Evaluasi Risiko K3 Menggunakan Metode HIRADC pada Industri Vulkanisir Ban

Authors

  • Aprilia Della Prasasti Universitas Pelita Bangsa
  • Syarah Rizkia Feriaty Universitas Pelita Bangsa
  • Mega Purnamasari Universitas Pelita Bangsa

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.10264

Keywords:

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), HIRADC, Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, Pengendalian Risiko

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) hadir sebagai pilar utama dalam mewujudkan lingkungan kerja yang aman serta mengurangi kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja di industri manufaktur. PT XYZ adalah perusahaan yang beroperasi di sektor manufaktur vulkanisir ban dan trading yang memiliki risiko bahaya di area produksi, meliputi kebisingan, penggunaan mesin, ventilasi tidak memadai, area kerja sempit dan panas, serta rendahnya kepatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bahaya, menilai tingkat risiko, dan menentukan langkah-langkah pengendalian dengan menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control (HIRADC). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan semi-kuantitatif dengan teknik observasi, wawancara, serta dokumentasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa dari 15 aktivitas kerja yang dianalisis, terdapat 2 jenis pekerjaan diklasifikasikan ke dalam high risk, 7 jenis pekerjaan diklasifikasikan ke dalam medium risk, dan 6 jenis pekerjaan diklasifikasikan ke dalam low risk, tanpa adanya aktivitas dengan kategori extreme risk. Risiko yang teridentifikasi dipengaruhi oleh faktor unsafe condition dan unsafe action yang mencakup ventilasi tempat kerja yang tidak optimal, ruang kerja yang sempit, penggunaan APD yang tidak sesuai, serta posisi kerja yang tidak ergonomis. Upaya pengendalian dilakukan melalui pembuatan SOP, pemasangan safety sign, re-layout area kerja, peningkatan ventilasi, serta sosialisasi K3 secara berkala.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] I. Muhammad and I. H. Susilowati, “ANALISA MANAJEMEN RISIKO K3 DALAM INDUSTRI MANUFAKTUR DI INDONESIA : LITERATURE REVIEW,” vol. 5, no. April, pp. 335–343, 2021.

[2] Rr. Safina Febriyanti, “TINJAUAN LITERATUR TERHADAP PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN K3 SESUAI PP NO. 50 TAHUN 2012 DI INDUSTRI MANUFAKTUR,” vol. 5, no. 2, pp. 627–636, 2025, doi: 10.53866/jimi.v5i2.800.

[3] D. G. Ramadani and F. Pulansari, “Analisis risiko potensi bahaya dan pengendalian dengan metode HIRADC pada pabrik asam fosfat ( Studi kasus : PT XYZ ),” vol. 8, no. 1, 2025.

[4] W. S. Saputra and I. Palela, “Analisis Kesehatan Dan Keselamatan Kerja (K3) Dengan Metode Hazard Identification Risk Assessment and Determining Control (HIRADC) Di Peternakan Ayam Broiler Desa Wonosari,” vol. 11, no. 01, 2023.

[5] T. Irawan, A. N. Hidayat, and A. R. Widya, “Analisis Risiko K3 Menggunakan Metode Hiradc Area Produksi di PT . Adiku Bekasi , Jawa Barat,” vol. 5, no. 2, pp. 1229–1238, 2025.

[6] P. Studi and I. Teknik, “Analisis risiko bahaya menggunakan metode hiradc pada laboratorium multifungsi universitas islam negeri ar-raniry banda aceh,” 2022.

[7] A. Wulandari and Y. Muharni, “Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di PT. XYZ Menggunakan Metode HIRADC (Hazard Identification, Risk Assessment and Determining Control),” vol. 03, no. 01, pp. 45–54, 2024.

[8] D. B. P. Arif Susanto, Usman Usman, Fanny Sarah Yuliasari, Wiryanta Wiryanta, Savitri Citra Budi, Yushadi Pane, “Identifikasi Bahaya , Penilaian Risiko dan Penentuan Pengendalian Pada Operasi Pertambangan : Systematic Literature Review,” pp. 446–460.

[9] A. L. Pangestu, K. Rusba, J. Evert, and Liku, “IDENTIFIKASI BAHAYA DAN PENILAIAN RISIKO DI AREA GUDANG SUKU CADANG PT LIEBHERR INDONESIA PERKASA BALIKPAPAN,” vol. 11, no. 2, pp. 225–230, 2025.

[10] R. Alfiansyah and S. Rahayu, “Keselamatan dan Kesehatan Kerja dengan Menggunakan Metode Hazard Identification , Risk Assessment , Determining Control ( HIRADC ) di Rumah Sakit X Karawang,” vol. 8, no. 3, pp. 2879–2889, 2025, doi: 10.31004/jutin.v8i3.47148.

[11] I. Perdana, A. Saleh, and T. Nur, “Analisis Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja Menggunakan Metode Hazard Identification Risk Assessment Determining Control ( HIRADC ) di Pt Bumi Sarana Beton,” vol. 2, no. September, 2024.

[12] R. D. Nurhayati and Y. S. Purnomo, “Analisis Risiko K3 dengan Metode HIRADC pada Industri Pengolahan Makanan Laut di Jawa Timur,” vol. 2, no. 3, pp. 450–461, 2023, doi: 10.55123/insologi.v2i3.1883.

[13] M. F. A. DIAZ SYAHIDAH MARWAH, MUHAMAD NAUFAL, KEISHA NAJMINA ZATA, “HIRADC dan HIRADC manajemen risiko K3 dalam proses industri dan manajemen risiko K3,” vol. 1, no. 1, pp. 19–27, 2024.

[14] H. H. Marfuah and Y. T. Hapsari, “Analisis Potensi Bahaya Dengan Metode Hazard Identification , Risk Assessment and Determine Control ( HIRADC ) Studi Kasus : UMKM Logam di Yogyakarta,” vol. 6, no. 1, 2024.

[15] F. Y. Dinda Oe Mardy, “Analisis K3 Dalam Proses COC Mesin Reaktor Dengan Metode HIRADC Di PT. PERTAMINA RU VI,” vol. 2, no. 4, pp. 463–472, 2025.

Downloads

Published

29-06-2026

How to Cite

[1]
A. D. Prasasti, S. R. Feriaty, and M. Purnamasari, “Evaluasi Risiko K3 Menggunakan Metode HIRADC pada Industri Vulkanisir Ban”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 11228–11239, Jun. 2026.

Issue

Section

Articles