Analisis Pembiayaan Murabahah BSI KCP Rengat terhadap Risiko dan Keterlambatan Pembayaran
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.10351Keywords:
Murabahah, Pembiayaan Syariah, Risiko Pembiayaan, BSI KCP Rengat, Keterlambatan PembayaranAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pembiayaan murabahah di Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Rengat, mengidentifikasi berbagai risiko yang timbul dalam proses pembiayaan tersebut, serta upaya yang dilakukan dalam menangani keterlambatan pembayaran oleh nasabah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembiayaan murabahah sebagai salah satu produk pembiayaan yang banyak digunakan diperbankan syariah yang dalam implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, seperti risiko pembiayaan dan rendahnya pemahaman masyarakat mengenai produk serta prinsip perbankan syariah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka dan wawancara dengan pihak-pihak yang berkaitan dengan pembiayaan murabahah di BSI KCP Rengat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiayaan murabahah memberikan kejelasan mengenai harga pokok dan besaran margin keuntungan, sehingga memudahkan nasabah dalam memenuhi kewajiban pembayaran. Meskipun demikian, risiko seperti keterlambatan pembayaran angsuran oleh nasabah, menurunnya kemampuan finansial nasabah, serta kurangnya pemahaman masyarakat terhadap produk dan prinsip perbankan syariah masih menjadi tantangan dalam pelaksanaannya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, BSI menerapkan berbagai upaya sesuai dengan ketentuan syariah, antara lain melalui pemberian peringatan, restrukturisasi pembiayaan, dan mekanisme penyelesaian lainnya tanpa melibatkan unsur riba. Oleh sebab itu, peningkatan literasi keuangan syariah dan optimalisasi manajemen risiko perlu dilakukan untuk mendukung keberlangsungan pembiayaan murabahah secara efektif.
Downloads
References
1. Arief, Y. S., and Maula, M. A. S., (2023). Implementasi Pembayaran Denda Angsuran Keterlambatan Pembiayaan Murabahah di Perbankan Syariah (Ditinjau dari Fatwa No. 17/DSN-MUI/IX/2000). Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, vol. 9, no. 1, pp. 1227–1236. https://doi.org/10.29040/jiei.v9i1.7846.
2. Diana, L., (2024). Analisis Kebijakan Restructuring, Reconditioning, Dan Rescheduling Dalam Penyelesaian Pembiayaan Bermasalah Bank Syariah Indonesia. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, vol. 10, no. 2, pp. 2008–2017. https://doi.org/10.29040/jiei.v10i2.12581.
3. Erna, E., and Hidayat, R., (2023). Analisis Efektivitas Restrukturisasi Dalam Penyelesaian Pembiayaan Bermasalah di Bank Sumut Cabang Syariah Pematang Siantar. Mandiri: Jurnal Akuntansi dan Keuangan, vol. 2, no. 1, pp. 31–43. https://doi.org/10.59086/jak.v2i1.257.
4. Fahlevi, M. R., & Nisa, T. (2023). Analisis Strategi Penyelesaian Pembiayaan Bermasalah pada Produk Murabahah dalam Perspektif Ekonomi Islam. Syarikat: Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah, vol. 6, no.1, pp 9724. https://doi.org/10.25299
5. Isma Wangi, and Sunarya, F. R., 2023. Strategi Bank Syariah dalam Penanganan Pembiayaan Murabahah Bermasalah. Journal of Social and Economics Research, vol. 5, no. 2. https://doi.org/10.54783/jser.v5i2.199.
6. Krisnaningsih, D., Fauji, I., Masruchin, M., Saadah, T. P., and Maulidiyah, D. (2022). Analisis Pembiayaan Murabahah Bank X Cabang Syariah Surabaya. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, vol. 8, no. 3, pp. 3032–3046. https://doi.org/10.29040/jiei.v8i3.5494.
7. Masyhudi, N. A., & Setiawan, F. (2023). Analisis Mitigasi Risiko Pembiayaan Murabahah Di Bank Pembiayaan Rakyat Syariah. Journal of Sharia Economics, vol. 5, no. 2, pp. 84–96. https://doi.org/10.35896/jse.v5i2.589.
8. Ono, I. B., (2023). Implementasi Multi Akad (Hybrid Contract) pada Pembiayaan Murabahah Bank Syariah. Mu'amalah: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, vol. 2, no. 2, pp. 231–242. https://doi.org/10.32332/muamalah.v2i2.6658.
9. Pravitasari, A. Y., & Anhar, F. P., (2023). Strategi Penanganan Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bermasalah di Bank Syariah Indonesia KC Kartoharjo Madiun. Falahiya Journal of Islamic Banking and Finance, vol. 2, no. 2, pp. 97–106. https://doi.org/10.21154/falahiya.v2i2.2453.
10. Putri, R., & Yanti, F. (2023). Implementasi akad murabahah dan permasalahannya dalam perbankan syariah. Muamalat: Jurnal Kajian Hukum Ekonomi Syariah, 15(2), 189–196. https://doi.org/10.20414/mu.v15i2.7011.
11. Syam, A., Harisa P, M., and Asyam, M. A., (2024). Analisis Penerapan Strategi 3R (Rescheduling, Reconditioning, dan Restructuring) Guna Mengatasi Pembiayaan Bermasalah pada PT Bank Sulselbar Cabang Utama Bone. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, vol. 5, no. 1, pp. 2193–2203. https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.6423.
12. Theresia Sasmita, R. Puspitasari, and S. I. Rosita, 2021. Pengaruh 5C dan 7P dalam Pemberian Kredit. Jurnal Aplikasi Bisnis Kesatuan, vol. 1, no. 1, pp. 1–10. https://doi.org/10.37641/jabkes.v1i1.562.
13. Tuzuhro, F., Rozaini, N., and Yusuf, M., (2023). Perkembangan Perbankan Syariah di Indonesia. PEKA: Jurnal Pendidikan Ekonomi Akuntansi, vol. 11, no. 2, pp. 78–87. https://doi.org/10.25299/peka.2023.vol11(2).15010.
14. Utomo, D. P., Riswanto, A., and Marlina, M., 2024. Analisis Strategi Penyelesaian Pembiayaan Murabahah Bermasalah dalam Perspektif Ekonomi Syariah (Studi Kasus pada KSU Karya Terpadu Syariah Rarang Tahun 2020–2023). Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan (JPEK), vol. 8, no. 2, pp. 482–493. https://doi.org/10.29408/jpek.v8i2.27182.
15. Widyaningsih, B., Amarudin, A. A., & Laksono, S. T. (2024). Analisa Resiko Pembiayaan Murabahah Bermasalah Pada Bank Syariah di Indonesia. BISEI: Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam, vol. 9, no. 1, pp. 41–49. https://doi.org/10.33752/bisei.v9i1.6294.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rani Fitri Lestari, Devi Rahma Ayu Widi Astuti, Fresty Sundari, Intan Nuer Aini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















