Tinjauan Sejarah Linguistik Strukturalisme Bloomfieldian: Analisis Stimulus-Respons dalam Interaksi Bot Layanan Pelanggan

Authors

  • Aulia Rahma Nur Sabrina Universitas Negeri Semarang
  • Nuril Elsa Yuliyanti Universitas Negeri Semarang
  • Arena Barakallah Universitas Negeri Semarang
  • Imam Baehaqie Universitas Negeri Semarang

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.10192

Keywords:

Bloomfieldian, Chatbot, Linguistik Strukturalisme, Shopee, Stimulus-Respons

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pola interaksi antara pengguna dan chatbot layanan pelanggan dalam perspektif strukturalisme Bloomfieldian, yang memandang bahasa sebagai sistem stimulus–respons yang teramati. Metode deskriptif kualitatif digunakan dengan teknik simak-catat terhadap transkrip percakapan nyata yang diambil dari riwayat obrolan pelanggan dan chatbot pada platform e-commerce terkemuka di Indonesia, serta survei persepsi terhadap delapan responden pengguna aktif. Data dianalisis secara mendalam melalui identifikasi pasangan stimulus–respons dan interpretasi linguistik pada aspek sintaksis dan pragmatik, termasuk analisis struktur kalimat dan maksud tuturan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi didominasi oleh pola stimulus–respons yang bersifat mekanis, ditandai dengan kecepatan respons yang tinggi dan konsisten dalam merespons pertanyaan rutin. Namun, chatbot belum mampu memahami konteks dan maksud ujaran secara optimal, terutama pada bentuk elipsis seperti “kapan kak”, yang memerlukan pemahaman situasi dan referensi sebelumnya; akibatnya, respons yang dihasilkan cenderung generik dan tidak spesifik. Temuan ini menegaskan bahwa chatbot masih beroperasi pada tataran sintaksis permukaan dan berbasis pencocokan pola kata kunci. Simpulan penelitian menegaskan bahwa pendekatan strukturalisme Bloomfieldian masih relevan untuk menjelaskan pola dasar komunikasi manusia–mesin yang mekanistis, tetapi memiliki keterbatasan dalam menghadapi kompleksitas bahasa modern yang kontekstual dan implisit. Oleh karena itu, pengembangan chatbot disarankan mengintegrasikan pendekatan linguistik kontekstual seperti pragmatik dan analisis wacana dengan teknologi pemrosesan bahasa alami generatif berbasis deep learning, guna menciptakan interaksi yang lebih adaptif, responsif terhadap maksud pengguna, dan bermakna.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] H. G. Tarigan, Pengajaran wacana. Angkasa, 2009.

[2] L. Bloomfield, Language. Holt, Rinehart & Winston, 1933.

[3] M. de L. R. da F. Passos and M. A. Matos, “The influence of Bloomfield’s linguistics on Skinner,” Behav. Anal., vol. 30, no. 2, pp. 133–151, 2007, doi: 10.1007/BF03392151.

[4] E. Adamopoulou and L. Moussiades, “Chatbots: History, technology, and applications,” Mach. Learn. with Appl., vol. 2, no. October, p. 100006, 2020, doi: 10.1016/j.mlwa.2020.100006.

[5] J. Gao, M. Galley, and L. Li, “Neural approaches to conversational AI,” ACL 2018 - 56th Annu. Meet. Assoc. Comput. Linguist. Proc. Conf. Tutor. Abstr., pp. 2–7, 2018, doi: 10.18653/v1/p18-5002.

[6] H.-Y. Shum, X. He, and D. Li, “From Eliza to XiaoIce: Challenges and opportunities with social chatbots,” J. Zhejiang Univ. Sci. C, vol. 19, no. 1, pp. 10–26, 2018, doi: 10.1631/FITEE.1700826.

[7] A. Rukajat, Pendekatan penelitian kualitatif (Qualitative research approach). Deepublish, 2018.

[8] Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta, 2017.

[9] Mahsun, Metode penelitian bahasa: Tahapan, strategi, metode, dan tekniknya. Rajawali Pers, 2017.

[10] M. B. Miles, A. M. Huberman, and J. Saldaña, Qualitative data analysis: A methods sourcebook, 3rd ed. SAGE Publications, 2014.

[11] J. Weizenbaum, “ELIZA—A computer program for the study of natural language communication between man and machine,” Commun. ACM, vol. 9, no. 1, pp. 36–45, 1966, doi: 10.1145/365153.365168.

[12] Z. S. Harris, Methods in structural linguistics. University of Chicago Press, 1951.

[13] N. Chomsky, “A review of B. F. Skinner’s Verbal behavior,” Language (Baltim)., vol. 35, no. 1, pp. 26–58, 1959, doi: 10.2307/411334.

[14] J. R. Searle, Speech acts: An essay in the philosophy of language. Cambridge University Press, 1969.

[15] D. Hymes, Foundations in sociolinguistics: An ethnographic approach. University of Pennsylvania Press, 1974.

Downloads

Published

23-06-2026

How to Cite

[1]
A. R. N. Sabrina, N. E. Yuliyanti, A. Barakallah, and I. Baehaqie, “Tinjauan Sejarah Linguistik Strukturalisme Bloomfieldian: Analisis Stimulus-Respons dalam Interaksi Bot Layanan Pelanggan”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 10208–10215, Jun. 2026.

Issue

Section

Articles