Peran Falsafah Pendidikan Dalam Membangun Karakter Peserta Didik Di Era Digital

Authors

  • Michael Mars Onoma Mendrofa Universitas Negeri Medan
  • Flaura Gustina Universitas Negeri Medan
  • Salsabila Putri Adrian Siregar Universitas Negeri Medan
  • Zulfan Heri Universitas Negeri Medan
  • Putra Arima Universitas Negeri Medan

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i2.9960

Keywords:

Falsafah Pendidikan, Pendidikan Karakter, Peserta Didik, Era Digital, Nilai-Nilai Karakter

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan yang signifikan dalam dunia pendidikan, baik dalam proses pembelajaran maupun dalam pembentukan karakter peserta didik. Di satu sisi, era digital memberikan kemudahan akses terhadap informasi dan pengetahuan, tetapi di sisi lain juga menghadirkan berbagai tantangan seperti menurunnya etika komunikasi, penyebaran informasi yang tidak valid, perundungan siber, serta berkurangnya interaksi sosial secara langsung. Dalam menghadapi kondisi tersebut, falsafah pendidikan memiliki peran penting sebagai landasan dalam membentuk karakter peserta didik agar mampu memanfaatkan teknologi secara bijaksana dan bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran falsafah pendidikan dalam membangun karakter peserta didik di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber sekunder berupa buku, jurnal ilmiah, hasil penelitian terdahulu, serta dokumen kebijakan pendidikan yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa falsafah pendidikan berperan sebagai dasar dalam penanaman nilai-nilai karakter seperti religiusitas, integritas, tanggung jawab, kemandirian, disiplin, dan kepedulian sosial. Selain itu, falsafah pendidikan memberikan arah bagi guru dan lembaga pendidikan dalam mengintegrasikan pendidikan karakter ke dalam proses pembelajaran di era digital. Guru memiliki peran strategis dalam mengimplementasikan nilai-nilai filosofis melalui keteladanan, pembiasaan, dan penciptaan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan karakter peserta didik. Dengan demikian, falsafah pendidikan tetap relevan dan menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya cakap secara teknologi, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, beretika, dan bertanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat.

References

Barnadib, I. (2017). Filsafat Pendidikan: Sistem dan Metode. Yogyakarta: Ombak.

Dewantara, K. H. (2013). Pemikiran, Konsepsi, Keteladanan, Sikap Merdeka. Yogyakarta: UST Press.

Hasbullah. (2019). Dasar-Dasar Ilmu Pendidikan. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Mudyahardjo, R. (2018). Pengantar Pendidikan: Sebuah Studi Awal tentang Dasar-Dasar Pendidikan pada Umumnya dan Pendidikan di Indonesia. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Nata, A. (2020). Filsafat Pendidikan Islam. Jakarta: Kencana.

Pidarta, M. (2017). Landasan Kependidikan: Stimulus Ilmu Pendidikan Bercorak Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.

Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Sekretariat Negara Republik Indonesia.

Sagala, S. (2017). Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Tilaar, H. A. R. (2018). Manifesto Pendidikan Nasional: Tinjauan dari Perspektif Postmodernisme dan Studi Kultural. Jakarta: Kompas Media Nusantara.

Uno, H. B. (2021). Landasan Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Zubaedi. (2017). Pendidikan Karakter: Konsepsi dan Aplikasinya dalam Lembaga Pendidikan. Jakarta: Kencana.

Sagala, K., Naibaho, L., & Rantung, D. A. (2024). Tantangan pendidikan karakter di era digital. Jurnal Kridatama Sains dan Teknologi, 6(1), 70–77.

Purba, H. M., Zainuri, H. S., Daffa, M. F., Nurhafizah, & Azhari, Y. (2024). Pendidikan karakter di era digital: Tantangan dan strategi. Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial (JUPENDIS), 2(3), 180–188.

Triyaswati, H. (2024). Analisis pendidikan karakter era digital melalui perspektif filosofi pendidikan Ki Hajar Dewantara di Indonesia. Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya, 30(3), 1–12.

Sari, A. P., & Munir, M. (2024). Peran filsafat ilmu dalam membangun karakter pendidikan di era digital dan teknologi. Digital Transformation Technology, 4(2), 952–958.

Rohmah, S. K., & A’yun, D. Q. (2024). Filsafat pendidikan dalam mengembangkan karakter siswa: Landasan nilai dan implementasinya di era digital. Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan dan Bahasa, 3(1), 356–363.

Wungubelen, A. L., & Ismail. (2025). Penerapan filsafat pendidikan terhadap pembentukan karakter siswa di era digital. Pahlawan: Jurnal Pendidikan-Sosial-Budaya, 21(1), 97–102.

Burhanuddin, Samudra, B. A., Amin, M., & Salminawati. (2025). Filsafat pendidikan Islam di era digital: Membangun karakter religius di tengah arus teknologi. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 3(4).

Downloads

Published

08-06-2026

How to Cite

Mendrofa, M. M. O., Gustina, F., Siregar, S. P. A., Heri, Z., & Arima, P. (2026). Peran Falsafah Pendidikan Dalam Membangun Karakter Peserta Didik Di Era Digital. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 4(2), 1700–1706. https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i2.9960