Tantangan dan Strategi Efisiensi Biaya Operasional Rumah Sakit di Era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN): Sebuah Tinjauan Pustaka
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.10094Keywords:
Efisiensi Biaya, Rumah Sakit, JKN, INA-CBGs, Biaya OperasionalAbstract
Implementasi program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) memberikan dampak besar terhadap sistem pelayanan dan pembiayaan rumah sakit di Indonesia. Sistem pembayaran berbasis INA-CBGs menuntut rumah sakit untuk meningkatkan efisiensi biaya operasional agar pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal tanpa menurunkan mutu pelayanan. Namun, berbagai rumah sakit masih menghadapi tantangan dalam pengendalian biaya operasional, seperti tingginya biaya pelayanan, ketidaksesuaian tarif INA-CBGs dengan biaya riil pelayanan, peningkatan beban pasien, serta keterbatasan efisiensi manajemen rumah sakit. Kondisi ini dapat memengaruhi stabilitas keuangan dan kualitas pelayanan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan dan strategi efisiensi biaya operasional rumah sakit di era JKN melalui pendekatan literature review. Metode yang digunakan adalah narrative review terhadap jurnal nasional dan internasional yang dipublikasikan pada tahun 2016–2026 dengan sumber yang bersifat open access. Analisis difokuskan pada faktor penyebab tingginya biaya operasional rumah sakit, dampak implementasi JKN terhadap keuangan rumah sakit, serta strategi efisiensi biaya yang dapat diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis unit cost menggunakan metode Activity Based Costing (ABC) dan Double Distribution mampu menghasilkan estimasi biaya pelayanan yang lebih mendekati biaya riil rumah sakit sehingga dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan efisiensi biaya operasional. Kesimpulannya, efisiensi biaya operasional rumah sakit di era JKN memerlukan pendekatan yang terintegrasi melalui perhitungan unit cost yang akurat, pengendalian penggunaan sumber daya, penerapan clinical pathway, digitalisasi pelayanan, serta monitoring biaya secara berkelanjutan untuk menjaga stabilitas finansial rumah sakit.
Downloads
References
1. Agustina, R., et al. (2019). Universal health coverage in Indonesia: Concept, progress, and challenges. The Lancet, 393(10166), 75–102.
2. Aisyah, N., et al. (2022). Evaluasi pengendalian biaya pelayanan kesehatan pada rumah sakit peserta JKN. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 11(2), 88–97.
3. Arifin, M., et al. (2021). Analisis manajemen keuangan rumah sakit di era Jaminan Kesehatan Nasional. Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia, 7(1), 45–53.
4. Cahyani, D., et al. (2020). Strategi efisiensi biaya operasional rumah sakit melalui penguatan sistem informasi kesehatan. Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Indonesia, 5(2), 77–85.
5. Drummond, M. F., Sculpher, M. J., Claxton, K., Stoddart, G. L., & Torrance, G. W. (2016). Methods for the economic evaluation of health care programmes (4th ed.). Oxford University Press.
6. Fitriani, R., et al. (2023). Pengaruh implementasi SIMRS terhadap efisiensi pelayanan dan biaya operasional rumah sakit. Jurnal Teknologi Informasi Kesehatan, 12(1), 34–42.
7. Forgia, G. M. L., & Couttolenc, B. F. (2019). Hospital performance in Indonesia: Efficiency and quality challenges under national health insurance. World Bank Publications.
8. Handayani, P. W., et al. (2021). Factors influencing the adoption of hospital information systems in Indonesia. Healthcare Informatics Research, 27(1), 23–31.
9. Hasanah, U., et al. (2021). Analisis efektivitas pengelolaan klaim INA-CBGs terhadap stabilitas keuangan rumah sakit. Jurnal Ekonomi Kesehatan Indonesia, 6(2), 66–74.
10. Hidayat, T., et al. (2021). Pengaruh digitalisasi pelayanan kesehatan terhadap efisiensi operasional rumah sakit. Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Indonesia, 6(2), 90–99.
11. Kemenkes RI. (2022). Profil kesehatan Indonesia 2022. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
12. Kumar, M., et al. (2021). Data quality issues in health information systems: A review. Journal of Health Informatics in Developing Countries, 15(1).
13. Kurniawati, D., et al. (2020). Analisis kesesuaian tarif INA-CBGs dengan biaya riil pelayanan rumah sakit. Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia, 6(2), 85–94.
14. Maulana, F., et al. (2022). Efisiensi pelayanan rawat inap rumah sakit pada era pembiayaan INA-CBGs. Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan, 25(3), 120–129.
15. Ningsih, D., et al. (2021). Evaluasi penggunaan clinical pathway dalam pengendalian biaya rumah sakit. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 9(1), 55–63.
16. Nurhayati, S., et al. (2020). Implementasi clinical pathway dalam meningkatkan efisiensi pelayanan rumah sakit. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 8(1), 33–41.
17. Paré, G., Trudel, M. C., Jaana, M., & Kitsiou, S. (2017). Synthesizing information systems knowledge: A typology of literature reviews. Information & Management, 52(2), 183–199.
18. Prasetyo, B., et al. (2021). Efisiensi biaya operasional rumah sakit pada era JKN. Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan, 24(1), 12–20.
19. Puspitasari, A., et al. (2023). Transformasi digital rumah sakit dan pengaruhnya terhadap efisiensi operasional pelayanan kesehatan. Jurnal Informatika Kesehatan Indonesia, 11(2), 98–107.
20. Rajkumar, R. (2024). Health information systems and decision-making: A digital transformation perspective. Journal of Medical Systems, 48(2), 45.
21. Ramadhan, A., et al. (2020). Faktor-faktor yang memengaruhi efisiensi biaya rumah sakit di era JKN. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 9(3), 140–148.
22. Rotter, T., et al. (2018). Clinical pathways: Effects on professional practice, patient outcomes, length of stay, and hospital costs. Cochrane Database of Systematic Reviews, 2018(3), CD006632.
23. Sari, N., et al. (2022). Analisis pengendalian biaya operasional rumah sakit berbasis unit cost. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia, 10(2), 112–120.
24. Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339.
25. Sulistiadi, W., & Rahayu, S. (2018). Tantangan rumah sakit dalam implementasi Jaminan Kesehatan Nasional. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 7(4), 201–208.
26. Widodo, A., et al. (2020). Analisis efisiensi penggunaan obat dan alat kesehatan di rumah sakit era JKN. Jurnal Farmasi Klinik Indonesia, 9(3), 155–164.
27. World Health Organization. (2021). Guidance on health data governance. WHO.
28. Wulandari, R., et al. (2021). Analisis unit cost sebagai strategi pengendalian biaya rumah sakit di era JKN. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia, 9(2), 101–109.
29. Yuniar, Y., et al. (2022). Efisiensi pelayanan kesehatan rumah sakit berbasis INA-CBGs pada era JKN. Jurnal Ekonomi Kesehatan Indonesia, 7(1), 44–53.
30. BPJS Kesehatan. (2023). Laporan pengelolaan program dan laporan keuangan BPJS Kesehatan tahun 2023. BPJS Kesehatan
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Renny Anggraini, Bertua Novita Ayu, Budi Hartono

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















