Pengaruh Suku Bunga terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia

Authors

  • Arroza Kanaya Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Zazi Masadi Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Aryani Agustina Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Nadira Khairunisa Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Maya Panorama Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.10296

Keywords:

Suku Bunga Global, Pertumbuhan Ekonomi, Inflasi, Nilai Tukar Rupiah, Corporate Governance

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh suku bunga global terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia periode 2015–2025, dengan inflasi dan nilai rupiah sebagai variabel kontrol. Latar belakang penelitian ini adalah dinamika kebijakan moneter global yang semakin tidak menentu, terutama pasca-pandemi COVID-19 yang mendorong lonjakan inflasi global dan respons agresif bank sentral negara-negara maju. Metode yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan 131 observasi data triwulanan yang bersumber dari IMF, Bank Dunia, Badan Pusat Statistik, dan Bank Indonesia. Seluruh uji asumsi klasik telah terpenuhi, meliputi uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi, sehingga model memenuhi kriteria Best Linear Unbiased Estimator (BLUE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa suku bunga global berpengaruh signifikan secara parsial terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tingkat kepercayaan 95% dengan koefisien positif sebesar 0,4119 (p = 0,0304). Temuan ini mengindikasikan bahwa kenaikan suku bunga global yang bersamaan dengan fase ekspansi ekonomi global turut mendorong permintaan komoditas ekspor Indonesia dan mendukung stabilitas arus modal masuk. Sebaliknya, inflasi dan nilai tukar rupiah tidak berpengaruh signifikan secara parsial, yang mencerminkan keberhasilan kebijakan moneter dan fiskal domestik dalam menjaga kedua variabel tersebut dalam kisaran yang terkendali selama periode penelitian. Secara simultan, ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia (prob. F = 0,0066), menegaskan relevansi interaksi faktor makroekonomi global dan domestik. Nilai koefisien determinasi sebesar 9,16% menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia masih sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memasukkan variabel investasi langsung asing, pengeluaran pemerintah, dan jumlah uang beredar guna meningkatkan daya jelas model secara komprehensif.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Badan Pusat Statistik, "Data pertumbuhan ekonomi, inflasi," bps.go.id, 2026.

[2] Bank Indonesia, "Kebijakan moneter Bank Indonesia," Bank Indonesia, 2021.

[3] World Bank, "Global economic prospects," World Bank Group, 2023.

[4] Bank Indonesia, "Data suku bunga acuan Bank Indonesia," bi.go.id, 2024.

[5] Otoritas Jasa Keuangan, "Laporan stabilitas sektor keuangan," OJK, 2024.

[6] A. Rahman, "Suku bunga global dan arus modal internasional," Jurnal Ekonomi dan Keuangan, vol. 10, no. 2, 2023.

[7] F. S. Mishkin, The Economics of Money, Banking, and Financial Markets, 12th ed. Pearson, 2019.

[8] P. Krugman and M. Obstfeld, International Economics: Theory and Policy, 11th ed. Pearson, 2018.

[9] A. M. Aftitah, et al., "Teori pertumbuhan ekonomi dan aplikasinya," Jurnal Ilmu Ekonomi, vol. 7, no. 1, 2023.

[10] D. Pradita, et al., "Pengaruh tingkat suku bunga dan jumlah uang beredar terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia," Jurnal Ekonomi Bisnis Antarika, vol. 5, no. 2, 2024.

[11] T. Alfatar and D. Soebagiyo, "Analisis pengaruh variabel makroekonomi terhadap pertumbuhan ekonomi selama periode 2001–2022," Jurnal Pendidikan Ekonomi, vol. 11, no. 1, 2023.

[12] R. Mentari, "Analisis dampak impor, inflasi, dan suku bunga terhadap pertumbuhan ekonomi periode tahun 2018–2022," Journal of Management and Accounting, vol. 3, no. 1, 2024.

[13] M. Mukminin, "Pengaruh investasi, jumlah uang beredar, inflasi dan suku bunga terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia," Jurnal Ekonomi dan Development, vol. 4, no. 2, 2023.

[14] D. S. Cahyani and D. Soebagiyo, "Analisis pengaruh inflasi, penanaman modal asing dan suku bunga terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia tahun 2000–2023," Jurnal Ilmu Ekonomi, vol. 9, no. 1, 2025.

[15] F. R. Louis, "Federal Funds Effective Rate (FEDFUNDS)," FRED, Federal Reserve Bank of St. Louis, fred.stlouisfed.org, 2026.

[16] M. B. Junaedi, "Kebijakan moneter dalam menjaga inflasi dan stabilitas ekonomi di Indonesia," Jurnal Ilmu Ekonomi, vol. 8, no. 1, 2025.

[17] T. W. Yuliani, et al., "Interaksi kebijakan fiskal dan kebijakan moneter dalam pertumbuhan ekonomi di Indonesia," Education Economics and Education Journal, vol. 6, no. 3, 2024.

[18] M. R. Dhaifullah, "Analisis nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menggunakan pendekatan Big Mac Index," MUSYTARI: Neraca Manajemen Ekonomi, vol. 2, no. 1, 2026.

Downloads

Published

29-06-2026

How to Cite

[1]
A. Kanaya, Z. Masadi, A. Agustina, N. Khairunisa, and M. Panorama, “Pengaruh Suku Bunga terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 11290–11297, Jun. 2026.

Issue

Section

Articles