Analisis Debt to Equity Ratio (DER/X1), Debt Ratio (DR/X2), dan Times Interest Earned (TIE/X3) terhadap Rasio Profitabilitas Perusahaan Sektor Publik yang Terdaftar di BEI

Authors

  • Novita Yuliana Sari Universitas Malahayati
  • Lestari Wuryanti Universitas Malahayati
  • Euis Mufahamah Universitas Malahayati

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.10194

Keywords:

Debt to Equity Ratio, Debt Ratio, Times Interest Earned, Profitabilitas, Perusahaan Sektor Publik

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Debt to Equity Ratio (DER), Debt Ratio (DR), dan Times Interest Earned (TIE) terhadap rasio profitabilitas perusahaan sektor publik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019–2023. Profitabilitas merupakan indikator penting dalam menilai kemampuan perusahaan menghasilkan laba dan menjaga keberlanjutan kinerja keuangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dan menghasilkan 14 perusahaan sektor publik dengan total 70 observasi. Variabel independen yang digunakan meliputi Debt to Equity Ratio (DER), Debt Ratio (DR), dan Times Interest Earned (TIE), sedangkan variabel dependen adalah rasio profitabilitas yang diukur melalui Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), dan Net Profit Margin (NPM). Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Debt to Equity Ratio (DER) memiliki pengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap rasio profitabilitas (p=0,838), sedangkan Debt Ratio (DR) juga berpengaruh negatif namun tidak signifikan (p=0,801). Sebaliknya, Times Interest Earned (TIE) berpengaruh positif dan signifikan terhadap rasio profitabilitas (p<0,001). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,816 menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan 81,6% variasi profitabilitas perusahaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban bunga utang merupakan faktor yang lebih berperan dalam meningkatkan profitabilitas dibandingkan besarnya proporsi utang yang dimiliki perusahaan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Laporan Ekonomi dan Keuangan Indonesia. Jakarta: Kementerian Keuangan Republik Indonesia; 2022.

[2] Badan Pusat Statistik. Kontribusi PDB oleh sektor dan lapangan usaha. Jakarta: Badan Pusat Statistik; 2024.

[3] BUR. Peran strategis BUMN dalam perekonomian nasional. 2024.

[4] Bursa Efek Indonesia. Statistik Perusahaan Tercatat. Jakarta: Bursa Efek Indonesia; 2023.

[5] Bursa Efek Indonesia. Data Perusahaan Sektor Publik. Jakarta: Bursa Efek Indonesia; 2024.

[6] Jensen MC, Meckling WH. Theory of the Firm: Managerial Behavior, Agency Costs and Ownership Structure. Journal of Financial Economics. 1976;3(4):305–360.

[7] Wibowo A, Widodo S. Pengaruh Debt to Equity Ratio (DER) dan Debt Ratio (DR) terhadap Profitabilitas pada Perusahaan Publik di Indonesia. 2018.

[8] Allo MD, Hamid AR, Sari NP. Pengaruh Debt to Equity Ratio (DER) dan Times Interest Earned (TIE) terhadap Profitabilitas pada Perusahaan Consumer Goods Sub Sektor Rokok di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Keuangan. 2023;15(2):123–135.

[9] Modigliani F, Miller MH. The Cost of Capital, Corporation Finance, and the Theory of Investment. American Economic Review. 1958;48(3):261–297.

[10] Darmawan D, Iskandar R. Pengaruh Debt to Equity Ratio (DER) dan Times Interest Earned (TIE) terhadap Profitabilitas pada Perusahaan Manufaktur. 2021.

[11] Hutagalung M, Sutrisno E. Review tentang Pengaruh Struktur Modal terhadap Profitabilitas dan Kinerja Keuangan. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia. 2021;35(1):75–90.

[12] Harjito A, Martono. Manajemen Keuangan. Yogyakarta: Ekonisia; 2018.

[13] Ghozali I, Latan H. Partial Least Squares: Konsep, Teknik dan Aplikasi Menggunakan Program SmartPLS 3.0. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro; 2015.

[14] Hair JF, Hult GTM, Ringle CM, Sarstedt M. A Primer on Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Thousand Oaks: Sage Publications; 2017.

[15] Chin WW. How to Write Up and Report PLS Analyses. In: Esposito Vinzi V, Chin WW, Henseler J, Wang H, editors. Handbook of Partial Least Squares. Berlin: Springer; 2010. p. 655–690.

[16] Sarstedt M, Ringle CM, Smith D, Baker T. Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) in Marketing Research. Journal of the Academy of Marketing Science. 2017;45(2):197–217.

[17] Ringle CM, Wende S, Becker JM. SmartPLS 3. Boenningstedt: SmartPLS GmbH; 2015.

[18] Hair JF, Hult GTM, Ringle CM, Sarstedt M. A Primer on Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Thousand Oaks: Sage Publications; 2017.

[19] Chin WW. How to Write Up and Report PLS Analyses. In: Handbook of Partial Least Squares. Berlin: Springer; 2010. p. 655–690.

[20] Widoyoko EP. Pengukuran dan Evaluasi dalam Pendidikan. Yogyakarta: CV Budi Utama; 2019.

[21] Ghozali I. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 25. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro; 2018.

[22] Sekaran U, Bougie R. Metode Penelitian untuk Bisnis: Pendekatan Pengembangan-Keahlian. Jakarta: Salemba Empat; 2017.

[23] Memon MA, Cheah JH, Ramayah T, Ting H. PLS-SEM Path Modeling: Testing and Interpreting Control Variables. Industrial Management & Data Systems. 2017.

[24] Susilowati I, Siregar H. Pengaruh Rasio Keuangan terhadap Profitabilitas Perusahaan Sektor Publik yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Akuntansi & Keuangan. 2020;5(2):145–162.

[25] Spence M. Job Market Signaling. The Quarterly Journal of Economics. 1973;87(3):355–374.

Downloads

Published

22-06-2026

How to Cite

[1]
N. Y. Sari, L. Wuryanti, and E. Mufahamah, “Analisis Debt to Equity Ratio (DER/X1), Debt Ratio (DR/X2), dan Times Interest Earned (TIE/X3) terhadap Rasio Profitabilitas Perusahaan Sektor Publik yang Terdaftar di BEI”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 10003–10011, Jun. 2026.

Issue

Section

Articles