Proses Kerja Video Editor Neupola Creative Studio Dalam Menyeimbangkan Kreativitas Dengan Brief Instagram @LPK Jabung
Keywords:
Video Editor, Produksi Konten, Instagram, Media Sosial, Kreativitas Visual, BrandingAbstract
Perkembangan media sosial mendorong organisasi untuk memanfaatkan konten video sebagai sarana komunikasi yang efektif dalam membangun citra dan menyampaikan informasi kepada audiens. Dalam proses produksi konten digital, video editor memiliki peran penting dalam menerjemahkan pesan komunikasi ke dalam bentuk visual yang menarik, sekaligus menyesuaikannya dengan kebutuhan dan identitas merek klien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses kerja video editor pada tahapan pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi serta identifikasi upaya menjaga keseimbangan antara estetika visual dan idealisme branding dalam produksi konten Instagram LPK Jabung. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan lokasi penelitian di PT Pola Kreasi Nusantara (Neupola Creative Studio). Data diperoleh melalui observasi langsung selama kegiatan magang, wawancara semi-terstruktur dengan video editor sebagai informan utama, serta studi dokumentasi dan literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahap pra-produksi dilakukan melalui proses perencanaan yang meliputi penentuan tujuan konten, target audiens, konsep visual, serta kebutuhan aset produksi. Pada tahap produksi, editor video melakukan penyuntingan berdasarkan ringkasan klien dengan tetap mempertimbangkan aspek kreativitas visual dan tren media sosial. Tahap pasca produksi meliputi evaluasi, revisi, dan pengendalian kualitas yang dilakukan secara berjenjang oleh tim internal dan klien sebelum konten dipublikasikan. Selain itu, keseimbangan antara estetika dan idealisme diwujudkan melalui penerapan pedoman branding yang ketat disertai ruang bagi editor video untuk mengembangkan kreativitas visual. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan produksi konten media sosial dipengaruhi oleh kolaborasi yang efektif antara kreativitas editor dan kebutuhan komunikasi klien.
References
Aaker, D. A. (2020). Building Strong Brands (2nd Ed.). Free Press.
Bordwell, D., & Thompson, K. (2019). Film Art: An Introduction (12th Ed.). Mcgraw-Hill Education.
Dancyger, K. (2018). The Technique Of Film And Video Editing: History, Theory, And Practice (6th Ed.). Routledge.
Fachruddin, A. (2012). Dasar-Dasar Produksi Televisi. Kencana.
Jenkins, H. (2020). Convergence Culture And Participatory Media. New York University Press.
Kaplan, A. M., & Haenlein, M. (2021). Social Media And Digital Communication: Challenges And Opportunities. Journal Of Interactive Marketing, 54(2), 15–28.
Kotler, P., Kartajaya, H., & Setiawan, I. (2021). Marketing 5.0: Technology For Humanity. Wiley.
Mabruri, A. (2013). Manajemen Produksi Program Televisi. Grasindo.
Manovich, L. (2021). Cultural Analytics And Digital Visual Communication. MIT Press.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd Ed.). Sage Publications.
Runco, M. A. (2020). Creativity: Research, Development, And Practice (3rd Ed.). Academic Press.
Sawyer, R. K. (2017). Group Genius: The Creative Power Of Collaboration. Basic Books.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif. Alfabeta.
Thompson, R., & Bowen, C. J. (2017). Grammar Of The Edit (4th Ed.). Routledge.
Wibowo, F. (2015). Teknik Produksi Program Televisi. Pinus Book Publisher.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.













