Pengaruh Asumsi Dasar dalam Teori Akuntansi terhadap Kualitas Informasi Keuangan
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i2.9944Keywords:
Teori Akuntansi, Asumsi Dasar Akuntansi, Kualitas Informasi Keuangan, Going Concern, Basis AkrualAbstract
Informasi keuangan merupakan salah satu sumber informasi utama yang digunakan oleh berbagai pihak, seperti investor, kreditur, manajemen, dan pemerintah, dalam proses pengambilan keputusan ekonomi. Kualitas informasi keuangan sangat dipengaruhi oleh penerapan konsep dan asumsi dasar yang mendasari praktik akuntansi. Asumsi dasar dalam teori akuntansi berfungsi sebagai landasan konseptual dalam proses pencatatan, pengukuran, pengakuan, dan pelaporan transaksi keuangan sehingga informasi yang dihasilkan mampu mencerminkan kondisi ekonomi perusahaan secara lebih akurat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh asumsi dasar dalam teori akuntansi terhadap kualitas informasi keuangan yang dihasilkan perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi literatur (library research) melalui pengkajian berbagai buku, jurnal ilmiah, standar akuntansi, serta hasil penelitian terdahulu yang relevan. Analisis dilakukan secara deskriptif untuk menjelaskan hubungan antara asumsi dasar akuntansi dengan karakteristik kualitatif informasi keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asumsi entitas ekonomi (economic entity), kelangsungan usaha (going concern), satuan moneter (monetary unit), periode akuntansi (periodicity), dan basis akrual memiliki peran penting dalam menghasilkan laporan keuangan yang relevan, andal, dapat dibandingkan, dapat dipahami, dan tepat waktu. Penerapan asumsi dasar secara konsisten dapat meningkatkan kredibilitas dan integritas laporan keuangan serta membantu pengguna dalam mengambil keputusan ekonomi yang lebih tepat. Sebaliknya, penerapan yang tidak konsisten dapat menimbulkan distorsi informasi, menurunkan kualitas pelaporan keuangan, dan mengurangi tingkat kepercayaan pengguna terhadap laporan keuangan. Oleh karena itu, pemahaman dan penerapan asumsi dasar akuntansi secara tepat menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas informasi keuangan.
References
Aprilia, H. M., & Sisdianto, E. (2024). Peran teknologi informasi dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas laporan keuangan bank syariah. Jurnal Media Akademik (JMA), 2(12).
Belkaoui, A. R. (2019). Accounting Theory (6th ed.). Cengage Learning.
Financial Accounting Standards Board. (2018). Conceptual Framework for Financial Reporting. Norwalk, CT: FASB.
Harlinda, H. (2016). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas informasi laporan keuangan pemerintah daerah (studi empiris pada pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Riau). Sorot, 11(2), 127–144.
Hery. (2017). Teori Akuntansi: Pendekatan Konsep dan Analisis. Jakarta: PT Grasindo.
Ikatan Akuntan Indonesia. (2022). Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 1: Penyajian Laporan Keuangan. Jakarta: Salemba Empat.
Ikatan Akuntan Indonesia. (2024). Kerangka Konseptual Pelaporan Keuangan. Jakarta: Dewan Standar Akuntansi Keuangan.
International Accounting Standards Board. (2018). Conceptual Framework for Financial Reporting. London: IFRS Foundation.
Ilyas, R. (2020). Akuntansi syariah sebagai sistem informasi. JAS (Jurnal Akuntansi Syariah), 4(2), 209–221.
Kartikahadi, H., Sinaga, R. U., Syamsul, M., & Siregar, S. V. (2019). Akuntansi Keuangan Berdasarkan SAK Berbasis IFRS. Jakarta: Salemba Empat.
Kieso, D. E., Weygandt, J. J., & Warfield, T. D. (2022). Intermediate Accounting (18th ed.). Hoboken, NJ: Wiley.
Lestari, T. L., & Najiich, M. (2026). Etika profesi akuntan dalam menjaga kredibilitas informasi keuangan di era globalisasi. Jejak Digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(2), 3672–3678.
Martani, D., Siregar, S. V., Wardhani, R., Farahmita, A., & Tanujaya, E. (2021). Akuntansi Keuangan Menengah Berbasis PSAK (3rd ed.). Jakarta: Salemba Empat.
Narsa, I. M. (2007). Struktur meta teori akuntansi keuangan: Sebuah telaah dan perbandingan antara FASB dan IASC. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 9(2), 43–51.
Riahi-Belkaoui, A. (2004). Accounting Theory (5th ed.). London: Thomson Learning.
Saputri, H., Kusnaedi, U., & Asmana, Y. (2023). Pengaruh sistem informasi akuntansi terhadap kualitas laporan keuangan perusahaan jasa di Jakarta Utara. Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(4), 102–109.
Scott, W. R. (2015). Financial Accounting Theory (7th ed.). Toronto: Pearson Canada Inc.
Sukmaningrum, T., & Harto, P. (2012). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas informasi laporan keuangan pemerintah daerah (Studi empiris pada pemerintah kabupaten dan kota Semarang) (Doctoral dissertation, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Diponegoro).
Suwardjono. (2018). Teori Akuntansi: Perekayasaan Pelaporan Keuangan (Edisi ke-3). Yogyakarta: BPFE.
Wolk, H. I., Dodd, J. L., & Rozycki, J. J. (2020). Accounting Theory: Conceptual Issues in a Political and Economic Environment (9th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.














