Transformasi Digital dalam Kebijakan Bantuan Sosial: Upaya Memperkuat Redistribusi Pendapatan di Indonesia

Authors

  • Emi Citra Wulan UIN SUSKA RIAU
  • Hendra Riofita UIN SUSKA RIAU

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.10091

Keywords:

Transformasi Digital, Kebijakan Bantuan Sosial, Redistribusi Pendapatan, Bantuan Sosial, Indonesia

Abstract

Redistribusi pendapatan merupakan salah satu fungsi penting pemerintah dalam ekonomi publik untuk mengurangi kesenjangan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu kebijakan yang digunakan untuk mewujudkan tujuan tersebut adalah program bantuan sosial. Namun, pelaksanaan bantuan sosial di Indonesia masih menghadapi berbagai permasalahan, seperti ketidaktepatan sasaran penerima, keterlambatan distribusi bantuan, serta lemahnya integrasi dan akurasi data. Kondisi tersebut dapat mengurangi efektivitas bantuan sosial dalam menjalankan fungsi redistribusi pendapatan. Seiring perkembangan teknologi informasi, pemerintah melakukan transformasi digital dalam pelaksanaan bantuan sosial guna meningkatkan efektivitas, transparansi, dan ketepatan sasaran penerima bantuan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran transformasi digital dalam kebijakan bantuan sosial dalam memperkuat redistribusi pendapatan di Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan mengkaji berbagai jurnal ilmiah, laporan pemerintah, publikasi Badan Pusat Statistik, serta dokumen yang relevan dengan bantuan sosial dan digitalisasi layanan publik. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemanfaatan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), sistem penyaluran non-tunai, dan verifikasi berbasis digital mampu meningkatkan akurasi data penerima, efisiensi distribusi bantuan, serta transparansi pengelolaan program. Transformasi digital juga berkontribusi dalam memperkuat tata kelola bantuan sosial melalui peningkatan kualitas pengambilan keputusan berbasis data. Namun, implementasi transformasi digital masih menghadapi berbagai tantangan, seperti kesenjangan akses teknologi, rendahnya literasi digital masyarakat, dan perlunya peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, optimalisasi sistem digital dan pembaruan data secara berkelanjutan diperlukan untuk mendukung efektivitas redistribusi pendapatan melalui bantuan sosial di Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] A. Arisyah and H. Riofita "Optimalisasi Kebijakan Ekonomi Publik dalam Mengatasi Eksternalitas, Barang Publik, Redistribusi Pendapatan, dan Penerapan Pajak Progresif," Jurnal Publikasi Sistem Informasi dan Manajemen Bisnis, vol. 4, no. 2, pp. 260-271, May. 2025.

https://doi.org/10.55606/jupsim.v4i2.4115

[2] S. J., "Analisis Kebijakan Bantuan Sosial terhadap Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat di Era Digital Kabupaten Sijunjung," RIGGS, vol. 4, no. 3, pp. 7688–7696, 2025.

https://doi.org/10.31004/riggs.v4i3.3144

[3] M. A. Santhia and M. I. J. Lamabelawa "Transformasi Digital di Desa (Bantuan Sosial) di Indonesia," JATI, vol. 9, no. 4, pp. 6144-6148, May. 2025.

https://doi.org/10.36040.v9i4.13984

[4] Y. Sumayyah and H. Riofita, "Efektivitas Redistribusi Pendapatan dalam Optimalisasi Ekonomi Publik untuk Kesejahteraan Masyarakat di Indonesia," Jurnal Pendidikan Tambusai, vol. 9, no. 2, pp. 15697–15701, 2025.

https://doi.org/10.31004/jptam.v9i2.28055

[5] N. W. Salsabila, "Efektivitas Program Bantuan Sosial dalam Mengurangi Ketimpangan Ekonomi: Tinjauan dari Persepsi Mahasiswa dan Masyarakat", karimahtauhid, vol. 4, no. 8, pp. 5507-5513, Aug. 2025.

https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v4i8.20134

[6] D. Widyaningsih, Ruhmaniyati, and N. Toyamah, “Urgensi Memutakhirkan Data Terpadu Kemiskinan Secara Berkelanjutan dan Berkualitas: Pembelajaran dari Studi Kasus di Enam Daerah di Indonesia,” Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, vol. 3, no. 2, pp. 179-200, Dec. 2023.

