Analisis Hubungan Inflasi terhadap Daya Beli Masyarakat dalam Perspektif Mikroekonomi

Authors

  • Anisa Dinda Pertiwi Universitas Negri Medan
  • Clarita Joyce Sitanggang Universitas Negeri Medan
  • Hana Grace Universitas Negeri Medan
  • Kayla Adelia Universitas Negeri Medan
  • Putri Uli Sitompul Universitas Negeri Medan
  • Wapiq Muqhis Rifat Universitas Negeri Medan
  • Putri Silaban Universitas Negeri Medan

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.10063

Keywords:

Inflasi, Daya Beli Masyarakat, Mikroekonomi, Konsumsi Rumah Tangga

Abstract

Inflasi merupakan fenomena ekonomi yang ditandai dengan kenaikan harga barang dan jasa secara terus-menerus dalam periode tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan inflasi terhadap daya beli masyarakat dalam perspektif mikroekonomi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan menggunakan data sekunder berupa tingkat inflasi dan pengeluaran konsumsi rumah tangga. Data diolah menggunakan analisis persentase dan korelasi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan inflasi menyebabkan penurunan daya beli masyarakat, terutama pada kelompok pendapatan menengah ke bawah. Pola data menunjukkan bahwa ketika tingkat inflasi meningkat, pengeluaran masyarakat terhadap kebutuhan pokok ikut meningkat sehingga jumlah barang yang dapat dibeli menjadi berkurang. Dalam perspektif mikroekonomi, kondisi ini memengaruhi perilaku konsumen dalam menentukan prioritas kebutuhan dan pola konsumsi sehari-hari. Selain itu, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa inflasi memberikan dampak yang berbeda pada setiap kelompok masyarakat berdasarkan tingkat pendapatan yang dimiliki. Rumah tangga dengan pendapatan rendah cenderung lebih rentan terhadap kenaikan harga karena sebagian besar pendapatannya digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok. Sementara itu, rumah tangga dengan pendapatan yang lebih tinggi memiliki kemampuan yang lebih besar untuk menyesuaikan pola konsumsinya. Oleh karena itu, pengendalian inflasi menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mempertahankan kemampuan daya beli masyarakat dalam jangka panjang.

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. Arsyad, L. (2017). Ekonomi mikro: Ikhtisar teori dan soal jawab. BPFE.

2. Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik inflasi Indonesia dan pengeluaran konsumsi rumah tangga. Badan Pusat Statistik.

3. Bank Indonesia. (2024). Laporan perekonomian Indonesia dan perkembangan inflasi nasional. Bank Indonesia.

4. Boediono. (2018). Ekonomi makro (Edisi ke-5). BPFE.

5. Firdaus, M. (2019). Ekonometrika: Suatu pendekatan aplikatif (Edisi ke-3). Bumi Aksara.

6. Gilarso, T. (2017). Pengantar ilmu ekonomi mikro. Kanisius.

7. Jurnal Economia Universitas Negeri Yogyakarta. (2021). Analisis pengaruh inflasi terhadap daya beli masyarakat pada masa pemulihan ekonomi. Jurnal Economia.

8. Kuncoro, M. (2018). Metode kuantitatif: Teori dan aplikasi untuk bisnis dan ekonomi (Edisi ke-5). UPP STIM YKPN.

9. Mankiw, N. G. (2019). Principles of economics (9th ed.). Cengage Learning.

10. Nopirin. (2016). Ekonomi moneter (Edisi ke-4). BPFE.

11. Prathama Rahardja, & Manurung, M. (2018). Teori ekonomi mikro: Suatu pengantar (Edisi ke-5). Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

12. Samuelson, P. A., & Nordhaus, W. D. (2010). Economics (19th ed.). McGraw-Hill Education.

13. Subandi. (2016). Ekonomi pembangunan. Alfabeta.

14. Sukirno, S. (2019). Mikroekonomi: Teori pengantar (Edisi ke-3). Rajawali Pers.Universitas Muhammadiyah Surakarta. (2022).

15. Pengaruh inflasi dan pendapatan terhadap konsumsi rumah tangga di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan.

Downloads

Published

22-06-2026

How to Cite

[1]
A. D. Pertiwi, “Analisis Hubungan Inflasi terhadap Daya Beli Masyarakat dalam Perspektif Mikroekonomi”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 9782–9788, Jun. 2026.

Issue

Section

Articles