Pengaruh Jejaring Kerja, Komitmen Volunteer, dan Kelancaran Operasional terhadap Kinerja Program TJSL Pemberdayan UMKM

Authors

  • Mochammad Badrus Salam Universitas Gresik

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.10392

Keywords:

Kinerja Program TJSL, Jejaring Kerja, Komitmen Volunteer, Kelancaran Operasional, Pemberdayaan UMKM

Abstract

Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) merupakan pilar strategis bagi Badan Usaha Milik Negara dalam mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif melalui pemberdayaan masyarakat. Keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari alokasi dana, melainkan dari aspek relasional dan eksekusi di lapangan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji secara holistik pengaruh jejaring kerja, komitmen volunteer, dan kelancaran operasional terhadap kinerja Program TJSL PT PLN (Persero) UPT Gresik pada inisiatif pemberdayaan UMKM Koperasi Kriya Giri Sejahtera di Desa Domas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan desain survei untuk mengevaluasi hubungan kausalitas. Populasi sekaligus sampel penelitian berjumlah 42 responden yang ditarik menggunakan teknik sensus partisipan aktif. Untuk menghindari bias metode umum (Common Method Bias), proses pengumpulan data secara ketat menerapkan desain kuesioner berjenjang (targeted questionnaire). Analisis data inferensial dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian membuktikan bahwa seluruh hipotesis diterima dengan baik. Secara spesifik, jejaring kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja program (koefisien = 0,412; p-value = 0,000). Selanjutnya, komitmen volunteer juga terbukti berdampak positif dan signifikan (koefisien = 0,305; p-value = 0,002), diikuti oleh kelancaran operasional (koefisien = 0,209; p-value = 0,044). Ketiga variabel tersebut secara parsial dan simultan menjadi determinan penting keberhasilan program. Temuan ini menegaskan bahwa kinerja program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan sangat membutuhkan integrasi kolaborasi strategis antar pemangku kepentingan yang transparan, dedikasi relawan pendamping yang konsisten, serta manajemen rantai pasok operasional yang presisi. Penelitian ini berkontribusi memberikan landasan empiris bagi optimalisasi program CSR berbasis kemitraan ke depannya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. Austin, J. E., & Seitanidi, M. M. (2012). Collaborative value creation: A review of partnering between nonprofits and businesses. Nonprofit and Voluntary Sector Quarterly, 41(5), 726–758.

2. Bang, H., Won, D., & Kim, S. (2017). The role of volunteer identity and organizational commitment in the relationship between volunteer satisfaction and volunteer retention. Administration in Social Work, 41(4), 381–402.

3. Bryson, J. M., Crosby, B. C., & Stone, M. M. (2015). Designing and implementing cross-sector collaborations: Needed and challenging. Public Administration Review, 75(5), 647–663.

4. Freeman, R. E. (1984). Strategic management: A stakeholder approach. Boston, MA: Pitman.

5. Kerzner, H. (2017). Project management: A systems approach to planning, scheduling, and controlling (12th ed.). Hoboken, NJ: Wiley.

6. Meyer, J. P., & Allen, N. J. (1991). A three-component conceptualization of organizational commitment. Human Resource Management Review, 1(1), 61–89.

7. Porter, M. E., & Kramer, M. R. (2011). Creating shared value. Harvard Business Review, 89(1–2), 62–77.

8. Carroll, A. B. (1991). The pyramid of corporate social responsibility: Toward the moral management of organizational stakeholders. Business Horizons, 34(4), 39–48.

9. Elkington, J. (1997). Cannibals with forks: The triple bottom line of 21st century business. Oxford: Capstone.

10. Rahmawati, I., & Suryani, D. (2020). Pemberdayaan UMKM melalui program tanggung jawab sosial perusahaan. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 22(2), 101–112.

11. Pratama, A., & Setiawan, B. (2021). Pengaruh pendampingan relawan terhadap keberhasilan program pemberdayaan masyarakat. Jurnal Administrasi Publik, 17(1), 45–58.

12. Wibowo, R., & Lestari, S. (2022). Kinerja program CSR pada pemberdayaan usaha mikro kecil menengah. Jurnal Bisnis dan Manajemen, 19(3), 233–245.

13. Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

14. Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. (2022). A primer on partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM) (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage.

15. Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage.

Downloads

Published

19-06-2026

How to Cite

[1]
M. B. Salam, “Pengaruh Jejaring Kerja, Komitmen Volunteer, dan Kelancaran Operasional terhadap Kinerja Program TJSL Pemberdayan UMKM”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 9314–9320, Jun. 2026.

Issue

Section

Articles