https://doi.org/10.55981/jep.2023.1013

[7] E. V. Manoppo and N. A. Laoh, “Strategi Pemanfaatan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dalam Penyaluran Bantuan Sosial RS-RTLH oleh Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Utara,” Jurnal Konstituen, vol. 4, no. 1, Nov. 2022.

https://doi.org/10.33701/jk/v4i1.2598

[8] A. Purbaningrum and H. Adinugraha, “Transformasi Kebijakan Publik Menyiasati Ketidaktepatan Sasaran Bantuan Sosial di Desa Pringsurat untuk Kesejahteraan Masyarakat yang Lebih Baik,” Jurnal Pembangunan dan Kebijakan Publik, vol. 15, No. 2, pp. 31-44, Oct. 2024.

https://doi.org/10.36624/jpkp.v15i2.116

[9] M. Muchsin, “Digital Governance dan Tantangan Integrasi Data Sektor Publik: Studi pada Satu Data Indonesia di Tingkat Provinsi Papua,” JIIA, vol. 15, no. 2, Dec. 2025.

https://doi.org/10.33592/jiia.v15i2.7872

[10] D. Ezrananda and I. Mukhlis, “Implementasi dan Analisis Efektivitas Program Bantuan Sosial Digital di Era Ekonomi Digital (Studi Kasus di Dinas Sosial Pemkot Batu),” Jurnal Ekonomi, Bisnis, dan Pendidikan, vol. 4, no. 1, Jan. 2024.

https://doi.org/10.17977/um066v4i12024p3

[11] A. Rahim and D. Maharudin, “Tren Riset Transformasi Digital Pelayanan Publik di Indonesia Tahun 2019–2025: Tinjauan Literatur Sistematis”, J.Alz, vol. 4, no. 3, pp.11-22, May. 2025.

https://doi.org/10.61104/alz.v4i3.5176

[12] P. Ciancarini, R. Giancarlo, and G. Grimaudo, “Digital Transformation in the Public Administrations,” Administrative Sciences, vol. 2, May. 2023.

https://doi.org/10.48550/arXiv.2305.05551

[13] M. Irfan and Anirwan, “Kajian Literatur: Faktor-faktor yang Berpengaruh dalam Transformasi Digital Layanan Publik di Indonesia,” Indonesian Journal of Intellectual Publication, vol. 5 No. 3 (2025): Juli 2025.

https://doi.org/10.51577/ijipublication.v5i3.659

[14] F. A. A. Khoirul, “Analisis Kebijakan Redistribusi Pendapatan dan Perubahan Sosial-Ekonomi: Studi Kasus Kesejahteraan di Indonesia,” Ind. J. Pol. Studies, vol. 4, no. 1, pp. 1-10, Apr. 2024.

https://doi.org/10.15642/ijps.2024.4.1.1-10

[15] J. A. Lassa, G. E. Nappoe, and S. B. Sulistyo, “Creating an Institutional Ecosystem for Cash Transfer Programming,” Journal of Social Policy and Administration, Feb. 2022.

https://doi.org/10.48550/arXiv.2202.04811

[16] H. Riofita, “Developing Digital Empowerment Programs to Enhance the Marketing Performance of Private Islamic Higher Education Institutions,” Muslim Business and Economics Review, vol. 1, no. 2, pp. 257–280, 2022.

https://doi.org/10.56529/mber.v1i2.70

[17] H. Riofita, “Is MyPertamina a Solution or Problem Maker? Developing Customer Trust To Answer” JSTPM, vol. 16, no. 2, pp. 279-299, Oct. 2023.

https://doi.org/10.1108/JSTPM-09-2022-0161

[18] H. Riofita, “Optimalisasi Platform Digital Sebagai Strategi Pemasaran dalam Meningkatkan Penjualan UMKM,” Inovasi Makro Ekonomi (IME), vol. 6, no. 3, Jul. 2024.

https://journalversa.com/s/index.php/ime/article/view/2381

[19] I. M. A. Wijaya, P. Noersyahbani, and N. Zerrer, “Perubahan Pola Interaksi Sosial Masyarakat Perdesaan akibat Digitalisasi Layanan Publik”, J. Ilmu Sos. Hum., vol. 2, no. 3, pp. 89-96, Aug. 2024.

https://doi.org/10.70716/perseptif.v2i3.413

Downloads

Published

15-06-2026

How to Cite

[1]
E. C. Wulan and H. Riofita, “Transformasi Digital dalam Kebijakan Bantuan Sosial: Upaya Memperkuat Redistribusi Pendapatan di Indonesia”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 8543–8550, Jun. 2026.

Issue

Section

Articles