Analisis Rantai Pasok Pisang di Kecamatan Batukliang Utara Kabupaten Lombok Tengah

Authors

  • Sri Mulyawati Universitas Mataram
  • Dyah Ayu Suryaningrum Universitas Mataram
  • Ade Rezkika Nasution Universitas Mataram

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i2.9992

Keywords:

Rantai Pasok, Saluran Pemasaran, Margin Pemasaran, Pisang, Agroindustri

Abstract

Buah pisang merupakan salah satu komoditas hortikultura yang mudah di jumpai di Indonesia, termasuk di Kecamatan Batukliang Utara Kabupaten Lombok Tengah. Produksi pisang di wilayah ini mencapai lebih dari 58.000 kuintal pada tahun 2023. Buah ini bisa dijual dalam bentuk segar maupun produk olahan seperti keripik pisang dan pisang sale. Petani dapat memilih untuk menjual buah pisang segar secara langsung kepada konsumen atau pengumpul yang biasanya membeli dalam jumlah besar. Namun, permasalahannya terletak pada panjangnya saluran distribusi yang memengaruhi margin pemasaran serta kualitas produk. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis rantai pasok pisang di Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah, yang merupakan salah satu sentra produksi pisang di Nusa Tenggara Barat.. Penelitian dilakukan secara deskriptif dengan melibatkan petani, pengumpul, pengecer, agroindustri, hingga konsumen. Penentuan sampel penelitian dilakukan dengan metode snowball sampling, yaitu sebanyak 43 orang. Hasil analisis menunjukkan adanya tiga pola saluran distribusi, yaitu saluran langsung (petani/agroindustri–konsumen), saluran satu (melalui pengecer), dan saluran dua (melalui pengumpul dan pengecer). Total margin pemasaran tertinggi terdapat pada saluran dua, yaitu Rp3.500/sisir untuk pisang segar, Rp18.000/kg untuk keripik pisang, dan Rp15.000/kg untuk pisang sale. Semakin panjang rantai pasok maka nilai tambah produk meningkat, namun kualitas cenderung menurun, sementara rantai pasok pendek menawarkan harga lebih murah dan kualitas lebih baik bagi konsumen.

References

Alam, A.S. and Sutanto, A.H. (2019) “Analisis Saluran dan Margin Pemasaran Manggis: Studi Kasus di Kelompok Tani Manggista Desa Cibokor Kecamatan Cibeber Kabupaten Cianjur,” Jurnal Agrita, 1(2), pp. 94–102.

Arifki, H.H. and Barliana, M.I. (2018) “Karakteristik dan Manfaat Tumbuhan Pisang di Indonesia : Review Artikel,” Farmaka, 16(3), pp. 196–203. Available at: https://doi.org/https://doi.org/10.24198/jf.v16i3.17605.g8982.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Lombok Tengah (2024) Produksi Buah–Buahan dan Sayuran Tahunan Menurut Jenis Tanaman di Kabupaten Lombok Tengah, 2023.

BPS Kabupaten Lombok Tengah (2026) Kabupaten Lombok Tengah dalam Angka 2026.

Hadinata, S. and Marianti, M.M. (2020) “Analisis Dampak Hilirisasi Industri Kakao di Indonesia,” Jurnal Akuntansi, 12(1), pp. 99–108. Available at: http://journal.maranatha.edu.

Herdhiansyah, D. et al. (2021) “Kajian Penerapan Good Manufacturing Practices (GMP) Pada Pengolahan Keripik Pisang,” Agrointek : Jurnal Teknologi Industri Pertanian, 15(3), pp. 845–853. Available at: https://doi.org/10.21107/agrointek.v15i3.10037.

Kambey, S.F., Kawet, L. and Sumarauw, J.S.B. (2016) “Analisis Rantai Pasokan (Supply Chain) Kubis di Kelurahan Rurukan Kota Tomohon,” Jurnal EMBA, 4(5), pp. 303–408.

Lihawa, A., Uloli, H. and Rasyid, A. (2021) “Analisis Rantai Nilai (Value Chain) Pada Komoditas Jagung,” Jambura Industrial Review, 1(2), pp. 94–03. Available at: https://doi.org/10.37905/jirev.1.2.94-103.

Maulana, M.F. et al. (2020) “Model Supply Chain Management pada Produk Industri Agraris dan Turunan,” Jurnal Agroindustri Halal, 6(1), pp. 11–19.

Mellinia, S.P. et al. (2024) “Systematic Literature Review : Rantai Pasok dan Rantai Nilai Cabai,” Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 8(4), pp. 1562–1570. Available at: https://doi.org/10.21776/ub.jepa.2024.008.04.27.

Mulyawati, S. et al. (2024) “Analisis Strategi Kontinuitas Bisnis Produk Olahan Pangan KWT Nine Seru Di Desa Lantan,” Agrimansion, 25(2), pp. 407–417.

Mulyawati, S. et al. (2025) “Nilai tambah produk olahan pisang di Kecamatan Batukliang Utara Kabupaten Lombok Tengah,” Jurnal Agrotek Ummat, 12(4), pp. 224–232. Available at: https://doi.org/https://doi.org/10.31764/jau.v12i4.35276.

Mursalat, A. et al. (2021) “Analisis Pendapatan dan Margin Pemasaran dalam Saluran Distribusi Beras Kabupaten Sidenreng Rappang,” Jurnal Agribisnis Lahan Kering, 7(2), pp. 70–76. Available at: https://doi.org/10.32938/ag.v6i4.1393.

Nihaya, Y. et al. (2020) “Kelayakan Usaha dan Nilai Tambah Sale Pisang di Sentra Pengolahan Sale Kabupaten Grobogan,” Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem, 8(3), pp. 236–244. Available at: https://doi.org/10.21776/ub.jkptb.2020.008.03.05.

Pongoh, M.A. (2016) “Analisis Penerapan Manajemen Rantai Pasokan Pabrik Gula Aren Masarang,” Jurnal EMBA, 4(3), pp. 695–704.

Rostwentivaivi, V. and Tustiyani, I. (2017) “Rantai Nilai Pemasaran Akar Wangi Indonesia Marketing Value Chain of Indonesia Vetiver,” Jurnal Manajemen Agribinis, 5(2), p. 49. Available at: https://www.researchgate.net/publication/343152297.

Rumbiak, R.E.Y. and Tuhuteru, S. (2024) “Analisis Saluran dan Margin Pemasaran Cabai Rawit (Capsicum frustescens L.) Lokal Wamena di Kabupaten Jayawijaya,” AGRICOLA, 14(2), pp. 64–73. Available at: https://doi.org/10.35724/ag.v14i2.6288.

Sirappa, M.P. (2021) “Potensi Pengembangan Tanaman Pisang : Tinjauan Syarat Tumbuh dan Teknik Budidaya Pisang Dengan Metode Bit,” Jurnal Ilmiah Agrosaint, 12(2), pp. 54–65. Available at: https://doi.org/https://doi.org/10.47178/6dyf7h16.

Downloads

Published

09-06-2026

How to Cite

Mulyawati, S., Suryaningrum, D. A., & Nasution, A. R. (2026). Analisis Rantai Pasok Pisang di Kecamatan Batukliang Utara Kabupaten Lombok Tengah. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 4(2), 1755–1761. https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i2.9992