Transformasi Digital dalam Program Bantuan Langsung Tunai terhadap Penurunan Tingkat Kemiskinan di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.10070Keywords:
Transformasi Digital, Bantuan Langsung, Tunai, Kemiskinan, DTKS, SIKS-NG, Perlindungan SosialAbstract
Kemiskinan masih menjadi salah satu permasalahan utama dalam pembangunan ekonomi di Indonesia sehingga pemerintah terus mengembangkan berbagai kebijakan perlindungan sosial, salah satunya melalui Program Bantuan Langsung Tunai (BLT). Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, implementasi BLT juga mengalami transformasi digital melalui pemanfaatan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG), dan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) guna meningkatkan ketepatan sasaran, transparansi, serta efektivitas penyaluran bantuan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran transformasi digital dalam implementasi Program Bantuan Langsung Tunai terhadap penurunan tingkat kemiskinan di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research melalui pengumpulan data sekunder yang berasal dari artikel ilmiah, buku, laporan pemerintah, serta publikasi lembaga nasional dan internasional yang relevan. Data dianalisis menggunakan teknik content analysis dengan mengidentifikasi, mengklasifikasikan, membandingkan, dan menginterpretasikan berbagai temuan penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan efektivitas Program Bantuan Langsung Tunai melalui perbaikan kualitas pendataan penerima bantuan, percepatan proses verifikasi dan validasi data, peningkatan transparansi serta akuntabilitas penyaluran bantuan sosial, dan penguatan pengambilan keputusan berbasis data. Meskipun demikian, implementasi transformasi digital masih menghadapi berbagai tantangan, seperti kualitas data yang belum sepenuhnya mutakhir, keterbatasan infrastruktur digital, rendahnya literasi digital masyarakat, serta perlunya penguatan keamanan data pribadi. Oleh karena itu, optimalisasi transformasi digital melalui pengembangan sistem informasi yang terintegrasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan penguatan tata kelola data menjadi strategi penting dalam meningkatkan efektivitas Program Bantuan Langsung Tunai sebagai instrumen kebijakan ekonomi untuk menurunkan tingkat kemiskinan di Indonesia.
Downloads
References
1. Badan Pusat Statistik. (2024). Profil Kemiskinan di Indonesia Tahun 2024. Jakarta: Badan Pusat Statistik.
2. Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (6th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
3. Davenport, T. H., & Ronanki, R. (2018). Artificial Intelligence for the Real World. Harvard Business Review, 96(1), 108–116.
4. Janssen, M., van der Voort, H., & Wahyudi, A. (2017). Factors Influencing Big Data Decision-Making Quality. Journal of Business Research, 70, 338–345.
5. Kementerian PANRB Republik Indonesia. (2023). Laporan Implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Jakarta: Kementerian PANRB.
6. Kementerian Sosial Republik Indonesia. (2022). Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG). Jakarta: Kementerian Sosial RI.
7. Kementerian Sosial Republik Indonesia. (2023). Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Jakarta: Kementerian Sosial RI.
8. Krippendorff, K. (2019). Content Analysis: An Introduction to Its Methodology (4th ed.). Thousand Oaks: Sage Publications.
9. Mergel, I., Edelmann, N., & Haug, N. (2019). Defining Digital Transformation: Results from Expert Interviews. Government Information Quarterly, 36(4), 101385.
10. OECD. (2020). The OECD Digital Government Policy Framework: Six Dimensions of a Digital Government. Paris: OECD Publishing.
11. OECD. (2021). Social Protection System Review of Indonesia. Paris: OECD Publishing.
12. Patton, M. Q. (2015). Qualitative Research & Evaluation Methods (4th ed.). Thousand Oaks: Sage Publications.
13. Purwono, R., Wardana, W. W., Haryanto, T., & Mubin, M. K. (2021). Poverty Dynamics in Indonesia: Empirical Evidence from Three Main Approaches. World Development Perspectives, 23, 100346. https://doi.org/10.1016/j.wdp.2021.100346
14. Rahayu, S., & Permana, R. (2022). Analisis Ketepatan Sasaran Program Bantuan Langsung Tunai di Indonesia. Jurnal Kebijakan Sosial, 6(1), 55–66.
15. Sarker, S., et al. (2021). Digital Transformation of Public Service: Challenges and Opportunities. Government Information Quarterly, 38(3), 101540.
16. Snyder, H. (2019). Literature Review as a Research Methodology: An Overview and Guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339.
17. Suharto, E. (2017). Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat. Bandung: Refika Aditama.
18. Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2020). Economic Development (13th ed.). Pearson.
19. United Nations. (2022). E-Government Survey 2022: The Future of Digital Government. New York: United Nations.
20. United Nations Development Programme. (2022). Human Development Report 2021/2022. New York: UNDP.
21. World Bank. (2022). World Development Indicators. Washington, DC: World Bank.
22. World Bank. (2022). Social Protection and Jobs Responses to COVID-19: A Real-Time Review of Country Measures. Washington, DC: World Bank.
23. World Bank. (2023). Indonesia Economic Prospects: Seizing the Momentum. Washington, DC: World Bank.
24. Zed, M. (2018). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Delfi Yani, Ansharullah Ansharullah, Anggun Melani, Dimas Dwi Nanda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















