.
[12] A. Kusrianto, Pengantar Desain Komunikasi Visual. Yogyakarta: Andi, 2007.
[13] R. Ros Amelia, H. Atmami, dan R. Almira Fitri, "Analisis Visual dan Naratif Iklan Marjan 2025: Studi Pendekatan Audience-Centered Design," vol. 9, no. 1, hal. 89–102, 2025. [Daring]. Tersedia: http://aksa.stsrdvisi.ac.id
[14] P. R. Setya Putra, C. Chalik, dan A. Riyadi Swandhani, "Elemen Sinematografi Dalam Iklan Toyota Gazoo Racing Versi Wild Moment," MAVIS: Jurnal Desain Komunikasi Visual, vol. 7, no. 2, hal. 173–184, 2025. doi: 10.32664/mavis.v7i02.1481
[15] I. Setiawan dan D. Manesah, "Analisis Teknik Deep Focus Dalam Menciptakan Komposisi Visual Pada Film 'Sang Prawira'," Filosofi: Publikasi Ilmu Komunikasi, Desain, Seni Budaya, vol. 1, no. 1, hal. 21–30, 2024. doi: 10.62383/filosofi.v1i1.40
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Ronald Bustomi, Andini Putri Rahman, Freya Arundaya, Aliyah Aliyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















