Pengaruh Workload Terhadap Turnover Intention Melalui Burnout Dan Work Engagement Pada Karyawan Produksi PT Astra Honda Motor Karawang
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i2.9560Keywords:
Workload, Burnout, Work Engagement, Turnover IntentionAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya tingkat turnover intention pada operator produksi di sektor manufaktur yang berpotensi mengganggu stabilitas tenaga kerja dan produktivitas perusahaan. Fenomena tersebut umumnya dipengaruhi oleh tingginya workload, kondisi burnout, serta rendahnya work engagement karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh workload terhadap turnover intention melalui burnout dan work engagement pada operator produksi PT FCC Indonesia Karawang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif. Populasi penelitian terdiri atas operator produksi PT FCC Indonesia Karawang dengan sampel sebanyak 138 responden yang ditentukan menggunakan teknik probability sampling melalui metode simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan analisis jalur (path analysis) dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa workload memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap burnout serta berpengaruh negatif terhadap work engagement. Selain itu, workload dan burnout terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention, sedangkan work engagement berpengaruh negatif dan signifikan terhadap turnover intention. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa work engagement mampu memediasi pengaruh workload dan burnout terhadap turnover intention. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa peningkatan beban kerja dan kelelahan kerja dapat meningkatkan kecenderungan karyawan untuk meninggalkan organisasi, sementara tingginya keterikatan kerja mampu menekan niat tersebut. Oleh karena itu, perusahaan perlu mengelola beban kerja secara proporsional, mengurangi risiko burnout, serta meningkatkan work engagement guna menurunkan tingkat turnover intention karyawan.
References
Aziz, R., Hidayat, T., & Pramudita, N. (2026). Pengaruh burnout terhadap turnover intention pada tenaga kesehatan rumah sakit swasta. Jurnal Manajemen SDM Indonesia, 7(1), 44–56.
Bakker, A. B., & Demerouti, E. (2021). Job demands-resources theory: Taking stock and looking forward. Journal of Occupational Health Psychology, 26(1), 1–15. https://doi.org/10.1037/ocp0000276
Dessler, G. (2020). Human resource management (16th ed.). Pearson Education.
Dinata, M., & Dewi, R. (2026). Pengaruh workload dan burnout terhadap turnover intention pada sektor hospitality. Jurnal Ilmu Manajemen dan Bisnis, 12(2), 101–112.
Firdaus, M., & Avvrilia, D. (2025). Pengaruh workload terhadap turnover intention pada karyawan industri manufaktur. Jurnal Manajemen dan Organisasi, 14(1), 10–21.
Ghozali, I. (2021). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 26 (10th ed.). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Griffin, R. W. (2022). Fundamentals of management (9th ed.). Cengage Learning.
Hasibuan, M. S. P. (2020). Manajemen sumber daya manusia (Rev. ed.). Bumi Aksara.
Herachwati, N., Putri, A. R., & Kurniawan, D. (2024). Pengaruh tekanan kerja terhadap turnover intention melalui keterikatan kerja pada sektor industri Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Manajemen Indonesia, 9(1), 1–12.
Kasmir. (2022). Manajemen sumber daya manusia (Teori dan praktik). Rajawali Pers.
Khoirunnisa, S. (2026). Pengaruh beban kerja terhadap turnover intention pada karyawan manufaktur di Jawa Barat. Jurnal Riset Manajemen, 8(2), 13–24.
Luthans, F. (2021). Organizational behavior: An evidence-based approach (14th ed.). McGraw-Hill Education.
Mangkunegara, A. A. A. P. (2021). Manajemen sumber daya manusia perusahaan. Remaja Rosdakarya.
Maslach, C., & Leiter, M. P. (2021). The truth about burnout: How organizations cause personal stress and what to do about it. Jossey-Bass.
Ningrum, F., Rahmawati, L., & Hidayah, S. (2026). Pengaruh work engagement terhadap turnover intention karyawan industri manufaktur. Jurnal Administrasi Bisnis, 15(1), 55–67.
Putra, R., & Mulyadi, A. (2022). Analisis workload terhadap produktivitas kerja karyawan manufaktur. Jurnal Manajemen Industri, 11(2), 40–49.
Robbins, S. P., & Coulter, M. (2021). Management (15th ed.). Pearson Education.
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2021). Organizational behavior (18th ed.). Pearson Education.
Romi, M., & Dewi, S. (2026). Peran work engagement dalam memediasi pengaruh tekanan kerja terhadap niat berpindah kerja. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 10(1), 70–82.
Salsa Nabila, R., & Lahamid, Q. (2025). Pengaruh tekanan kerja terhadap turnover intention pada perusahaan jasa. Jurnal Ekonomi Modern, 6(2), 88–99.
Schaufeli, W. B. (2020). Work engagement: A handbook of essential theory and research. Psychology Press.
Sekaran, U., & Bougie, R. (2021). Research methods for business: A skill-building approach (9th ed.). Wiley.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (3rd ed.). Alfabeta.
Suryani, E., & Zulaikah, N. (2026). Pengaruh workload terhadap burnout pada karyawan perusahaan manufaktur. Jurnal Psikologi Industri dan Organisasi, 5(1), 1–11.
Tarwaka. (2021). Ergonomi industri: Dasar-dasar pengetahuan ergonomi dan aplikasi di tempat kerja. Harapan Press.
Waspodo, A. A. (2020). Perilaku organisasi dan turnover intention karyawan. Rajawali Pers.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.













