Efektivitas Pemberian MP-ASI terhadap Status Gizi pada Anak Usia 6-7 Bulan di Puskesmas Tenayan Raya Pekanbaru

Authors

  • Eva Kurnia Ulansari Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah
  • Rifa Yanti Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah
  • Ika Permanasari Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah
  • Rahmaniza Rahmaniza Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.10424

Keywords:

MP-ASI, Status Gizi, Anak 6-7 Bulan, Puskesmas Tenayan Raya

Abstract

Periode 6–7 bulan merupakan masa kritis pertumbuhan anak yang membutuhkan asupan gizi selain ASI. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat 49 juta balita kurus di dunia, sedangkan di Indonesia prevalensi gizi kurang dan buruk masih tinggi (13,8% dan 3,9%). Di Kota Pekanbaru, wasting meningkat dari 5,9% menjadi 8,6% pada tahun 2022. Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) yang tepat waktu dan berkualitas menjadi intervensi penting untuk memperbaiki status gizi. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pemberian MP-ASI terhadap status gizi anak usia 6–7 bulan di Puskesmas Tenayan Raya. Desain quasy eksperimen dengan rancangan one group pretest posttest diterapkan pada 16 anak yang diambil secara total sampling. Intervensi berupa pemberian MP-ASI 1 kali sehari selama seminggu, dengan menu bubur opor ayam, sup ayam, dan bubur ayam yang diformulasikan memenuhi kebutuhan energi, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Status gizi diukur menggunakan indeks BB/TB berdasarkan standar WHO. Data dianalisis dengan uji Wilcoxon setelah uji normalitas Shapiro-Wilk menunjukkan distribusi tidak normal (p<0,05). Hasil pretest menunjukkan 62,5% anak kurus dan 25,0% sangat kurus. Pasca intervensi, terjadi peningkatan signifikan: 68,5% berstatus gizi normal, 25,0% gemuk, dan hanya 6,3% kurus; tidak ada lagi sangat kurus. Median status gizi naik dari 1,00 menjadi 2,00 dengan nilai p=0,000 (p<0,05). Disimpulkan bahwa pemberian MP-ASI efektif meningkatkan status gizi anak 6–7 bulan. Edukasi berkelanjutan tentang MP-ASI bagi ibu balita sangat direkomendasikan guna mencegah malnutrisi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] S. Maryam, Gizi dalam Kesehatan Reproduksi. Jakarta: Salemba Medika, 2016.

[2] World Health Organization, Improving Early Childhood Development: WHO Guideline. Geneva: WHO, 2018.

[3] F. A. Yulnefia, "Hubungan Frekuensi Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) Dengan Status Gizi Anak Usia 6–24 Bulan," Collab Med J, vol. 3, no. 3, pp. 23–30, 2020.

[4] Y. Elvita, "Status Gizi Balita di Provinsi Riau Tahun 2022," Laporan Dinas Kesehatan Provinsi Riau, 2024.

[5] Kementerian Kesehatan RI, Profil Kesehatan Indonesia 2022. Jakarta: Kemenkes RI, 2022.

[6] UNICEF, The State of the World's Children 2020. New York: UNICEF, 2020.

[7] World Health Organization, Infant and Young Child Feeding. Geneva: WHO, 2021.

[8] World Health Organization, Malnutrition: Key Facts. Geneva: WHO, 2022.

[9] S. Oktavia, "Dampak Gizi Buruk Terhadap Kualitas Sumber Daya Manusia," Jurnal Gizi dan Pangan, 2017.

[10] D. Sartika, "Konseling Sebaya Bagi Ibu Untuk Meningkatkan Praktik Pemberian ASI Eksklusif," Jurnal Gizi, vol. 11, no. 7, pp. 351–356, 2020.

[11] A. U. Zogara, M. S. Loaloka, and M. G. Pantaleon, "Faktor Ibu Dan Waktu Pemberian MPASI Berhubungan Dengan Status Gizi Balita Di Kabupaten Kupang," Journal of Nutrition College, vol. 10, no. 1, pp. 55–61, 2021. doi: 10.14710/jnc.v10i1.30246.

[12] Kementerian Kesehatan RI, Standar Antropometri Anak. Jakarta: Kemenkes RI, 2020.

[13] Kementerian Kesehatan RI, Laporan Nasional Riskesdas 2021. Jakarta: Kemenkes RI, 2021.

[14] I. Irianton, Ilmu Gizi. Yogyakarta: Leutika Prio, 2015.

[15] W. L. Mikhail et al., "Nutritional Deficiencies in Children with Malnutrition," Journal of Pediatric Nutrition, 2016.

[16] Y. T. Aprillia, S. Nugraha, and E. S. Mawarni, "Efektifitas Kelas Edukasi Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) Dalam Peningkatan Pengetahuan Ibu Bayi," Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan, vol. 9, no. 2, pp. 126–132, 2019.

[17] E. Masri, W. K. Sari, and Y. Yensasnidar, "Efektifitas Pemberian Makanan Tambahan Dan Konseling Gizi Dalam Perbaikan Status Gizi Balita," Jurnal Kesehatan Perintis, vol. 7, no. 2, pp. 28–35, 2021. doi: 10.33653/jkp.v7i2.516.

[18] D. K. Sari and D. Irawan, "Membangun Generasi Berkarakter Melalui Strategi Pendidikan Islam," SELL Journal, vol. 1, no. 1, pp. 55–66, 2023.

[19] S. Ardiana, Alfie, and R. Kumorojati, "Hubungan Pemberian Asupan Makanan Pendamping ASI (MPASI) Dengan Pertumbuhan Bayi/Anak Usia 6–24 Bulan," Jurnal Kebidanan Dan Kesehatan Tradisional, vol. 4, no. 2, pp. 93–98, 2019.

[20] W. Hapsari and C. Masruroh, "Pemberian Informasi Tentang Pemberian Makan Bayi Dan Anak Usia 0–24 Bulan," Indonesian Journal Of Community Empowerment (IJCE), vol. 1, no. 1, pp. 23–28, 2019.

Downloads

Published

23-06-2026

How to Cite

[1]
E. K. Ulansari, R. Yanti, I. Permanasari, and R. Rahmaniza, “Efektivitas Pemberian MP-ASI terhadap Status Gizi pada Anak Usia 6-7 Bulan di Puskesmas Tenayan Raya Pekanbaru”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 10171–10178, Jun. 2026.

Issue

Section

Articles